Tangerang (lampost.co)–Penanganan gigitan ular berbisa sebenarnya tidak terlalu rumit, namun menuntut kecepatan dan ketepatan tindakan sejak menit pertama. Kesalahan dalam memberikan pertolongan awal justru berisiko mempercepat penyebaran racun ke seluruh tubuh melalui kelenjar getah bening.
Nakes Rumah Sakit Umum (RSU) Kota Tangerang Selatan, Ronald, menegaskan bahwa ketenangan adalah kunci utama bagi korban. Ia menyarankan agar warga yang terkena gigitan segera menghentikan aktivitas fisik secara total.
“Saran kami, jangan panik dan hindari aktivitas berlebihan. Korban yang terkena gigitan tidak boleh terlalu banyak bergerak karena gerakan otot akan mempercepat penyerapan bisa,” ujar Ronald, beberapa waktu lalu.
Teknik Imobilisasi
Jika gigitan terjadi pada bagian tangan, Ronald menjelaskan bahwa langkah darurat yang paling efektif adalah melakukan pembidaian. Teknik ini bertujuan untuk mengunci persendian agar area yang terkena gigitan tetap diam.
“Letakkan dua bilah papan pada bagian tangan yang tergigit, kemudian ikat untuk mengurangi pergerakan. Penanganan ini kami lakukan dari ujung jari hingga pundak untuk memastikan tangan tetap stabil sebelum mencapai fasilitas medis,” jelasnya.







