• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Sabtu, 29/11/2025 23:59
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Breaking News

Mentan Temukan 212 Merek Beras Diduga Oplosan, Sampel Ada dari Lampung

Empat produsen sudah Bareskrim panggil terkait beras tak sesuai standar.

Sri AgustinabySri Agustina
15/07/25 - 11:26
in Breaking News, Ekonomi dan Bisnis, Nasional
A A
Mentan Temukan 212 Merek Beras Diduga Oplosan, Sampel Ada dari Lampung

Mentan Temukan 212 Merek Beras Diduga Oplosan, Sampel Ada dari Lampung. (Foto:Dok.MI)

Jakarta (Lampost.co)–Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman mengugkapkan ada 212 merek beras oplosan atau tidak memiliki kualitas sesuai standar dan regulasi yang ada. Sampel yang diperoleh salah satunya berasal dari Lampung.

Info Penting: 

  • Ada 212 merek beras yang terindikasi oplosan alias tak sesuai standar
  • Sampel beras oplosan juga ada dari Lampung
  • Mentan akan umumkan bertahal 212 beras oplosan ke media.

Adapun 212 merek beras yang telah terinvestigasi Kementan dan Satgas Pangan Polri itu terbukti tidak memenuhi standar. Yajni baik mutu dan dari sisi berat kemasan, komposisi, hingga labelnya.

“Semuanya ada 212 merek, kami sudah kirim langsung ke Pak Kapolri, kemudian Satgas Pangan dan Pak Jaksa Agung. Mudah-mudahan ini terproses cepat. Kami sudah terima laporan pada 10 Juli lalu, itu telah mulai pemeriksaan, kami berharap ini segera ada tindakan tegas,” ujar Amran, Senin, 14 Juli 2025.

Baca Juga: Harga Beras dan Bahan Pokok Melonjak di Lampung, Ini Penyebabnya

Amran memastikan bakal segera merilis 212 merek beras oplosan yang sudah terinvestigasi tersebut. Masyarakat pun harap memperhatikan merek-merek beras yang nantinya terumukan agar tidak terjebak membeli oplosan.

“Mohon kepada pembeli nanti perhatikan merek yang terumumkan di media-media seluruh Indonesia. Itu nanti kita munculkan secara bertahap yang terperiksa dua hari lalu. Akan kita munculkan merek apa saja dan kita harap bisa masyarakat Indonesia, supaya tidak tertipu dengan mereknya,” jelas Amran.

13 Merek Oplosan

Sementara itu, ada 13 merek dari empat produsen yang duga merupakan beras oplosan tidak sesuai standar dan regulasi dari pemerintah di pasarab.
Satgas Pangan Polri pun telah memanggil empat produsen beras untuk pemeriksaan terkait dugaan peredaran beras oplosan tersebut.

Dirtipideksus Bareskrim Polri Brigjen Helfi Assegaf membenarkan pemeriksaan terhadap sejumlah perusahaan pada pekan lalu. “Betul, masih dalam proses pemeriksaan,” ujarnya.

Sementara itu, ini empat produsen yang Bareskrim panggil guna mengklarifikasi dugaan penjualan beras oplosan:

1. Wilmar Group dengan merek beras Sania, Sovia, Fortune, Siip

Sumber dari 10 sampel di Aceh, Lampung, Sulawesi Selatan, Jabodetabek, dan Yogyakarta.

2. PT Belitang Panen Raya dengan merek beras Raja Platinum dan Raja Ultima

Sumber dari tujuh sampel di Sulawesi Selatan, Jawa Tengah, Kalimantan Selatan, Jawa Barat, Aceh, dan Jabodetabek)

3. PT Sentosa Utama Lestari atau Japfa Group dengan merek beras Ayana

Sumber dari tiga sampel di Yogyakarta dan Jabodetabek

4. PT Food Station Tjipinang Jaya dengan merek beras Alfamidi Setra Pulen, Setra Ramos, Pulen Wangi, Ramos Premium, Setra Pulen, dan Setra Ramos

Sumber dari sembilan sampel di Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan, Jawa Barat, dan Aceh.

Tags: beras oplosanBeras tak sesuai standarMentan temukan beras oplosanmenteri pertanianPANGAN
ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

Penyaluran bantuan sosial (Bansos) program sembako untuk 15.578 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung.(Foto:Dok/Lampost.co)

Bansos untuk Warga Lampung pada 2025 Tembus Rp22,96 Triliun, Ini Daerah Penerima Terbesar

byEffran
29/11/2025

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kantor Wilayah DJPb Kementerian Keuangan Lampung mencatat penyaluran bantuan sosial pemerintah pusat mencapai Rp22,96 triliun selama...

Desa Simpang Mesuji mulai lakukan pembangunan fisik tahun 2024. dengan menggunakan anggaran dana desa (Foto:Lampost/Ridwan Anas)

Penyaluran Dana Desa Lampung 2025 Tembus Rp1,95 Triliun, Ini Rincian per Kabupaten

byEffran
29/11/2025

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kementerian Keuangan mencatat penyaluran Dana Desa Lampung 2025 di Lampung mencapai Rp1,95 triliun hingga 30 September...

Gedung Merah Putih KPK di Jakarta. (Dok. Antara)

Penyidikan Kasus ASDP Tetap Berjalan Meski Tiga Eks Direktur dan Direksi Dibebaskan

byTriyadi Isworoand1 others
29/11/2025

Jakarta (Lampost.co) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa proses penyidikan dugaan korupsi dalam kerja sama usaha dan akuisisi PT....

Berita Terbaru

Pelatih Bhayangkara Presisi Lampung FC, Paul Munster
Bola

Paul Munster Sebut Bhayangkara Masih Terkendala Penyelesaian Akhir

byIsnovan Djamaludinand1 others
29/11/2025

Bandar Lampung (Lampost.co)—Pelatih Bhayangkara Presisi Lampung FC, Paul Munster, mengakui penyelesaian akhir masih menjadi kendala anak-anak asuhnya saat menghadapi Persebaya...

Read moreDetails
Pelatih sementara Persebaya, Uston Nawawi

Uston Agak Kecewa Persebaya Diimbangi Bhayangkara

29/11/2025
Desa Way Kalam Didorong Jadi Pusat Ekonomi Karbon

Desa Way Kalam Didorong Jadi Pusat Ekonomi Karbon

29/11/2025
Program Desaku Maju Percepatan Hilirisasi Pertanian 

Program Desaku Maju Percepatan Hilirisasi Pertanian 

29/11/2025
Polisi

Polisi Imbau Warga Selektif Rekrut ART dan Jaga Barang Berharga

29/11/2025
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.