• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Senin, 23/03/2026 05:35
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Internasional

Gaza Menjadi Padang Puing, PBB: Tindakan Israel Kejahatan Internasional Terberat

Denny ZYAntaranewsbyDenny ZYandAntaranews
13/11/24 - 13:55
in Internasional
A A
serangan israel

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Selasa (12/11/2024) menyoroti krisis kemanusiaan yang semakin memburuk di Gaza, menggambarkannya sebagai "padang puing"  tempat "tindakan yang mengingatkan pada kejahatan internasional terberat." (Foto: Dok. ANTARA/Anadolu/py)

ADVERTISEMENT

Kanada (Lampost.co) — Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Selasa (12/11) menyoroti krisis kemanusiaan yang semakin memburuk di Gaza, menggambarkannya sebagai “padang puing” tempat “tindakan yang mengingatkan pada kejahatan internasional terberat.”

“Sejak eskalasi konflik ini pada Oktober 2023, kami telah melaporkan kepada Dewan (Keamanan PBB) tidak kurang dari 16 kali,” ujar Joyce Msuya, Pelaksana Tugas Wakil Sekretaris Jenderal untuk Urusan Kemanusiaan dan Pelaksana Tugas Koordinator Bantuan Darurat, dalam sidang Dewan Keamanan PBB mengenai Palestina.

Mengecam dampak eskalasi terbaru, Msuya menyatakan warga sipil “terusir dari rumah mereka, tercerabut dari akarnya dan kehilangan martabat” serta seringkali dipaksa menyaksikan kematian anggota keluarga mereka.

Baca juga: Afrika Selatan Sebut Israel Gunakan Kelaparan sebagai Senjata di Gaza

Ia menggambarkan kondisi mengerikan yang dialami anak-anak terluka, yang dalam beberapa kasus ditulisi dengan kata-kata “Anak Terluka, Tidak Ada Keluarga yang Selamat” di lengan mereka.

Menekankan bahwa kehancuran Gaza telah mencapai skala yang belum pernah terjadi sebelumnya, dengan lebih dari 70 persen rumah penduduk rusak atau hancur, Msuya bertanya: “Pembedaan apa yang telah dibuat dan tindakan pencegahan apa yang dilakukan?”

“Kita sedang menyaksikan tindakan yang mengingatkan pada kejahatan internasional terberat,” tegasnya.

Ia mencatat bahwa “serangan terbaru yang Israel lancarkan di Gaza Utara bulan lalu adalah versi yang lebih intens, dan ekstrem. Serta di percepat dari kengerian selama setahun terakhir.”

 

75.000 Orang Terjebak

Serangan Israel yang terus-menerus kini berdampak pada sekitar 75.000 orang yang terjebak di Gaza Utara. Dengan persediaan makanan dan air yang sangat terbatas, katanya.

Msuya mengkritik blokade Israel terhadap pasokan bahan bakar yang di perlukan untuk mengoperasikan alat penggali. Alat itu berguna menyelamatkan warga yang terjebak di bawah reruntuhan. Ia juga mengecam bahwa “kekejaman yang kita lihat setiap hari di Gaza seolah tak ada batasnya.”

“Warga yang terkepung sekarang mengaku takut bahwa mereka akan menjadi sasaran jika menerima bantuan,” tambahnya.

Msuya juga menyatakan keprihatinannya atas rancangan undang-undang baru yang Knesset Israel ajukan. UU itu bertujuan melarang aktivitas badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA) mulai Januari mendatang.

“Jika di terapkan, undang-undang ini akan menjadi pukulan berat bagi upaya menyediakan bantuan penyelamatan jiwa dan mencegah ancaman kelaparan. Tidak ada organisasi lain yang bisa mengisi kekosongan ini,” ia memperingatkan.

Msuya menyerukan aksi internasional segera. Juga mendesak negara-negara anggota PBB untuk menggunakan “tekanan diplomatik dan ekonomi, transfer senjata yang bertanggung jawab, dan melawan impunitas” untuk mencegah penderitaan lebih lanjut.

Ia juga meminta Dewan Keamanan untuk menggunakan “kekuasaannya di bawah Piagam PBB. Untuk memastikan kepatuhan terhadap hukum internasional dan implementasi penuh dari resolusinya.”

Tags: GAZAisraelkrisis kemanusiaanPALESTINAPBB
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Ketika Timur Tengah Terbakar, Bagaimana Model Ketahanan Ekonomi Indonesia? 

Ketika Timur Tengah Terbakar, Bagaimana Model Ketahanan Ekonomi Indonesia? 

byMustaan
05/03/2026

Hasan Ashari (Mahasiswa Program Doktor Perbanas Institute) Ketika konflik kembali memanas di Timur Tengah, dunia kembali menyadari betapa rapuhnya stabilitas...

Dampak Perang AS-Israel dan Iran Harus Diantisipasi dengan Kebijakan yang Tepat

Dampak Perang AS-Israel dan Iran Harus Diantisipasi dengan Kebijakan yang Tepat

byRicky Marlyand1 others
04/03/2026

Jakarta (Lampost.co) -- Upaya melindungi segenap bangsa Indonesia harus menjadi perhatian serius para pemangku kepentingan dalam menyikapi dampak konflik Amerika...

Akademisi: Indonesia Perlu Pertahankan Netralitas dan Imbau Gencatan Senjata

Perang Iran vs US dan Israel jadi Ancaman Berkelanjutan

byTriyadi Isworo
02/03/2026

Sudah lewat beberapa dekade, konflik antara US dan Iran akhirnya pecah kembali dengan wajah lebih serius dan memprihatinkan. Permasalahan seputar...

Berita Terbaru

Pantai M Beach
Lampung Selatan

Antisipasi Lonjakan Wisatawan Lebaran, Polisi Perketat Penjagaan di Pantai M Beach

byDenny ZY
22/03/2026

Kalianda (Lampost.co) -- Momentum libur Idulfitri 1447 Hijriah mulai membawa peningkatan aktivitas di sejumlah destinasi wisata pesisir Lampung Selatan. Satuan...

Read moreDetails
Pantai Senaya Kalianda

Libur Lebaran 2026: Pantai Senaya Kalianda Diserbu Wisatawan, Polisi Perketat Pengamanan

22/03/2026
pengamanan wisata

Libur Lebaran 2026: Polresta Bandar Lampung Perketat Pengamanan Objek Wisata dan Pusat Perbelanjaan

22/03/2026
Logo La Liga Spanyol

Comeback Dramatis Elche Keluar dari Zona Merah

22/03/2026
Suasana penumpang yang menaiki Kapal Ferry dari Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Bakauheni, Minggu, 22 Maret 2025. (Foto: Lampost.co / Intan Tyas)

Arus Penyeberangan Bakauheni – Merak Hari Kedua Lebaran Ramai Lancar

22/03/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.