Bandar Lampung (Lampost.co) — Indonesia meraih hasil positif di laga awal Piala AFF 2024 Grup B dengan mengalahkan tuan rumah Myanmar, Senin, 9 Desember 2024, menjadi modal penting menghadapi Laos di laga kedua di Stadion Manahan, Solo, Kamis, 12 Desember 2024. Berdasarkan data statistik Timnas Garuda selalu unggul dari lawannya tersebut.
Sepanjang gelaran Piala AFF sejak 1996 kedua negara telah bertemu tujuh kali. Indonesia memenangkan enam laga di antaranya dengan sekali berakhir imbang.
Lumbung Gol
Laos menjadi salah satu tim yang menjadi lumbung gol bagi pasukan Merah Putih. Dalam tujuh pertemuan, Indonesia menggelontorkan 32 gol berbanding enam gol yang bersarang di gawang tim Merah Putih.
Baca juga: Arkhan Kaka Jadi Pemain Termuda Saat Debut di Timnas Indonesia
Kemenangan terbesar Indonesia atas Laos dengan skor 6-0. Kedua kemenangan terjadi pada gelaran Piala AFF 2004 dan 2010.
Selain di Piala AFF, kedua kesebelasan juga pernah bertemu di sejumlah ajang lainnya. Pertemuan pertama terjadi di ajang Kings Cup di Thailand pada 1969, saat itu Timnas Garuda menang 3-0.
Kemenangan selanjutnya Timnas Garuda terjadi dalam turnamen Jakarta Trophy pada 1972 dengan skor 5-1. Kedua tim kembali bertemu di ajang SEA Games 1997 yang berlangsung di Jakarta yang berakhir 5-2 untuk kemenangan tim Merah Putih.
Unggul Kualitas
Dari hasil beberapa pertemuan sebelumnya itu menunjukkan kualitas Timnas Indonesia cukup jauh dari Laos. Begitu juga dalam peringkat di daftar FIFA sangat jomplang, di mana Indonesia ada di peringkat ke-124, sedangkan Laos ada di posisi ke-186.
Keunggulan bagi pasukan Shin Tae-yong bertambah karena bertanding di hadapan ribuan pendukung di Stadion Manahan, Solo, menjadi venue pertandingan. Dukungan tentunya akan menambah motivasi seluruh tim untuk memberikan hasil terbaik.