Bandar Lampung (Lampost.co) — Pengelola Bandara Radin Inten II Lampung memprediksi pergerakan penumpang di bandara itu selama periode Angkutan Lebaran 2026 mencapai 81.797 orang.
Pergerakan penumpang selama periode ini prediksinya mengalami peningkatan sekitar 5,67 persen.
“Perkiraannya, pergerakan mencapai 81.797 orang penumpang. Ini bila membandingkan periode yang sama tahun lalu,” ujar General Manager Bandara Internasional Radin Inten II, Kiki Eprina Arieanti dalam siarannya.
Kemudian ia mengatakan, prediksi kenaikan pergerakan penumpang itu karena adanya edaran Work From Anywhere (WFA) pada 16-17 Maret dan 25-27 Maret bagi pegawai sektor pemerintahan maupun swasta.
Sehingga masyarakat mempunyai rentang waktu lebih lama untuk melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman.
Oleh karena itu untuk memastikan pelayanan terlaksana dengan baik, PT. Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Radin Inten II telah resmi membuka Posko Terpadu Angkutan Lebaran 2026. Posko ini beroperasi dari 13-30 Maret 2026.
Posko Terpadu
Selanjutnya ia menjelaskan, pengoperasian Posko Terpadu Angkutan Lebaran 2026 selama 18 hari merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergi antar berbagai pihak.
Terlebih dalam mengantisipasi peningkatan pergerakan penumpang dan aktivitas penerbangan. Ini agar pengguna jasa bandara dapat merasakan perjalanan yang aman dan nyaman.
“Seluruh infrastruktur dan fasilitas bandara. Baik sisi udara maupun sisi darat telah dipastikan dalam kondisi optimal,” ucapnya.
Sementara itu, untuk sumber daya manusia, total 231 personel gabungan. Dari internal PT. Angkasa Pura Indonesia maupun dari pihak terkait seperti TNI, Polri, Basarnas, Airnav, BMKG, Balai Kekarantinaan Kesehatan, dan maskapai. Mereka telah siap untuk mendukung kelancaran operasional selama periode arus mudik Lebaran 2026.
Dengan adanya Posko Terpadu Angkutan Lebaran 2026 ini menjadi penanda kesiapan penuh seluruh pihak Bandara Internasional Radin Inten II. Apalagi dalam melayani perjalanan udara bagi masyarakat pada periode arus mudik Lebaran.








