Jakarta (Lampost.co) – Taylor Swift kembali mencuri perhatian publik setelah dikaitkan dengan Super Bowl Halftime Show 2026. Spekulasi semakin kuat dalam beberapa pekan terakhir.
Poin Penting
- Taylor Swift digadang tampil di Super Bowl 2026.
- Roger Goodell beri jawaban diplomatis soal kepastian tampilnya Swift.
- Swift umumkan album baru di podcast Travis Kelce.
- Fans menduga pengumuman itu kode untuk Super Bowl.
Komisaris NFL Roger Goodell ditanya langsung soal kemungkinan Taylor Swift tampil di Super Bowl LX. Ia menjawab diplomatis dan tidak memberi kepastian.
Baca juga : Agnez Mo Sindir DPR: EQ Rendah, Minim Empati, dan Public Speaking Buruk
“Kami selalu ingin Taylor tampil. Dia punya bakat istimewa, dan selalu diterima kapan saja,” ujar Goodell. Namun, ketika ditekan lebih jauh, ia hanya menjawab singkat, “mungkin saja.”
Isu makin panas setelah Taylor Swift hadir di podcast New Heights milik Travis Kelce, kekasihnya. Di sana, Swift mengumumkan album ke-12 berjudul *The Life Of A Showgirl*.
Fans menganggap pengumuman tersebut bukan kebetulan. Mereka meyakini ada kaitan antara album baru Taylor dengan panggung Super Bowl. Bahkan, beberapa penggemar menyebut telah menemukan “bukti” terselubung.
Meski demikian, Taylor Swift bukan satu-satunya kandidat. Band metal legendaris Metallica juga menyatakan minat tampil di Super Bowl 2026. Hal ini semakin masuk akal karena Super Bowl akan digelar di San Francisco, kota asal mereka.
Namun, siapa penampil utama Super Bowl Halftime Show 2026 masih menunggu keputusan resmi Jay-Z selaku music supervisor NFL. Pengumuman biasanya dilakukan pada September atau Oktober setahun sebelumnya.
Sebagai perbandingan, pada September 2024 lalu, NFL baru resmi mengumumkan Kendrick Lamar sebagai bintang utama Super Bowl 2025.








