IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Jumat, 10/04/2026 04:50
Jendela Informasi Lampung
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Internasional

Iran Ancam Perang Lagi dan Tutup Selat Hormuz Usai Serangan Israel ke Lebanon

Media pemerintah melaporkan, Iran menyiapkan langkah pertahanan penuh jika situasi tidak segera mereda.

EffranbyEffran
10/04/26 - 00:30
in Internasional
A A
Kesepakatan gencatan senjata antara Amerika Serikat (AS) dan Iran selama dua minggu. REUTERS/Majid-Asgaripour

Kesepakatan gencatan senjata antara Amerika Serikat (AS) dan Iran selama dua minggu. REUTERS/Majid-Asgaripour

Teheran (Lampost.co) – Pemerintah Iran menaikkan tensi konflik dengan ancaman militer terbuka. Pejabat tinggi menyatakan siap kembali berperang jika pelanggaran gencatan senjata terus terjadi.

Pernyataan itu muncul setelah Israel melancarkan serangan udara besar ke Lebanon, hanya beberapa jam setelah kesepakatan damai diumumkan. Media pemerintah melaporkan, Iran menyiapkan langkah pertahanan penuh jika situasi tidak segera mereda.

Serangan udara Israel mengguncang sejumlah wilayah strategis di Lebanon. Dalam waktu singkat, ratusan warga menjadi korban.

Otoritas setempat melaporkan lebih dari 250 orang tewas akibat serangan tersebut. Angka itu menjadikannya salah satu hari paling mematikan sejak konflik memanas.

Gelombang serangan itu juga memperlihatkan eskalasi militer yang sulit terkendali, meski kesepakatan gencatan senjata baru saja berlaku.

 Gencatan Senjata Diperdebatkan, Lebanon Jadi Titik Konflik

Perbedaan tafsir soal wilayah gencatan senjata menjadi sumber ketegangan baru. Iran menegaskan kesepakatan dengan Amerika Serikat harus mencakup Lebanon.

Pandangan itu mendapat dukungan Shehbaz Sharif sebagai mediator. Ia menyatakan gencatan senjata berlaku di seluruh wilayah konflik, termasuk Lebanon.

Namun, Israel tetap melanjutkan operasi militernya. Hal itu memicu kemarahan Teheran dan memperbesar risiko konflik regional.

 Ancaman Penutupan Selat Hormuz Kembali Muncul

Iran juga mengeluarkan kartu tekanan lain, yaitu ancaman menutup Selat Hormuz. Jalur itu menjadi salah satu rute utama perdagangan energi dunia.

Pejabat Iran menyebut penutupan bisa berlanjut jika agresi terus berlangsung. Langkah itu berpotensi mengguncang pasar global, terutama sektor minyak dan gas. Selain itu, Iran meminta negara-negara mediator segera bertindak untuk menghentikan serangan Israel.

 Kepercayaan Iran ke AS Menurun Tajam

Ketegangan semakin meningkat setelah parlemen Iran meragukan komitmen Amerika Serikat. Juru bicara parlemen, Mohammad Baqer Qalibaf, menilai pelanggaran terjadi sejak hari pertama gencatan.

Ia menyoroti tiga hal utama. Pertama, serangan Israel ke Lebanon. Kedua, dugaan drone yang masuk wilayah Iran. Ketiga, penolakan hak pengayaan uranium Iran. “Dalam situasi seperti itu, gencatan senjata bilateral atau perundingan tidak bisa dilakukan,” ujarnya.

 Diplomasi Tetap Berjalan di Tengah Ketegangan

Meski konflik meningkat, jalur diplomasi belum sepenuhnya tertutup. Iran dan Amerika Serikat tetap berencana melanjutkan pembicaraan damai.

Pertemuan rencananya berlangsung di Islamabad pada 10 April 2026. Agenda utama mencakup penyelesaian konflik dan pembahasan syarat damai jangka panjang.

Namun, situasi di lapangan menunjukkan tantangan besar. Setiap serangan baru berpotensi menggagalkan proses diplomasi.

Perkembangan terbaru menunjukkan Timur Tengah berada di titik kritis. Gencatan senjata yang diharapkan meredakan konflik justru menghadapi ujian berat.

Jika ketegangan terus meningkat, dampaknya tidak hanya terasa di kawasan, tetapi juga dunia. Jalur energi, stabilitas politik, dan keamanan global kini berada dalam tekanan.

Tags: berita internasional terbarugencatan senjata Iran ASIran ancam perangkonflik Timur Tengah 2026Selat Hormuz ditutupserangan Israel Lebanon
ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

Mesir Murka! Serangan Israel ke Lebanon Sengaja Picu Kekacauan Timur Tengah

Mesir Murka! Serangan Israel ke Lebanon Sengaja Picu Kekacauan Timur Tengah

byEffran
10/04/2026

Kairo (Lampost.co) – Pemerintah Mesir melontarkan kecaman keras terhadap gelombang serangan udara Israel di wilayah Lebanon. Kementerian Luar Negeri Mesir...

Kapal tanker berada di perairan dekat Selat Hormuz. Foto/anadolu

Selat Hormuz Ditutup Lagi! Ketegangan Iran-AS Memanas, Gencatan Senjata Terancam Gagal

byEffran
10/04/2026

Jakarta (Lampost.co) – Ketegangan di Timur Tengah kembali memuncak setelah Iran dikabarkan menutup kembali Selat Hormuz pada Rabu (8/4/2026). Langkah...

Kesepakatan gencatan senjata antara Amerika Serikat (AS) dan Iran selama dua minggu. REUTERS/Majid-Asgaripour

Trump Terima 10 Syarat Iran: Jalan Menuju Perdamaian Timur Tengah atau Ancaman Baru?

byEffran
09/04/2026

Jakarta (Lampost.co) – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengejutkan dunia setelah menyatakan menerima proposal gencatan senjata dari Iran. Kesepakatan itu...

Berita Terbaru

Pemkot Bandar Lampung Lakukan Normalisasi Saluran Air di Gulak Galik
Bandar Lampung

Pemkot Bandar Lampung Lakukan Normalisasi Saluran Air di Gulak Galik

byRicky Marly
10/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Dinas Pekerjaan Umum (PU), BPBD, Damkar, dan Pol PP Kota Bandar Lampung melakukan langkah proaktif dalam...

Read moreDetails
pelatih persib bandung bojan hodak

Jelang Duel Kontra Bali United, Andrew Jung Kembali, Julio Cesar Absen

10/04/2026
08OLAHRAGA-FA1 (foto pendamping HL)-11FEB

Persib Tetap Waspadai Ancaman Borneo FC dan Kebangkitan Bali United

10/04/2026
Skuad Atletico Madrid1

Diego Simeone Puji Efisiensi Atletico Madrid Saat Bungkam Barcelona

10/04/2026
Pelatih Liverpool, Arne Slot

Arne Slot Butuhkan Atmosfer Suporter demi Singkirkan PSG dari Liga Champions

10/04/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.