Jakata (Lampost.co) – Kondisi kejiwaan Inara Rusli kini sedang mengalami penurunan yang sangat signifikan. Mantan istri Virgoun ini menghadapi tekanan batin yang luar biasa besar secara bertubi-tubi. Pengacara Inara, Daru Quthny, mengungkapkan fakta memprihatinkan ini dalam sebuah konferensi pers resmi.
Poin Penting
- Kesehatan mental Inara Rusli menurun drastis akibat konflik yang berkepanjangan.
- Inara merasa kesulitan mendapatkan akses untuk bertemu dan berkomunikasi dengan anak-anaknya.
- Serangan hate speech dan berita hoaks memengaruhi kondisi psikis mantan personel Bexxa ini.
- Inara terjerat kasus hukum terkait hubungan asmaranya dengan Insanul Fahmi.
- Inara menyatakan kesiapan mental jika harus berpisah dengan suami sirinya tersebut.
Penyebab utamanya adalah masalah penguasaan anak-anak yang kini berada di tangan Virgoun. Inara merasa sangat sedih karena tidak bisa memeluk buah hatinya setiap waktu. Padahal, ia secara hukum memiliki hak penuh atas asuhan ketiga anaknya tersebut.
Baca juga : Isi Buku Harian Lula Lahfah Terungkap, Sebut Nama Ini
“Kalau bicara mental, udah pasti, ya, kena mental, lah, Inara. Apalagi, ditambah yang terakhir ini, dia tidak kunjung tiba anaknya yang memang di bawah penguasaan dia harusnya. Masuk kasus anak itu memang tekanannya cukup lumayan,” ucap Daru.
Serangan Verbal dan Dampak Berita Hoaks
Selain urusan anak, Inara juga harus menerima serangan verbal dari keluarga mantan suaminya. Pengacara lainnya, Herlina, menyoroti dampak negatif dari pernyataan Ibu Eva Manurung di media. Ujaran kebencian tersebut kemudian memicu reaksi keras dari para netizen di media sosial.
Jejak digital yang buruk akhirnya memperparah kondisi kesehatan psikis Inara hingga saat ini. Inara juga merasa sangat kesulitan untuk sekadar melakukan panggilan video dengan anak-anaknya. Pihak Virgoun kabarnya terus membatasi akses komunikasi ibu dan anak secara sepihak.
“Berdasarkan berita hoaks dan hate speech terhadap Inara yang disampaikan oleh Ibu Eva Manurung di media, hingga saat ini jejak digital masih tersebar. Hal ini mengakibatkan penurunan kondisi psikis dan kesehatan secara signifikan,” tambah Herlina.
Siap Hadapi Risiko Terburuk dengan Insanul Fahmi
Persoalan hidup Inara semakin rumit karena laporan hukum dari pihak Wardatina Mawa. Kasus ini menyeret nama suami sirinya, Insanul Fahmi, dalam dugaan skandal perzinaan. Meskipun ingin mempertahankan hubungan, Inara kini mulai realistis menghadapi kenyataan pahit tersebut.
Ia mengaku sudah menyiapkan mental untuk kehilangan pendamping hidupnya lagi jika keadaan memaksa. Inara berusaha tegar meskipun badai masalah datang menghantam kehidupan pribadinya secara bersamaan. Saat ini, fokus utamanya adalah memulihkan kesehatan mental demi masa depan dirinya.
“Inara sudah siap dengan kondisi hal terburuk apa pun, bilamana memang Insanul melepas Inara. Inara pun juga sudah siap. Keinginan Inara sebetulnya mau mempertahankan, tetapi dengan suatu kondisi-kondisi yang memang tidak memungkinkan, dia juga siap untuk berpisah,” tutup Daru.







