Bandar Lampung (Lampost.co) — Kementerian Agama resmi menggantikan Kurikulum 2013 (K13) dengan kurikulum baru. Kebijakan tersebut melalui Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 450 tahun 2024.
Kurikulum baru itu mulai di implementasikan di Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), Madrasah Aliyah (MA), dan Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK).
Plt. Dirjen Pendidikan Islam, Abu Rokhmad, mengatakan kurikulum dalam KMA 450 dirancang untuk mengembangkan potensi peserta didik yang beriman dan bertakwa.
Kemenag Nyatakan Sudah 17 Orang Calon Haji Indonesia Meninggal Dunia
Lalu membentuk siswa menjadi berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.
KMA ini memberikan keleluasaan kepada guru untuk berinovasi, berkreasi dan membangun pembelajaran yang menyenangkan.
Hal tersebut akan mendorong siswa lebih mudah menerima pelajaran yang guru berikan.
“Kurikulum ini harus menjadi hidup dan yang menghidupkan adalah guru, kepala madrasah, para pengawas,” ungkapnya dalam peluncuran KMA 450/24 di MAN IC Lampung, Kamis, 11 Juli 2024.
Dalam kesempatan itu, Direktur Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, M. Sisdik Sisdiyanto mengungkapkan kurikulum baru itu memuat Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan Lil’ Alamin (P5RA).
“Dalam pedoman ini Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) memperkaya dengan Rahmatan Lil ‘Alamin (RA),” jelasnya.
Rahmatan Lil ‘Alamin memberi nilai lebih pada P5. Nilai itu akan membimbing siswa-siswi menjadi manusia moderat, memiliki pemahaman keagamaan yang terinternalisasi dalam diri peserta didik.
“Sehingga nilai-nilai agama menjadi pertimbangan dalam cara berpikir, bersikap dan bertindak untuk menyikapi fenomena kehidupan ini,” ujarnya.
Kemudian, Kakanwil Kemenag Lampung, Puji Raharjo, menambahkan pihaknya mengajak seluruh elemen Kemenag dapat mensukseskan penerapan KMA 450.
Dengan demikian, ke depan Madrasah menjadi lebih Maju, Bermutu, dan Mendunia.
“Penerapan kurikulum ini mulai pada tahun ajaran baru dan sudah kami sosialisasikan ke semua madrasah,” tambahnya.








