Bandar Lampung (Lampost.co)–PTPN I Regional 7 memberangkatkan 80 pemudik dari Bandar Lampung menuju Bandung dan Yogyakarta secara gratis, Selasa (17/3/2026). Program ini menjadi yang pertama digelar perusahaan melalui dana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL/CSR).
Sebanyak dua unit bus eksekutif disiapkan untuk mengangkut para pemudik yang merupakan warga sekitar perusahaan. Operation Head PTPN I Regional 7, Iyan Heryanto, melepas langsung keberangkatan peserta.
Mengusung tema “Mudik Gratis Berbagi Harapan, Mudik Nyaman Bersama PTPN I”, program ini merupakan bagian dari mandat Kementerian BUMN dalam mendukung masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri.
Iyan mengatakan, sebagai perusahaan BUMN, PTPN I Regional 7 memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir di tengah masyarakat. Salah satunya dengan membantu warga yang ingin pulang kampung, tetapi terkendala biaya.
“Mudik adalah tradisi yang mulia. Namun tidak semua masyarakat memiliki kemampuan untuk melaksanakannya. Kami ingin menjadi bagian dari solusi, terutama bagi masyarakat yang ingin bersilaturahmi saat Idulfitri,” kata Iyan.
Program Mudik
Ia berharap program tersebut membawa berkah dan mempererat hubungan antara perusahaan dan masyarakat. Serts mengingatkan peserta untuk menjaga kesehatan selama perjalanan.
Salah satu peserta, Ahmad Baihaqi (37), mengaku sangat terbantu dengan program ini. Pengemudi ojek online asal Lempasing, Bandar Lampung itu sebelumnya tidak berencana mudik ke Semarang karena keterbatasan biaya.
“Saya awalnya tidak kepikiran mudik karena tidak punya ongkos. Tapi setelah lihat informasi di Instagram, saya langsung daftar. Alhamdulillah masih dapat,” ujarnya.
Baihaki berangkat bersama istrinya, Yuyun (35), serta dua anak mereka yang masih kecil. Yuyun juga menyampaikan rasa syukur atas bantuan tersebut.
“Kami sangat terbantu. Semoga PTPN terus berkembang dan tahun depan program ini bisa ada lagi,” katanya.
Pelepasan ditandai dengan pengibaran bendera start oleh Iyan Heryanto yang didampingi jajaran manajemen dan pengurus IKBI PTPN I Regional 7. Sebelum keberangkatan, kegiatan diawali dengan doa bersama dan sambutan perwakilan peserta.








