Jakarta (Lampost.co) — Komedian Ananta Rispo mengalami kejadian kurang menyenangkan setelah helm miliknya raib digondol maling di kawasan Tangerang. Kabar pencurian tersebut pertama kali mencuat melalui unggahan video pada akun Instagram pribadinya. Rispo merasa heran karena pelaku tetap nekat melakukan aksinya meski terekam kamera pengawas.
Poin Penting
- Kronologi Pencurian: Helm Ananta Rispo dicuri di Tangerang dan pelakunya terekam jelas oleh CCTV.
- Penangkapan Kilat: Polsek Jatiuwung berhasil menangkap pelaku dalam waktu kurang dari satu hari.
- Momen Unik: Rispo bertemu dengan anggota polisi yang memiliki wajah mirip dengannya.
- Restorative Justice: Rispo mencabut laporan polisi dan memilih untuk memaafkan pelaku karena alasan kemanusiaan.
Respons Cepat Polsek Jatiuwung
Dalam rekaman CCTV, wajah pelaku beserta nomor kendaraan terlihat sangat jelas sehingga video tersebut segera viral. “Berangkat pakai helm, pulang enggak pakai helm. Ya Allah, kenapa maling helm?” ujar Rispo penuh keheranan. Beruntung, jajaran Polsek Jatiuwung bergerak cepat untuk meringkus sang pencuri.
Baca juga : Bukan Sosok Humoris, Ini Tantangan Berat Tora Sudiro di Film Ghost In The Cell
Pihak kepolisian berhasil mengamankan pelaku dalam waktu kurang dari 24 jam setelah laporan masuk. “Karena kemarin video kehilangan helm saya sempat viral, akhirnya pelaku bisa diamankan oleh Polsek Jatiuwung,” ungkap Rispo, Jumat, 10 April 2026.
Momen Lucu Bertemu “Kembaran”
Menariknya, suasana tegang di kantor polisi berubah menjadi penuh tawa berkat aksi jenaka sang komika. Rispo sempat melontarkan candaan saat melihat seorang anggota polisi yang memiliki perawakan sangat mirip dengannya. Sambil tertawa, ia mengklaim telah menemukan saudara kembarnya yang telah lama hilang.
“Kebetulan ini juga ada saudara kembar saya, bertemu akhirnya,” canda Rispo di hadapan petugas. Meskipun sempat geram, Rispo akhirnya memilih jalan damai terkait kasus pencurian helm tersebut.
Keputusan Mencabut Laporan
Rispo memutuskan untuk tidak melanjutkan perkara ini ke ranah hukum karena merasa iba kepada pelaku. Oleh karena itu, ia secara resmi mencabut laporannya sehingga pelaku dapat segera bebas. Ia menilai nilai kerugian barang tersebut tidak terlalu besar dibandingkan masa depan seseorang.
“Intinya saya memaafkan karena beberapa pertimbangan. Jadi saya memutuskan untuk mencabut laporan. Sehingga pelaku bisa keluar bebas dan tidak ditahan,” jelasnya. Meskipun memaafkan, Rispo tetap mengimbau masyarakat agar tidak meniru tindakan kriminal tersebut karena polisi sangat sigap bertindak.








