• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Jumat, 20/02/2026 16:16
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Ekonomi dan Bisnis

Nilai Ekonomi Karbon Perhutanan Sosial Lampung Dinilai Potensial

AtikaSilvia AgustinabyAtikaandSilvia Agustina
25/01/26 - 21:26
in Ekonomi dan Bisnis, Lampung
A A
Nilai Ekonomi Karbon Perhutanan Sosial Lampung Dinilai Potensial

Bandar Lampung (Lampost.co) — Provinsi Lampung sebagai daerah pertama Indonesia yang menjadi proyek percontohan penerapan Nilai Ekonomi Karbon (NEK) Perhutanan Sosial.

Poin penting :
1. Nilai Ekonomi Karbon di Lampung jadi percontohan daerah lain.
2. Potensi sektor kehutanan Lampung memiliki nilai ekonomi.
3. Sumber daya alam yang kaya bisa terus dikembangkan.

Penetapan tersebut menjadikan Lampung sebagai wilayah percontohan pengembangan skema ekonomi kehutanan yang mengedepankan keberlanjutan.

Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mengatakan Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen mendukung penuh implementasi NEK Perhutanan Sosial.

Dukungan tersebut melalui pemetaan potensi sektor kehutanan yang ada pada Provinsi Lampung.

“Saya menyatakan komitmen penuh atas nama Pemerintah Provinsi Lampung untuk memetakan potensi sektor kehutanan dan mendukung implementasi dari Nilai Ekonomi Karbon,” kata Jihan.

Baca juga : Polda Lampung Janji Tegakkan Hukum Sektor Kehutanan dan Lingkungan

Ia menilai program NEK Perhutanan Sosial menjadi dorongan bagi pemerintah daerah untuk terus mengembangkan potensi sumber daya alam tanpa mengabaikan aspek keberlanjutan. Pengelolaan tetap menjaga kelestarian lingkungan.

“Ini adalah stimulus bagi kami, pemerintah daerah, untuk terus semangat mengembangkan potensi-potensi alam yang ada di Provinsi Lampung tanpa merusak keberlanjutan dari alam-alam tersebut,” ujarnya.

Menurut Jihan, masyarakat kini berperan sebagai aktor utama dalam menjaga kawasan hutan sekaligus memperoleh manfaat ekonomi.

Peran tersebut melalui pengelolaan perhutanan sosial yang memberi nilai tambah bagi masyarakat.

Produk hasil perhutanan sosial masyarakat meliputi madu, kopi, sirup nira, hingga pengembangan ekowisata.

Akses legal atas pengelolaan hutan memberikan kepastian bagi petani hutan dalam menjalankan usaha.

Dengan dukungan pendanaan, petani hutan mampu menekan laju deforestasi sekaligus menghasilkan produk bernilai tambah.

Skema tersebut dapat memperkuat kesejahteraan masyarakat yang bergantung pada kawasan hutan.

“Insya Allah akan ada dukungan nyata dari OJK, maka kami sampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya untuk OJK dan lembaga keuangan yang akan menyatakan komitmennya untuk mendukung potensi-potensi yang ada pada perhutanan sosial,” ucapnya.

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk bersinergi dalam menyukseskan program NEK Perhutanan Sosial.

Kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah, dunia usaha, akademisi, masyarakat adat, serta petani hutan dinilai penting untuk keberhasilan program.

“Mari kita satukan langkah pemerintah pusat dan daerah, dunia usaha dan akademisi, masyarakat adat dan petani hutan agar program ini sukses,” tuturnya.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Mahendra Siregar menilai potensi Nilai Ekonomi Karbon Perhutanan Sosial merupakan satu kesatuan yang dapat dilihat sebagai dua rantai pasok yang saling menguatkan.

Menurutnya, akses keuangan berkelanjutan akan memperkuat pengelolaan hulu dan hilir perhutanan sosial.

“Apa yang selama ini menjadi gambaran bagaimana menjaga hulu dari hutan sosial itu sangat bisa diperkuat dengan akses keuangan yang berkelanjutan,” ucap Mahendra.

Tags: bisnis karbonkarbonkarbon bisnisKEHUTANANkehutanan lampungLAMPUNGperhutanan
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Kepala Dinas Pariwisata Kota Bandarlampung Adiansyah saat dimintai keterangan. Bandarlampung, Kamis (19/2/2026). ANTARA

Pemkot Wajibkan THM Tutup Selama Ramadan, Pelanggar Terancam Disegel

byDelima Napitupulu
20/02/2026

Bandar Lampung (lampost.co)--Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung mewajibkan seluruh Tempat Hiburan Malam (THM) menghentikan operasional secara total selama bulan suci...

Harga emas batangan Antam hari ini, Jumat. Dok Antara

Harga Emas Antam 20 Februari Akhirnya Melonjak

byEffran
20/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) naik untuk perdagangan pada Jumat, 20 Februari 2026....

Masjid Agung Al Furqon dekat Kantor Pemerintah Kota Bandar Lampung cerah berawan. (FOTO: Lampost.co / Triyadi Isworo)

Jumat, 20 Februari 2026, Lampung Berawan Berpotensi Hujan

byTriyadi Isworo
20/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampai prakiraan cuaca harian. Jumat, 20 Februari 2026, cuaca Provinsi...

Berita Terbaru

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Bupati Semarang Ngesti Nugraha meninjau Pasar Projo Ambarawa, Kabupaten Semarang, pada Jumat, 20 Februari 2026.
Advertorial

Upaya Pemprov Jateng Intervensi Kenaikan Harga Pangan Pokok, dari GPM hingga Operasi Pasar

byAdi Sunaryo
20/02/2026

Semarang (Lampost.co)— Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Bupati Semarang Ngesti Nugraha meninjau Pasar Projo Ambarawa, Kabupaten Semarang, pada Jumat,...

Read moreDetails
Bek Fiorentina, Luca Ranieri (6)

Fiorentina Pesta Gol di Polandia

20/02/2026
Penyerang Celta Vigo, Iago Aspas

Iago Aspas Bawa Celta Vigo Menang 2-1 di markas PAOK

20/02/2026
Penyerang Bologna, Santiago Castro (9)

Bologna Curi Kemenangan Tipis di Kandang Brann

20/02/2026
Macarthur FC vs Bangkok United

Bangkok United Depak Macarthur FC dari ACL 2 2026, Ukir Sejarah Lolos ke Perempat Final

20/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.