Bandar Lampung — Pemerintah Provinsi Lampung bersama para relawan mengambil langkah nyata untuk menyelamatkan Rumah Daswati yang berstatus Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB).
Dalam beberapa waktu terakhir, mereka turun langsung ke lokasi dan membersihkan area bangunan bersejarah tersebut.
Ketua RMD Care, Firman, menyampaikan bahwa kondisi sangat memprihatinkan. Pepohonan tinggi menutupi bangunan itu, sebagian atap genteng runtuh, dan sejumlah dinding menunjukkan tanda kerusakan.
“Dengan niat baik dan arahan Gubernur Lampung, kami berupaya membuat rumah ini tampak lebih rapi dan bersih,” ujar Firman.
Tim relawan memusatkan kegiatan pada bagian luar bangunan, terutama halaman yang sebelumnya penuh semak dan pepohonan liar.
Biro Umum Pemerintah Provinsi Lampung mendukung kegiatan ini dengan menyediakan lori serta berbagai perlengkapan kebersihan sehingga proses berjalan lancar.
Firman menilai kolaborasi antara relawan dan pemerintah menunjukkan kepedulian nyata terhadap warisan sejarah Lampung. Meski begitu, ia menekankan bahwa pembersihan hanya menjadi langkah awal.
“Membersihkan saja tidak cukup. Kami perlu langkah lanjutan dan tindakan konkret untuk benar-benar menyelamatkan rumah ini,” tegasnya.
Firman juga mengingatkan bahwa masyarakat Lampung telah lama menyuarakan harapan penyelamatan sejak beberapa periode kepemimpinan gubernur sebelumnya.
Ia berharap pada masa kepemimpinan Gubernur Lampung saat ini, Mirza, pemerintah mengambil keputusan strategis guna mengamankan aset bersejarah tersebut.
Proses Pelestarian
Ia mengusulkan agar Pemerintah Provinsi Lampung mempertimbangkan pengambilalihan atau pembelian rumah dari pemilik saat ini supaya proses pelestarian berjalan menyeluruh dan berkelanjutan.
“Harapan ini sudah lama hidup di tengah masyarakat Lampung. Kami ingin melihat langkah nyata agar rumah bersejarah ini benar-benar selamat,” pungkasnya.
Rumah Daswati bukan sekadar bangunan tua, melainkan simbol perjalanan sejarah dan identitas daerah.
Langkah kecil yang relawan dan pemerintah lakukan hari ini diharapkan membuka jalan bagi komitmen besar untuk menjaga warisan Lampung bagi generasi mendatang.








