Bandar Lampung (Lampost.co) – Aksi pencurian motor bersenjata api di Jalan Sisingamangaraja, Tanjungkarang Barat, Bandar Lampung, gagal setelah korban yang merupakan karyawati toko, mempertahankan kendaraannya, Senin sore, 13 April 2026.
Anis sang korban memergoki dua pria berpakaian rapi dengan kemeja batik saat mencoba membobol motor Honda Beat miliknya. Ia langsung keluar bersama rekan kerjanya untuk menghentikan aksi tersebut.
Situasi berubah tegang ketika salah satu pelaku mengeluarkan senjata api. Pelaku langsung menodongkan pistol ke arah korban setelah aksinya dipergoki.
“Saya langsung lari ke depan, awalnya saya kira mereka tidak bawa senjata tajam atau pistol. Ternyata pas saya mendekat, mereka menodongkan pistol ke arah kami,” ungkap Anis saat memberikan keterangan, Selasa, 14 April 2026.
Kunci Tambahan Gagalkan Aksi Pelaku
Pelaku sempat merusak kunci kontak dan menyalakan mesin motor. Namun, kunci cakram tambahan membuat motor tidak bisa dibawa kabur.
Warga yang mulai berdatangan membuat pelaku panik. Salah satu pelaku melepaskan tembakan ke udara sebelum melarikan diri dari lokasi.
Saksi mata, Rianto, mengaku sempat ditodong saat hendak membantu korban dengan melempar batu ke arah pelaku.
“Motor tidak berhasil dibawa karena ada kunci cakram. Pelaku sempat nembak sekali ke atas sebelum kabur,” jelas Rianto.
Peristiwa ini menegaskan pentingnya penggunaan kunci ganda (double lock) untuk mencegah pencurian kendaraan. Polisi telah melakukan olah TKP dan masih memburu para pelaku yang meresahkan warga.









