IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Senin, 13/04/2026 01:11
Jendela Informasi Lampung
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Humaniora

PBNU dan Darul Ifta Tolak Seruan Jihad IUMS, Boikot Harus Lewat Kebijakan Negara

Seruan jihad seperti itu merupakan tindakan yang tidak bertanggung jawab. Serta berpotensi membahayakan stabilitas negara-negara Muslim.

NurbyNur
13/04/25 - 00:11
in Humaniora, Nasional
A A
Grand Mufti Mesir Nazir Ayyad. Dok

Grand Mufti Mesir Nazir Ayyad. Dok

Jakarta (Lampostco)— Fatwa yang mengeluarkan oleh International Union of Muslim Scholars (IUMS), tentang jihad melawan Israel termasuk di dalamnya soal boikot terhadap perusahaan dari negara-negara yang terduga mendukung Israel. Hal ini menuai respons kritis dari berbagai tokoh dan lembaga otoritatif di dunia Islam.

Mufti Agung Mesir Nazir Ayyad, yang mengepalai Darul Ifta, sebuah badan yang bertanggung jawab untuk mengeluarkan pendapat dan fatwa keagamaan di Mesir, secara tegas menolak fatwa IUMS tersebut.

Menurutnya, seruan jihad seperti itu merupakan tindakan yang tidak bertanggung jawab. Serta berpotensi membahayakan stabilitas negara-negara Muslim.

Baca juga: Willie Salim Diboikot Seumur Hidup dari Palembang jika Tak Penuhi Tuntutan Kesultanan

Sebagai pemimpin dari otoritas keagamaan tertinggi Mesir, Ayyad menekankan bahwa tidak ada kelompok atau entitas individu yang berhak mengeluarkan fatwa atas isu tersebut. Deklarasi jihad dalam Islam yang harus melakukan oleh otoritas sah.

Yakni negara dan kepemimpinan politik yang diakui. Bukan pernyataan yang mengeluarkan entitas atau serikat yang tidak memiliki otoritas hukum. Serta tidak merepresentasikan muslim baik secara agama maupun dalam praktik.

“Mendukung rakyat Palestina dalam hak-hak mereka yang sah adalah kewajiban agama,kemanusiaan, dan moral. Namun, dukungan ini harus memberikannya dengan cara yang benar-benar melayani kepentingan rakyat Palestina. Bukan untuk memajukan agenda-agenda tertentu atau usaha-usaha sembrono yang dapat menyebabkan kehancuran. Pemindahan, dan bencana lebih lanjut bagi rakyat Palestina sendiri,” ujar Ayyad.

Seruan Jihad

Senada dalam menanggapi permasalahan tersebut, Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ulil Abshar Abdalla (Gus Ulil) menilai fatwa Darul Ifta Mesir yang menolak seruan jihad tersebut justru lebih tepat dan kuat.

“Jihad tidak bisa terlaksanakan oleh otoritas non-negara. Jihad harus diotorisasi oleh imam alias pemerintah yang sah,” ujar Gus Ulil.

Gus Ulil menjelaskan, fatwa memang bisa berbeda antar satu ulama dan ulama yang lain. Juga antara satu lembaga fatwa yang satu dan yang lain. Menurutnya, perbedaan fatwa ini pengaruh oleh banyak faktor, antara lain faktor politik. Ia juga menyoroti kemungkinan adanya kepentingan politik di balik fatwa IUMS mengingat lembaga itu berbasis di Qatar.

Keputusan Boikot Harus Melalui Kebijakan Pemerintah

Lebih jauh terkait jihad dan boikot, sejumlah ulama dan delegasi pesantren se-Jawa dan Madura dalam forum Bahtsul Masa’il yang terselenggarakan di Pondok Buntet Pesantren, Cirebon, Jawa Barat beberapa waktu lalu juga memberikan penegasan serupa.

Forum menyarankan agar keputusan terkait boikot produk dilakukan melalui kebijakan pemerintah. Hal ini mengingat dampaknya yang luas dan menyangkut kepentingan publik.

Ketua penyelenggara forum Bahtsul Masa’il Se-Jawa Madura, Abbas Fahim, mengungkapkan dalam pembahasan di forum tersebut para ulama menyepakati bahwa pada dasarnya. Hukum memboikot produk tertentu sebagai aksi protes atas ketidakadilan di perbolehkan dalam syariat. Namun asalkan memenuhi dua ketentuan utama.

Pertama, produk yang diboikot harus memiliki keterkaitan yang jelas dan terbuktikan dengan pihak yang melakukan kezaliman.

Kedua, gerakan boikot tidak boleh menimbulkan dampak negatif yang signifikan bagi pihak lain. Seperti PHK massal tanpa solusi yang memadai.

Forum juga telah mengimbau masyarakat untuk lebih cermat dan selektif dalam menyikapi informasi yang beredar terkait daftar produk yang diboikot, agar tindakan ini tidak merugikan masyarakat Indonesia sendiri.

 

Tags: Fatwa MUIgerakan boikotjihad melawan Israelnegara muslimPBNU
ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

Anggota DPR RI Nurdin Halid saat bersama dengan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, dalam agenda kunjungan kerja/ Dok Adpim

DPR RI Pastikan BUMN Dukung Ekonomi Digital Lampung

byAsrul Septianand1 others
12/04/2026

Bandar Lampung (lampost.co) — Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Nurdin Halim, menegaskan komitmen pihaknya mendorong peran BUMN dalam memperkuat...

Mengubah Hobi Jadi Cuan, HMJ Sosiologi Unila Gelar Seminar PMW di FISIP

Mengubah Hobi Jadi Cuan, HMJ Sosiologi Unila Gelar Seminar PMW di FISIP

byMustaanand1 others
12/04/2026

Bandar Lampung (lampost.co) – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Lampung (Unila) kembali...

HMJ Sosiologi Unila Gelar Pelatihan Jurnalistik Bersama Lampung Post

HMJ Sosiologi Unila Gelar Pelatihan Jurnalistik Bersama Lampung Post

byMustaan
12/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Lampung (Unila) menggelar...

Berita Terbaru

AS dan Iran gagal mencapai kesepakatan setelah perundingan maraton di Islamabad. Keduanya saling menyalahkan atas kegagalan negosiasi yang berlangsung 21 jam. (Foto: via REUTERS/Pool)
Internasional

Penyebab Gagalnya Perundingan Damai 21 Jam di Pakistan Versi AS vs Iran

byEffran
13/04/2026

Jakarta (Lampost.co) -- Upaya damai antara Amerika Serikat dan Iran kembali menemui jalan buntu. Negosiasi intens selama 21 jam di Islamabad...

Read moreDetails
Delegasi tingkat tinggi Iran untuk pembicaraan negosiasi dengan Amerika Serikat yang dipimpin oleh Ketua Parlemen Mohammad Baqer Qalibaf (tengah) tiba di Islamabad, Pakistan, Sabtu (11/4/2026). ANTARA/Xinhua/aa.

Ini 5 Isu Krusial yang Menggagalkan Kesepakatan Damai AS vs Iran

13/04/2026
Pengenaan Pajak Toko Online, Koreksi Distorsi atau Menambah Beban?

Pengenaan Pajak Toko Online, Koreksi Distorsi atau Menambah Beban?

12/04/2026
Tips Strategis Menyesuaikan B2B Marketing Tradisional dalam E-Commerce

Kemudahan di E-Commerce Ubah Kebiasaan Belanja Masyarakat

12/04/2026
penyerang Liverpool Mohamed Salah (kanan)

Bungkam Fulham 2-0, Liverpool Akhiri Tren Negatif

12/04/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.