Jakarta (Lampost.co) — Simone Inzaghi secara resmi meninggalkan Inter Milan sebagai pelatih. Inter Milan mengumumkan kepergian Inzaghi usai sang pelatih mengadakan pertemuan dengan petinggi Inter di markas tim, Selasa, 3 Juni 2025.
- Inter Milan menuntaskan musim ini tanpa trofi.
- Inzaghi kabarnya akan menerima pinangan Al Hilal.
- Inter kabarnya mengincar Cesc Fabregas atau Roberto De Zerbi.
“Klub dan Simone Inzaghi memutuskan berpisah. Keputusan ini diambil atas kesepakatan bersama setelah pertemuan beberapa menit lalu,” kata pernyataan Inter di situs resmi klub.
“Kiprah Inzaghi di Inter akan selalu di ingat oleh fans, pemain, manajer, dan para pegawai, sebagai sosok yang punya semangat luar biasa, profesional, dan berdedikasi.”
Baca Juga:
PSG Raih Trofi Liga Champions Perdana Usai Libas Inter Milan 5-0
Kepergian Inzaghi kabarnya karena merasa tidak lagi mendapat dukungan dari manajemen untuk membentuk tim tangguh agar bisa bersaing.
Sementara itu, Inter menuntaskan musim ini tanpa trofi usai kalah 0-5 dari Paris Saint-Germain (PSG) di final Liga Champions.
Al Hilal
Setelah meninggalkan Inter, Inzaghi kabarnya akan menerima pinangan Al Hilal. Klub asal Arab Saudi itu kabarnya akan memberikan kontrak dua tahun dengan gaji fantastis 30 juta euro per musim atau sekitar Rp557 miliar.
Inzaghi akan resmi menandatangani kontrak dengan Al Hilal dalam waktu dekat. Hal ini agar bisa memimpin tim saat mengikuti Piala Dunia Antarklub 2025 pertengahan bulan ini. Inzaghi akan memimpin Al Hilal menghadapi Real Madrid pada Juni.
Sementara itu, Inter kabarnya mengincar Cesc Fabregas atau Roberto De Zerbi sebagai pengganti Inzaghi.
Selama menangani Inter sejak 2021, Inzaghi berhasil meraih satu gelar Serie A, dua Coppa Italia, tiga Piala Super Italia, dan dua kali finalis Liga Champions.