Jakarta (Lampost.co) — Indonesia sebagai tuan rumah Piala ASEAN U-23 2025 yang akan berlangsung pada 15 Juli mendatang, berambisi menjadi juara di ajang tersebut. Perimbangan dua striker Timnas Indonesia U-23 pilihan pelatih Gerald Vanenburg untuk ajang tersebut sangat layak dibedah.
Poin Penting:
-
Sebagai tuan rumah, tekanan besar bagi Timnas Indonesia U-23 untuk meraih gelar juara.
-
Timnas Indonesia U-23 memiliki potensi besar dengan kombinasi pemain muda berbakat.
-
Hokky Caraka dan Jens Raven akan menjadi duet penyerang utama Timnas U-23.
Skuad Garuda Muda arahan pelatih kepala Gerald Vanenburg telah memulai pemusatan latihan di Jakarta sejak 22 Juni 2025. Harapannya dengan persiapan yang matang bisa tampil maksimal di turnamen yang berlangsung hingga 29 Juli tersebut.
Piala AFF U-23 2025: Persaingan Sengit di Grup A
Grup A yang dihuni oleh Indonesia, Malaysia, Filipina, dan Brunei Darussalam, diyakini akan menyajikan persaingan yang ketat. Menjadi tuan rumah, Indonesia harus memenuhi ekspektasi tinggi dan berusaha keluar sebagai juara. Turnamen akan menjadi panggung sangat penting bagi para pemain muda Indonesia menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Baca juga: Pemusatan Latihan Timnas Indonesia U-23 Sisakan 28 Pemain
Dalam rangka mempersiapkan tim terbaik, Vanenburg memanggil 30 pemain untuk mengikuti pemusatan latihan intensif. Fokus utama Vanenburg adalah menyusun tim yang solid dan siap bersaing dengan tim-tim kuat dari Asia Tenggara.
Delapan Pemain Depan, Dua Striker Jadi Andalan
Timnas Indonesia U-23 telah memanggil delapan pemain yang akan ditempatkan di lini depan. Delapan pemain ini terdiri dari enam pemain sayap dan dua striker murni yang akan menjadi tumpuan di lini serang Timnas Indonesia U-23. Mereka yang akan mengisi lini depan, yakni Althaf Indie, Dominikus Dion, Victor Dethan, Firman Juliansyah, Rahmat Arjuna, dan Ahmad Wadil.
Dua penyerang murni yang menjadi pilihan Vanenburg, Hokky Caraka dan Jens Raven, justru yang akan menjadi perhatian utama untuk menjadi ujung tombak Garuda Muda. Kedua pemain ini memiliki latar belakang dan pengalaman yang berbeda, namun harapannya mereka dapat memberikan kontribusi besar bagi tim.
Hokky Caraka: Pengalaman Menjanjikan
Hokky Caraka, yang baru berusia 20 tahun, sudah memiliki pengalaman berharga bersama Timnas Indonesia. Bahkan, dia pernah mendapat panggilan pelatih sebelumnya, Shin Tae-yong, memperkuat timnas senior. Sebelumnya, dia juga sempat mencicipi memperkuat timnas berbagai kelompok umur. Namun, Hokky tidak lagi mendapat panggilan ke timnas senior sejak pelatih berganti ke Patrick Kluivert.
Meski demikian, performa Hokky di level klub cukup menjanjikan. Walaupun belum menjadi starter reguler PSS Sleman di Liga 1 musim 2024/2025, dia memberikan kontribusi signifikan. Tiga gol dan satu assist menjadi sumbangan Hokky dalam 27 penampilan sepanjang musim bersama PSS Sleman. Di timns senior memiliki 10 penampilan dan bersama Timnas U-23 mencatat 4 caps dengan mencetak satu gol. Harapannya, dia menjadi pemain kunci di lini depan Timnas U-23 untuk meraih prestasi terbaik di Piala AFF U-23 2025.
Jens Raven: Penyerang Muda Tangguh
Sementara itu, atmosfer timnas senior belum pernah Jens Raven rasakan. Meski demikian, di usinya yang baru 19 tahun, Jens Raven sudah menunjukkan sebagai pemain muda penuh bakat.
Raven juga sebelumnya sempat membela skuad Timnas Indonesia U-19 dan U-20. Bahkan, saat membela Timnas U-19 membawanya menjadi juara Piala AFF U-19 2024. Selain itu, ia juga tampil di Maurice Revello 2024 dan Piala Asia U-20 2025.
Di level klub, Jens Raven bermain untuk FC Dordrecht U-21 di Belanda. Dia mencatatkan 20 penampilan dan mencetak enam gol sepanjang musim. Dengan pengalaman di Eropa dan kemampuan mencetak gol yang tajam, Raven bisa menjadi pemain yang sangat berbahaya di lini serang Timnas U-23.