• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Rabu, 18/02/2026 23:05
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Kompliment

Yukhabad

webadminAbdul GafurbywebadminandAbdul Gafur
12/04/19 - 06:00
in Kompliment
A A
Yukhabad

GUNDAH GULANA meliputi hati Yukhabad. Kelahiran putranya, Musa, semestinya menjadi kebahagiaan baginya. Namun, tak dinyana keadaan berkehendak lain. Saat itu, Firaun, sang raja Mesir yang zalim, tak membiarkan seorang pun bayi Bani Israil hidup.

Firaun teramat takut akan datangnya seorang anak laki-laki dari kalangan Bani Israil tumbuh besar dan menggoyang kekuasaannya. Karena itulah, dia memerintahkan setiap bayi dari kalangan Bani Israil dibunuh sebelum dapat melihat dunia.

Tiga bulan telah berlalu, Yukhabad benar-benar khawatir kelahiran Musa as akan terbongkar jua. Ia tak ingin menjadi saksi hidup datangnya maut bagi putranya sendiri. Atas kegalauannya itu, Yukhabad pun berpasrah kepada Allah.

Sang Khalik pun menjawab kepasrahan Yukhabad. “Susuilah dia. Dan, apabila kamu khawatir terhadapnya, jatuhkanlah dia ke sungai (Nil). Dan, janganlah kamu khawatir dan janganlah (pula) bersedih,” begitu perintah Allah lewat kalbu Yukhabad.

Ibu muda itu bertawakal kepada Rab-nya. Ia bergegas membuat peti kayu tertutup dan meletakkan bayinya yang mungil di atas selimut hangat yang menjadi alasnya. Dengan air mata bercucuran, Yukhabad melepas Musa ke dalam pelukan Sungai Nil.

Sang Pencipta pun mulai mempermainkan nasib sang raja lalim, Firaun. Peti kayu itu terhanyut hingga melewati pemandian istana. Asiyah binti Muzahim, istri Firaun, mendapati kotak berisi bayi mungil itu melintasi kolam pemandiannya.

“Duhai tampan sekali bayi lelaki ini!” seru Aisyah seraya mendekap bayi mungil itu ke dalam pelukannya. Saat itu juga Musa menjadi anak angkat Firaun dan Aisyah. Tak hanya lolos dari ancaman maut, Musa pun hidup dalam lingkungan kerajaan.

Sikap tawakal Yukhabad pada Rab-nya menyelamatkan bayinya. Musa pun jatuh dalam timangan wanita mulia. Nabi Muhammad SAW bersabda, “Sebaik-baik wanita penghuni surga adalah Khadijah, Fatimah, Maryam putri Imran, dan Asiyah istri Firaun.”

Kekuatan doa Yukhabad dan kasih sayang Aisyah menjadikan Musa sebagai sosok mulia. Musa pun diangkat menjadi nabi juga rasul. Meski Musa besar dalam lingkaran Firaun, tak secuil pun karakter dari raja lalim itu melekat padanya.

Firaun dengan segala kekuasaan yang ia miliki telah sekuat tenaga menjadikan Musa sebagai penerusnya kelak. Namun, yang terjadi justru sebaliknya. Alih-alih menjadi sosok kejam, Musa justru memiliki hati yang lembut dan empati luar biasa.

Dua sifat mulia itulah yang kemudian menghantarkan Musa kepada jati diri sesungguhnya. Penindasan Firaun kepada Bani Israil justru mendorongnya menjadi sang pembebas bagi kaum tertindas. Itu semua bermula dari sikap tawakal sang ibundanya, Yukhabad.

Kisah Musa dan Yukhabad memberi hikmah kepada kita semua bahwa pendidikan seorang anak tak melulu soal metode. Jauh lebih utama adalah sikap tawakal dan berserah diri kepada Allah Swt. Sebab, sejatinya anak hanyalah titipan-Nya.

 

 

 

Abdul Gafur Wartawan Lampung Post

ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzana Djausal mengikuti kegiatan lari dalam rangka HUT Bank Lampung ke-60.Dok Bank Lampung.

Gubernur Lampung Apresiasi 5.000 Peserta Lari dan Tekankan Integritas sebagai Pondasi

byNurand1 others
08/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-60 Bank Lampung berlangsung meriah pada Minggu, 8 Februari 2026. Ribuan...

Hari Ulang Tahun (HUT) ke-60 Bank Lampung menjadi momentum penting bagi bank pembangunan daerah tersebut untuk menegaskan komitmennya dalam pembangunan ekonomi provinsi. Lampost.co/Atika Oktaria.

Genap 60 Tahun, Bank Lampung Pacu Transformasi dan Siap Jadi Motor Utama Ekonomi Daerah

byNur
08/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co)--- Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-60 Bank Lampung menjadi momentum penting bagi bank pembangunan daerah ini menegaskan...

Telkomsel kembali menghadirkan Internet BAIK Festival (IBFEST) Series 10 yang kali ini digelar di SMK Negeri 2 Jambi, Kamis (5/2).

Dari Kelas ke Kreator Digital, IBFEST Telkomsel Dorong Pelajar Jambi Melek AI

byNur
06/02/2026

Jambi (Lampost.co)---- Belajar kecerdasan buatan (AI) kini tak lagi terasa rumit. Telkomsel kembali menghadirkan Internet BAIK Festival (IBFEST) Series 10...

Berita Terbaru

leg kedua persib vs ratchaburi
Bola

Meski Menang 1-0, Persib Tersingkir dari ACL 2

byIsnovan Djamaludin
18/02/2026

Bandung (Lampost.co)–Persib Bandung harus menerima kenyataan pahit dalam perjalanan mereka di kompetisi Asia musim ini. Meski berhasil memetik kemenangan 1-0...

Read moreDetails
Dishub Provinsi Lampung Petakan Permasalahan Angkutan Lebaran

Dishub Provinsi Lampung Petakan Permasalahan Angkutan Lebaran

18/02/2026
Jadwal imsakiyah Ramadan 1446 Hijriah Kabupaten Lampung Selatan dan sekitarnya. Dok/Lampost.co

Jadwal Imsak, Buka Puasa, dan Salat Lengkap Wilayah Lampung Selatan Selama Ramadan 1447 H/2026 M

18/02/2026
Aroma Masakan Rumah Tercium saat Munggahan di Masjid Al-Ibtida’ul Qorib

Aroma Masakan Rumah Tercium saat Munggahan di Masjid Al-Ibtida’ul Qorib

18/02/2026
PC Salimah Way Bungur Gelar Targhib Ramadan 1447 H, Bangun Surga dari Rumah

PC Salimah Way Bungur Gelar Targhib Ramadan 1447 H, Bangun Surga dari Rumah

18/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.