Bandar Lampung (lampost.co)–Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melaksanakan Gerakan ASRI. Program ini bertujuan menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, resik, dan indah secara berkelanjutan.
Instruksi ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat budaya hidup bersih. Gubernur Mirza ingin menciptakan lingkungan pemerintahan yang tertata dan nyaman bagi para pegawai. Gerakan ASRI terwujud melalui kegiatan korve atau gotong royong membersihkan kantor secara rutin.
Gubernur Mirza menegaskan bahwa kegiatan bersih-bersih harus mencakup seluruh fasilitas kerja pemerintah provinsi. Aksi ini menyasar area dalam ruangan maupun luar ruangan secara menyeluruh. Pembersihan meliputi halaman kantor, taman, saluran drainase, hingga area parkir kendaraan.
Selain aspek kebersihan fisik, pengelolaan sampah menjadi bagian krusial dalam pelaksanaan Gerakan ASRI ini. Seluruh OPD harus menerapkan pengelolaan sampah secara tertib dan disiplin. Pegawai wajib melakukan pemilahan antara sampah organik dan anorganik di lingkungan kerja.
Kegiatan gotong royong ini resmi mulai Rabu, 4 Februari 2026. Selanjutnya, aksi bersih-bersih berlangsung setiap hari dengan durasi minimal 30 menit. Para aparatur sipil negara melaksanakan kegiatan ini segera setelah apel pagi selesai.
Tinjau Langsung
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo, melakukan peninjauan langsung untuk memastikan kelancaran instruksi tersebut. Marindo memeriksa sejumlah titik mulai dari Biro Umum hingga Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik.
Dalam peninjauan itu, Sekda melihat langsung aktivitas para pegawai yang sedang membersihkan gedung. Marindo juga berdialog dengan sejumlah staf untuk memastikan konsistensi pelaksanaan kegiatan. Sekda menegaskan bahwa kebersihan lingkungan harus menjadi budaya kerja yang permanen.
“Lingkungan yang bersih akan mendukung kenyamanan dan produktivitas kerja para pegawai,” ujar Marindo.
Pemerintah Provinsi Lampung berharap Gerakan ASRI mampu mencerminkan kedisiplinan aparatur pemerintah. Melalui lingkungan yang indah, kualitas pelayanan kepada masyarakat diharapkan semakin meningkat secara optimal.








