Bandar Lampung (Lampost.co)—PT PLN (Persero) terus menunjukkan komitmen hadir dan membantu masyarakat Aceh yang terdampak banjir dan tanah longsor. Sebagai bentuk respons cepat dan kepedulian bersama, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Lampung bersama PLN Electricity Services UP 7 Sumbagsel menggelar apel pelepasan sukarelawan untuk mendukung percepatan pemulihan kelistrikan di wilayah terdampak bencana.
Poin penting:
- PT PLN (Persero) menunjukkan komitmen hadir dan membantu masyarakat Aceh yang terdampak banjir dan tanah longsor.
- PLN UID Lampung bersama PLN Electricity Services UP 7 Sumbagsel melepas tim sukarelawan menuju wilayah terdampak bencana.
- Tim sukarelawan dan bantuan teknis ini merupakan bagian dari komitmen nasional PLN untuk memastikan keandalan listrik tetap terjaga.
Apel pelepasan yang berlangsung di halaman kantor PLN UID Lampung, Senin (1/12/2025) pagi. General Manager PLN UID Lampung, Rizky Mochamad, memimpin langsung apel yang melibatkan personel terlatih, armada teknis, serta material pendukung pemulihan sistem kelistrikan.
Dalam sambutannya, Rizky menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh sukarelawan yang siap bertugas, baik dari PLN UID Lampung maupun PLN Electricity Services UP 7 Sumbagsel. “Keberangkatan ini bukan hanya tugas kedinasan, melainkan sebuah bentuk solidaritas dan misi kemanusiaan. Kondisi banjir dan tanah longsor di Aceh telah mengganggu jaringan listrik dan aktivitas masyarakat. Kehadiran tim sukarelawan dari Lampung diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan sehingga layanan listrik dapat segera kembali normal,” ujar Rizky.
Baca juga: Srikandi PLN UP3 Kotabumi Tebar Energi Kebaikan dengan Berbagi Berkah Bersama
Sebagai langkah awal, PLN UID Lampung sebelumnya telah mengirimkan dua unit genset berkapasitas 50 kVA dan 250 kVA untuk mendukung suplai listrik sementara di fasilitas kesehatan, posko penanganan bencana, serta titik pelayanan publik lainnya. Pada tahap ini, dukungan ditambah dengan pengiriman armada operasional, peralatan kerja, kabel jaringan, dan material pendukung lainnya.

Rizky juga memberikan penekanan terhadap aspek keselamatan kerja selama proses pemulihan. “Utamakan keselamatan. Patuhi seluruh prosedur K2 dan K3, serta jaga integritas dan etika kerja. Rekan-rekan membawa amanah kemanusiaan sekaligus nama besar PLN,” ujarnya.
Ia menambahkan kolaborasi antara PLN UID Lampung dan PLN Electricity Services UP 7 Sumbagsel merupakan bentuk sinergi PLN dalam mempercepat pemulihan layanan listrik di wilayah terdampak bencana nasional. “Kami berharap dukungan ini memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Aceh serta membantu mempercepat pemulihan sosial dan ekonomi wilayah terdampak,” ujar Rizky.
Pengiriman sukarelawan dan bantuan teknis ini merupakan bagian dari komitmen nasional PLN untuk memastikan keandalan listrik tetap terjaga. Terutama di wilayah terdampak bencana yang membutuhkan percepatan pemulihan agar aktivitas masyarakat dapat segera kembali normal.
Baca juga: Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lampung, PLN UID Lampung Gelar TOP 100 Premier Customer Engagement








