• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Kamis, 26/03/2026 14:07
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Ekonomi dan Bisnis

Jeruk Peras Rp5 Ribu, Kesegaran yang Menjamur di Setiap Sudut Kota Bandar Lampung

Minuman jeruk peras segar ini menjadi primadona karena satu hal utama, yakni harga yang ramah di kantong.

Ricky MarlyAtikabyRicky MarlyandAtika
30/01/26 - 21:47
in Ekonomi dan Bisnis
A A
Jeruk Peras Rp5 Ribu, Kesegaran yang Menjamur di Setiap Sudut Kota Bandar Lampung

Foto: Penjual jeruk peras. (dok.)

ADVERTISEMENT

Bandar Lampung (Lampost.co) — Cuaca panas yang menyelimuti Kota Bandar Lampung seolah menemukan lawannya. Di sepanjang jalan protokol yang ramai kendaraan, di persimpangan lampu merah, hingga menyusup ke gang-gang kecil kawasan permukiman. Gelas-gelas plastik berisi jeruk peras segar tampak berjejer rapi di atas meja sederhana.

Fenomena penjual jeruk peras segar kini menjamur dan menjadi pemandangan sehari-hari bagi warga kota.

Tak sulit menemukan lapak jeruk peras di Bandar Lampung. Dari Jalan Teuku Umar, Jalan Zainal Abidin Pagar Alam, hingga kawasan padat penduduk. Para penjual memanfaatkan ruang sekecil apa pun untuk berjualan.

Ada yang menggunakan gerobak dorong, meja lipat, bahkan teras rumah sendiri.

Meski sederhana, keberadaan mereka selalu menarik perhatian, terutama saat terik matahari mulai menyengat.

Minuman jeruk peras segar ini menjadi primadona karena satu hal utama, yakni harga yang ramah di kantong.

Dengan banderol Rp5 ribu per gelas, siapa pun bisa menikmati minuman segar pelepas dahaga ini. Tak heran jika pengendara motor yang berhenti sejenak, sopir angkutan umum, pekerja kantoran, hingga pelajar, memilih menepi hanya untuk menikmati jeruk peras dingin.

Selain murah, jeruk peras juga dianggap sebagai alternatif minuman yang lebih alami. Tanpa bahan pengawet dan dibuat langsung di depan mata pembeli, minuman ini menawarkan rasa segar sekaligus kesan sehat.

Sensasi asam-manis jeruk yang dipadukan dengan es batu menjadi kombinasi sederhana yang ampuh mengusir panas dan dahaga.

Baca Juga:

Ini 4 Minuman di Pagi Hari untuk Membantu Menurunkan Berat Badan

Sejak Siang

Di balik lapak kecil itu, tersimpan cerita perjuangan para penjual. Annisa (27), salah satunya. Setiap hari ia mulai berjualan sejak siang hingga sore di salah satu ruas jalan yang ramai kendaraan.

Tangannya lincah memeras jeruk demi jeruk, sementara matanya sesekali memantau lalu lintas dan calon pembeli yang melintas.

“Kalau cuaca panas, Alhamdulillah ramai. Dalam sehari bisa dapat Rp300 ribu sampai Rp500 ribu. Tapi semuanya tergantung cuaca. Kalau hujan biasanya sepi,” kata Annisa sambil tersenyum.

Bagi Annisa, berjualan jeruk peras bukan sekadar mencari penghasilan, tetapi juga cara bertahan di tengah kondisi ekonomi yang menuntut kreativitas. Modal yang relatif kecil dan bahan baku yang mudah didapat membuat usaha ini cukup menjanjikan.

Ia pun berusaha menjaga kualitas dengan memeras jeruk langsung saat ada pesanan.

“Pembeli sekarang pintar. Mereka suka yang benar-benar segar dan diperas langsung. Kalau rasanya enak, biasanya balik lagi,” ujarnya.

Cerita serupa datang dari Alam (30), penjual jeruk peras yang membuka lapak di kawasan permukiman. Menurutnya, melimpahnya perkebunan jeruk di Lampung menjadi berkah tersendiri bagi para pelaku usaha kecil seperti dirinya.

“Di Lampung ini jeruk gampang sekali dicari. Banyak kebun jeruk, jadi bahan baku tidak susah dan harganya relatif murah. Itu yang bikin kami bisa jual Rp5 ribu pakai gula, dan Rp10 ribu kalau tanpa gula, murni jeruk,” jelas Alam.

