Braga (Lampost.co)–Duel sengit tersaji di Estadio Municipal de Braga saat tuan rumah SC Braga menjamu wakil Spanyol, Real Betis, dalam laga leg pertama perempat final Liga Europa 2025/2026, Rabu (8/4/2026) malam WIB. Pertandingan yang diwarnai jual beli serangan ini berakhir tanpa pemenang setelah kedua tim bermain imbang dengan skor 1-1.
Hasil ini membuat peta persaingan untuk memperebutkan satu tiket ke babak semifinal masih terbuka sangat lebar. Keuntungan kini sedikit bergeser ke arah Real Betis yang akan bertindak sebagai tuan rumah pada leg kedua di Sevilla pekan depan.
Kejutan Awal lewat Gol Estetik Florian Grillitsch
Braga yang mendapat dukungan ribuan suporter fanatiknya langsung tancap gas sejak menit awal. Laga baru berjalan lima menit, publik tuan rumah langsung bersorak kegirangan. Berawal dari penetrasi cerdik Diego Rodrigo, ia melepaskan umpan presisi yang bersambut dengan tendangan tumit (backheel) berkelas Florian Grillitsch.
Bola sepakan artistik Grillitsch tersebut meluncur mulus ke gawang Betis tanpa mampu kiper Pau Lopez halau. Gol cepat ini membawa Braga unggul 1-0 dan meningkatkan rasa percaya diri para pemain asuhan pelatih Braga. Sepanjang babak pertama, Braga tampil lebih dominan dan terus mengurung pertahanan tim tamu.
Real Betis bukan tanpa perlawanan. Pada menit ke-24, bek senior Marc Bartra hampir saja menyamakan kedudukan melalui sundulan maut memanfaatkan umpan tendangan bebas Marc Roca.
Sayangnya, dewi fortuna belum memihak tim tamu karena bola hanya membentur tiang gawang. Sebelum turun minum, kiper Braga Lukas Hornicek melakukan penyelamatan heroik dengan menepis sundulan jarak dekat Cucho Hernandez.
Respons Real Betis dan Penalti Cucho Hernandez
Memasuki babak kedua, pelatih Real Betis mengubah strategi dengan memasukkan Antony untuk menambah daya gedor di lini serang. Meski mendapat tekanan, Braga sempat mengancam lewat tembakan jarak jauh Grillitsch yang memaksa Pau Lopez melakukan penyelamatan gemilang.
Momen krusial bagi Real Betis akhirnya datang pada menit ke-60. Pemain Braga, Jean-Baptiste Gorby, melakukan pelanggaran ceroboh terhadap Abde Ezzalzouli di dalam kotak terlarang.
Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih. Cucho Hernandez yang maju sebagai algojo menjalankan tugas dengan sangat dingin. Ia mengarahkan bola ke sudut kiri gawang yang mengecoh Lukas Hornicek untuk mengubah skor menjadi 1-1.
Di sisa waktu pertandingan, intensitas permainan sedikit menurun. Kedua tim tampak bermain lebih berhati-hati guna menghindari kekalahan yang bisa berakibat fatal. Hingga peluit panjang berbunyi, skor imbang 1-1 tetap bertahan.
Duel penentuan segera berlanjut di markas Real Betis pada Kamis (16/4/2026) pekan depan, di mana kedua tim wajib meraih kemenangan untuk terus melaju di kompetisi kasta kedua Eropa ini.
Susunan Pemain
Braga (3-4-3): Hornicek; Gómez, Lagerbielke, Niakaté, Arrey-Mbi; Rodrigues (Moutinho 18), Gorby, Grillitsch (Demir Ege Tıknaz 84); Martínez (Dorgeles 77), Pau Victor (Gabriel Moscardo 84), Horta (Fran Navarro 77).
Real Betis (4-2-3-1): Pau Lopez; Aitor Ruibal, Bartra, Natan, Rodríguez; Fidalgo (Sergi Altimira 62), Amrabat (Antony 46), Marc Roca (Deossa 62); Fornals, Cucho Hernández (Chimy Avila 82), Abde Ezzalzouli (Riquelme 77).








