• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Selasa, 17/02/2026 20:25
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Gaya Hidup

Ini Filosofi “Ong Lai” dan Etika Kue Keranjang di Hari Imlek

Delima NapitupulubyDelima Napitupulu
17/02/26 - 14:59
in Gaya Hidup
A A
Kue keranjang

Kue keranjang.(Shutterstock)

Jakarta (lampost.co)–Perayaan Imlek selalu menghadirkan deretan makanan khas yang menghiasi meja tamu di rumah masyarakat Tionghoa. Namun, hidangan seperti nastar, kue lapis, hingga kue keranjang bukan sekadar pengganjal perut. Pakar Fengshui Yulius Fang menjelaskan bahwa setiap gigitan menyimpan doa dan harapan mendalam untuk tahun yang baru.

Salah satu primadona di meja tamu adalah kue nastar. Isian selai nanas dalam nastar memiliki makna strategis dalam tradisi Hokkien. Nanas populer dengan sebutan ‘ong lai’, yang secara fonetik terdengar seperti “kemakmuran datang”.

“Ong bermakna sesuatu yang hebat, berkuasa, dan makmur. Ditambah lai yang berarti datang. Menyajikan nastar menjadi simbol agar kehidupan kita tahun ini berkembang hebat dan makmur,” ujar Yulius Fang, baru-baru ini.

Rezeki Berlapis 

Selain nastar, kue lapis menjadi hidangan wajib yang melambangkan harapan agar rezeki datang secara bertahap dan berlapis-lapis. Sementara itu, dumpling atau pangsit membawa cerita sejarah dari daratan Tiongkok.

Dahulu, perayaan Imlek bertepatan dengan musim dingin ekstrem yang membuat sayur dan buah sulit tumbuh. Masyarakat kemudian mengandalkan adonan tepung dan daging yang mudah mereka olah menjadi dumpling. Hingga kini, hidangan ini tetap lestari sebagai pengingat akan daya tahan dan kebersamaan keluarga.

Yulius mengungkap satu fakta unik mengenai etika menerima tamu. Meskipun tuan rumah menyajikan kue keranjang di meja, tamu sebenarnya tidak boleh memakannya saat berkunjung.

“Kue keranjang di meja tamu hanya untuk konsumsi tuan rumah. Mengapa? Karena tekstur kue keranjang saat Imlek biasanya masih sangat basah dan lengket, sehingga sulit untuk tamu nikmati secara langsung. Anda harus menunggu beberapa hari sampai kue agak mengeras sebelum mengolahnya,” jelas Yulius.

Meski tidak untuk dimakan di tempat, kue keranjang sangat ideal sebagai hantaran atau hadiah. Memberikan kue ini kepada sanak saudara melambangkan kebersamaan dan hubungan yang erat.

Inspirasi Hantaran Selain Kue

Bagi Anda yang ingin mengirimkan hantaran selain kue keranjang, Yulius menyarankan beberapa alternatif yang tetap sarat makna:

  • Buah Jeruk: Melambangkan emas dan keberuntungan.

  • Buah Apel: Simbol keselamatan dan kedamaian.

  • Angpao: Hadiah praktis yang selalu masyarakat nantikan.

Tradisi mengirimkan kue, minuman, atau hantaran kepada orang tua dan mertua juga berfungsi untuk membantu tuan rumah. Dengan kiriman tersebut, orang tua sudah memiliki stok suguhan yang cukup saat tamu lain datang berkunjung, sehingga mereka tidak perlu repot menyiapkan makanan lagi. (ANT)

Tags: Filosofi Makanan TionghoaImlek 2026Kue KeranjangNastar ImlekYulius Fang
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Angpao

3 Rekomendasi Hadiah Imlek Penuh Makna dan Doa Keberuntungan

byDelima Napitupulu
17/02/2026

Jakarta (lampost.co)--Masyarakat Tionghoa di berbagai belahan dunia kini tengah sibuk mempersiapkan tradisi memberikan hadiah untuk menyambut Tahun Baru Imlek. Di...

Kuda Api

Asmara Kuda Api 2026, Ini Daftar Shio Paling Enteng Jodoh

byDelima Napitupuluand1 others
13/02/2026

Jakarta (lampost.co)--Tahun Kuda Api 2026 akan membawa energi keberanian yang meluap sekaligus tantangan emosional yang tajam dalam hubungan personal. Pakar...

Produk Billabong Store Indonesia.

Rekomendasi Produk Billabong Indonesia Online Store

byAdi Sunaryo
09/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co)- Billabong Indonesia online store adalah salah satu brand fashion yang saat ini sudah banyak digunakan oleh masyarakat...

Berita Terbaru

Suasana khidmat dan penuh harapan menyelimuti malam Tahun Baru Imlek di Wihara Thay Hin Bio, salah satu wihara tertua di Provinsi Lampung. Lampost.co/Andi Apriadi.
Bandar Lampung

Ribuan Lampion Sambut Perayaan Imlek

byNur
17/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co)---Suasana khidmat dan penuh harapan menyelimuti malam Tahun Baru Imlek di Wihara Thay Hin Bio, salah satu wihara...

Read moreDetails
Pengumuman Resmi 1 Ramadan 1447 H: Pemerintah Tetapkan Awal Puasa Kamis 19 Februari 2026

Pengumuman Resmi 1 Ramadan 1447 H: Pemerintah Tetapkan Awal Puasa Kamis 19 Februari 2026

17/02/2026
Damkar Bandar Lampung Bersihkan Tumpahan Solar di Jalan Sultan Agung

Damkar Bandar Lampung Bersihkan Tumpahan Solar di Jalan Sultan Agung

17/02/2026
ilustrasi benfica vs real madrid

Prediksi Benfica Vs Real Madrid, Ambisi Los Blancos Taklukkan Keangkeran Estadio da Luz

17/02/2026
pelatih persib bandung bojan hodak

Misi Comeback Maung Bandung di GBLA

17/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.