 

Perkebunan Jeruk

Berlimpahnya jeruk di Lampung memang bukan cerita baru. Sejumlah daerah seperti Natar di Lampung Selatan, Lampung Timur, Metro, hingga Pesawaran dikenal sebagai sentra perkebunan jeruk. Dalam beberapa tahun terakhir, sebagian kebun bahkan berkembang menjadi destinasi wisata, menawarkan pengalaman petik jeruk langsung dari pohonnya.

Keberadaan kebun-kebun jeruk ini menciptakan mata rantai ekonomi yang panjang. Hasil panen tak hanya masuk ke pasar tradisional, tetapi juga mengalir ke kota-kota dalam bentuk usaha minuman segar. Dari petani, pengepul, hingga penjual jeruk peras di pinggir jalan, semua ikut merasakan manfaatnya.

Fenomena menjamurnya penjual jeruk peras segar juga mencerminkan dinamika ekonomi perkotaan. Di tengah persaingan kerja yang ketat, masyarakat memanfaatkan potensi lokal untuk menciptakan peluang usaha mandiri.

Tanpa perlu etalase mewah atau promosi besar-besaran, cukup dengan rasa segar dan harga terjangkau, jeruk peras mampu menarik pelanggan setia.

Sore hari menjadi waktu tersibuk bagi para penjual. Saat arus pulang kerja mulai padat, lapak jeruk peras tak pernah sepi pembeli. Gelas demi gelas berpindah tangan, disertai senyum penjual dan ucapan terima kasih sederhana. Di tengah hiruk pikuk kota, momen kecil ini menghadirkan suasana akrab antara penjual dan pembeli.

Lebih dari sekadar minuman, jeruk peras Rp5 ribu telah menjadi bagian dari denyut kehidupan Kota Bandar Lampung. Ia hadir sebagai simbol kesederhanaan, kreativitas, dan ketangguhan ekonomi rakyat.

Dari gang sempit hingga jalan besar, dari kebun jeruk hingga pinggir jalan kota, kesegaran itu terus mengalir menyegarkan dahaga sekaligus menghidupi banyak keluarga.

Tags: jerukJeruk PerasKotaKota Bandar LampungPerkebunan Jeruk
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Harga emas hari ini keluaran Logam Mulia Antam. Dok/PT Antam

Harga Emas Anjlok di Bawah US$5.000, ini Penyebabnya

byEffran
24/03/2026

Jakarta (Lampost.co) -- HARGA emas dunia kembali tertekan dan menyentuh titik terendah dalam sebulan terakhir. Tekanan muncul setelah bank sentral...

Purbaya Batasi Pengajuan Anggaran Baru untuk Jaga Kesehatan APBN

Purbaya Batasi Pengajuan Anggaran Baru untuk Jaga Kesehatan APBN

byWandi Barboy
22/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co): Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membatasi pengajuan anggaran baru oleh kementerian dan lembaga untuk menjaga kesehatan Anggaran...

Arus mudik di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan menuju Merak, Provinsi Banten, terpantau landai pada Jumat atau H-1 Lebaran 2026.

H-1 Lebaran Arus Mudik di Pelabuhan Bakauheni Terpantau Landai

byNurand1 others
20/03/2026

Bakauheni (Lampost.co)---- Arus mudik di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan menuju Merak, Provinsi Banten, terpantau landai pada Jumat atau H-1 Lebaran...

Berita Terbaru

Galaxy A57 5G
Teknologi

Samsung Galaxy A57 5G dan A37 5G Resmi Meluncur: Bawa Fitur AI Pro ke Kelas Menengah

byDenny ZY
26/03/2026

SEOUL (Lampost.co) -- Samsung Electronics Co., Ltd. secara resmi memperkenalkan lini terbaru Galaxy A series, yakni Galaxy A57 5G dan...

Read moreDetails
PS3 superkomputer

Mengenal Condor Cluster: Ketika 1.760 PlayStation 3 Menjadi Superkomputer Militer AS

26/03/2026
iGame Z890 ULTRA

Colorful iGame Z890 ULTRA Resmi Meluncur di Indonesia: Era Baru Motherboard Putih dengan Dukungan AI dan Desain Tanpa Kabel

26/03/2026
keamanan Roblox

Keamanan Roblox Disorot Pengembang, Indonesia Resmi Batasi Usia Pemain Mulai 28 Maret 2026

26/03/2026
GTA VI 2026

4 Fitur Baru GTA VI 2026: Bocoran Gameplay, Karakter Lucia-Jason, dan Keunggulan AI

26/03/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.