• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Senin, 16/03/2026 11:49
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Hukum

Praktek Mafia Pupuk Timbulkan Kerugian Rp500 Juta

Penetapan mafia pupuk tersebut oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Lampung. Ketiganya tertangkap setelah terbukti mengalihkan alokasi pupuk milik petani ke luar daerah.

Triyadi IsworoAsrul Septian MalikbyTriyadi IsworoandAsrul Septian Malik
07/01/26 - 15:00
in Hukum, Iklan Pengumuman, Kriminal, Lampung
A A
Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Lampung gelar ekspose penetapan tiga orang tersangka dalam kasus penyelewengan distribusi pupuk bersubsidi wilayah Lampung Tengah, Rabu, 7 Januari 2026. (Foto: Lampost.co / Asrul Septian Malik)

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Lampung gelar ekspose penetapan tiga orang tersangka dalam kasus penyelewengan distribusi pupuk bersubsidi wilayah Lampung Tengah, Rabu, 7 Januari 2026. (Foto: Lampost.co / Asrul Septian Malik)

ADVERTISEMENT

Bandar Lampung (Lampost.co) – Tiga orang tersangka dalam kasus penyelewengan distribusi pupuk bersubsidi wilayah Lampung Tengah. Penetapan mafia pupuk tersebut oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Lampung. Ketiganya tertangkap setelah terbukti mengalihkan alokasi pupuk milik petani ke luar daerah.

Sementara ketiga tersangka berinisial RTH, SP, dan S. Mereka merupakan warga Lampung Tengah yang memiliki peran berbeda dalam rantai distribusi ilegal tersebut.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung, Kombes Dery Agung Wijaya mengatakan. Praktek mafia pupuk bersubsidi wilayah Lampung Tengah yang terungkap ternyata telah berlangsung selama hampir satu tahun.

Kemudian dalam kurun waktu tersebut, para pelaku telah menjual ratusan ton pupuk ke berbagai provinsi di Sumatera.

Selanjutnya Dery Agung Wijaya menyebutkan, berdasarkan hasil pemeriksaan. Para tersangka mengaku telah menjalankan aksi ilegal ini sejak Februari 2025 hingga akhirnya tertangkap pada awal Januari 2026. Dalam periode tersebut, tercatat setidaknya ada lima kali pengiriman besar yang mereka lakukan.

“Total pupuk yang sudah terselewengkan mencapai lebih dari 1.800 karung atau setara 100 ton. Akibat perbuatan para tersangka, negara mengalami kerugian materil sebesar hingga Rp500 juta,” ujar Derry, Rabu, 7 Januari 2026

Kemudian ironisnya, pupuk yang seharusnya untuk petani Lampung Tengah tersebut justru dikirim hingga ke luar daerah. Informasi dari masyarakat menyebutkan adanya alokasi pupuk yang menyeberang ke Tulang Bawang. Bahkan, Sumatera Selatan, Bengkulu, Jambi, hingga Bangka Belitung.

“Pengungkapan ini berawal dari laporan warga yang curiga melihat pupuk subsidi Lampung Tengah justru dibawa keluar daerah. Kami masih mendalami ke mana saja aliran 100 ton pupuk tersebut terjual selama setahun terakhir,” katanya.

Saat ini, ketiga tersangka yakni RTH, SP, dan S masih menjalani pemeriksaan intensif pada Mapolda Lampung. Polisi berkomitmen akan mengusut tuntas hingga ke level penadah. Guna memastikan ketersediaan pupuk bagi petani Lampung tidak terganggu oleh ulah oknum tidak bertanggung jawab.

Tags: alokasi pupukbangka belitungDirektorat Reserse Kriminal KhususDirektur Reserse Kriminal Khusus Polda Lampungdistribusi ilegalDitreskrimsusHUKUMkebutuhan pokokkios pengecer resmiKombes Dery Agung WijayaKRIMINALLAMPUNGLampung TengahMafia Pupukpenyelewengan distribusi pupuk bersubsidiPETANIPolda Bangka Belitungpolda lampungpupukPupuk SubsidiRDKKRencana Definitif Kebutuhan KelompoksembakoTERSANGKA
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Awan menyelimuti wilayah Tugu Adipura Bandar Lampung. BMKG Lampung memperkirakan cuaca di wilayah Lampung cerah berawan berpotensi hujan. (Foto: Lampost.co / Triyadi Isworo)

Senin, 16 Maret 2026, Lampung Cerah Berawan Berpotensi Hujan

byTriyadi Isworo
16/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan prakiraan cuaca harian. Senin, 16 Maret 2026, cuaca Provinsi...

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi peningkatan cuaca ekstrem sebagian wilayah Indonesia. Dok BMKG

Mudik Lebaran, Waspadai Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah

byTriyadi Isworo
16/03/2026

Bandar Lampung (Lampost co) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan pembaruan informasi cuaca selama periode awal mudik Lebaran....

81.797 Penumpang Diprediksi Gunakan Bandara Radin Inten II di Periode Lebaran

81.797 Penumpang Diprediksi Gunakan Bandara Radin Inten II di Periode Lebaran

byRicky Marlyand1 others
15/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pengelola Bandara Radin Inten II Lampung memprediksi pergerakan penumpang di bandara itu selama periode Angkutan Lebaran...

Berita Terbaru

pelangi di mars
Hiburan

Pelangi di Mars: Revolusi Film Fiksi Ilmiah Animasi Indonesia 2026

byNana Hasan
16/03/2026

Jakarta (Lampost.ct.co) - Industri sinema tanah air siap menyambut kehadiran film fiksi ilmiah ambisius berjudul Pelangi di Mars. Film karya...

Read moreDetails
Ustaz Solmed

Klarifikasi Ustaz Solmed Soal Inisial SAM: Nama Saya Saleh Mahmud Munawir

16/03/2026
Final Destination

Sinopsis Final Destination 5: Misteri Prekuel dan Tragedi Jembatan North Bay

16/03/2026
Hoppers

Sinopsis Film Hoppers: Misi Rahasia Mabel Tanaka Jadi Berang-berang Robot

16/03/2026
Awan menyelimuti wilayah Tugu Adipura Bandar Lampung. BMKG Lampung memperkirakan cuaca di wilayah Lampung cerah berawan berpotensi hujan. (Foto: Lampost.co / Triyadi Isworo)

Senin, 16 Maret 2026, Lampung Cerah Berawan Berpotensi Hujan

16/03/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.