Jakarta (Lampost.co): Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) akan mengoptimalkan kanal Kawal Haji sebagai sarana utama penampung pengaduan jemaah terkait penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.
Kemenhaj menyiapkan kanal tersebut sebagai pusat pengaduan resmi bagi jemaah, keluarga jemaah, dan masyarakat umum untuk melaporkan berbagai dinamika pelayanan selama pelaksanaan haji di Tanah Suci.
Juru Bicara Kemenhaj, Ichsan Marsha, menyatakan keberadaan Kawal Haji sangat penting. Menurutnya, hal itu untuk mengelola keluhan yang selama ini kerap muncul di media sosial tanpa penanganan yang terarah. Melalui kanal ini, petugas dapat menerima dan menindaklanjuti setiap laporan secara sistematis dan bertanggung jawab.
Menurut Ichsan, Kawal Haji memungkinkan petugas merespons berbagai persoalan secara cepat, mulai dari layanan akomodasi, katering, hingga transportasi jemaah.
“Kami memiliki kanal Kawal Haji yang akan berfungsi sebagai pusat pengaduan berbagai dinamika penyelenggaraan ibadah haji. Termasuk, isu-isu yang berkembang di media sosial,” ujar Ichsan di Asrama Haji Pondok Gede, beberapa hari lalu.








