Bandar Lampung (Lampost.co) — Jagat media sosial, khususnya TikTok dan X (Twitter), tengah dihebohkan oleh kemunculan sebuah permainan di platform Roblox bertajuk Tembok Bisikan Solo. Game bergenre horor psikologis ini mendadak menjadi perbincangan hangat di kalangan netizen Indonesia pada akhir Februari 2026 lantaran menyuguhkan atmosfer mencekam yang sangat kental dengan budaya lokal Surakarta.
Berdasarkan pantauan tim redaksi pada Minggu, 22 Februari 2026, tagar #TembokBisikanSolo telah mencapai jutaan tayangan di berbagai platform video pendek. Banyak streamer besar mulai mencoba memainkan game ini karena kualitas grafisnya yang disebut-sebut memanfaatkan pembaruan mesin grafis terbaru Roblox tahun 2026, yang memungkinkan pencahayaan dan detail tekstur bangunan terasa sangat nyata.
Inspirasi Urban Legend Lokal
Game ini mengambil latar tempat di sebuah bangunan tua terbengkalai yang menyerupai arsitektur kolonial di pusat Kota Solo. Pemain ditugaskan untuk memecahkan misteri hilangnya seorang peneliti sejarah di gedung tersebut. Keunikan utama dari game ini adalah mekanisme bisikan yang terdengar melalui fitur Spatial Voice Chat.
Para pemain melaporkan bahwa mereka harus benar-benar menempelkan telinga (karakter avatar) ke dinding bangunan tertentu untuk mendengar petunjuk berupa suara-suara lirih dalam bahasa Jawa halus. Bisikan-bisikan tersebut konon memberikan petunjuk teka-teki, namun jika salah mendengar, pemain justru akan terjebak dalam simulasi jumpscare yang tak terduga.
Mengapa Viral di 2026?
Menurut pakar tren digital, viralnya Tembok Bisikan Solo tidak lepas dari kerinduan pengguna terhadap konten lokal yang autentik. Pada 2026, tren game Roblox Indonesia memang sedang bergeser. Jika sebelumnya simulasi kehidupan (RP) mendominasi, kini mulai mengarah ke eksplorasi legenda urban daerah yang dikemas secara modern.
Selain faktor budaya, fitur interaksi antar-pemain yang responsif juga menjadi daya tarik utama. Game ini kerap menjadi wadah mabar (main bareng) yang memacu adrenalin. Banyak konten kreator mengunggah reaksi ketakutan mereka saat mendengar suara misterius dari balik tembok. Konten tersebut kemudian memicu rasa penasaran pengguna lain untuk ikut mencoba.
Dukungan Kreator Lokal
Kehadiran game seperti Tembok Bisikan Solo membuktikan kemampuan pengembang independen Indonesia semakin matang. Mereka kini mahir memanfaatkan platform global seperti Roblox untuk memperkenalkan narasi lokal ke audiens luas. Keberhasilan ini sejalan dengan tren meningkatnya minat pada genre Game Indo Voice. Genre tersebut bahkan mencatat pertumbuhan pesat sejak awal 2026.
Bagi Anda yang ingin mencoba, gunakan perangkat yang mendukung fitur audio spasial. Fitur ini akan membuat pengalaman mendengar bisikan dari tembok terasa lebih maksimal. Selain itu, pemain tetap harus menjaga etika saat berinteraksi di ruang virtual. Perhatikan juga batasan usia sesuai klasifikasi konten yang berlaku.








