• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Rabu, 14/01/2026 16:28
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Teknologi

12 Aplikasi Android Bisa Sadap Chat WhatsApp

Kesadaran pengguna dalam memilih aplikasi dan mengelola izin menjadi kunci utama menjaga privasi digital di era serba terhubung ini.

Denny ZYbyDenny ZY
14/01/26 - 11:44
in Teknologi
A A
aplikasi sadap WhatsApp

Bandar Lampung (Lampost.co) — Peneliti keamanan siber kembali mengingatkan pengguna Android agar waspada terhadap sejumlah aplikasi berbahaya yang berpotensi membaca chat WhatsApp secara diam-diam. Aplikasi-aplikasi ini disebut mampu menyusup ke ponsel dan mengakses percakapan pribadi, meski WhatsApp telah menerapkan sistem enkripsi end-to-end.

Peringatan ini bukan sekadar isu. Temuan terbaru dari ESET, perusahaan keamanan siber global, mengungkap adanya aplikasi Android yang mengandung komponen berbahaya dan berisiko tinggi terhadap privasi pengguna.

Aplikasi Android Ini Bisa Intip Chat WhatsApp

Menurut laporan ESET, sejumlah aplikasi tersebut membawa Remote Access Trojan (RAT), jenis malware yang mampu mengeksploitasi izin perangkat. Dengan RAT, pihak ketiga bisa mengakses data sensitif, mulai dari log panggilan, daftar kontak, hingga isi percakapan yang seharusnya terenkripsi.

Yang membuat ancaman ini berbahaya, aplikasi-aplikasi tersebut sering menyamar sebagai aplikasi chat atau alat komunikasi biasa. Tampilan dan fungsinya terlihat normal, sehingga pengguna tidak menyadari bahwa aktivitas ponsel mereka sedang diawasi di latar belakang.

Bahaya RAT: Dari Chat hingga Kontrol Ponsel

Jika aplikasi berisi RAT tetap terpasang, risikonya tidak main-main. Pakar keamanan menyebut malware jenis ini dapat memberi akses jarak jauh penuh kepada pengendalinya, termasuk ke kamera, mikrofon, penyimpanan, hingga fungsi sistem tertentu.

Artinya, bukan hanya chat WhatsApp yang terancam, tetapi juga data pribadi lain yang tersimpan di ponsel. Dalam skenario terburuk, perangkat bahkan bisa dikendalikan tanpa sepengetahuan pemiliknya.

Enkripsi WhatsApp Tetap Aman, Tapi…

WhatsApp memang menggunakan enkripsi end-to-end, sehingga pesan tidak bisa dibaca dari server. Namun, celah muncul ketika pengguna mengizinkan aplikasi pihak ketiga yang tidak terpercaya.

Aplikasi berbahaya kerap memanfaatkan permissions yang disetujui pengguna, seperti akses ke pesan, penyimpanan, atau aktivitas layar. Dengan cara ini, isi chat dapat dipantau sebelum atau sesudah pesan dienkripsi oleh sistem WhatsApp.

Daftar 12 Aplikasi Berbahaya yang Perlu Dihapus

Dikutip dari laporan Digital Trends, berikut 12 aplikasi Android yang teridentifikasi bermasalah dan disarankan untuk segera dihapus jika ada di ponsel Anda:

  1. YohooTalk

  2. TikTalk

  3. Privee Talk

  4. Meetme

  5. Nidus

  6. GlowChat

  7. Let’s Chat

  8. Quick Chat

  9. Rafaqat

  10. Chit Chat

  11. Hello Chat

  12. Wave Chat

Beberapa aplikasi tersebut tampak sederhana dan menarik, namun meminta izin akses yang tidak relevan dengan fungsinya.

Cara Mencegah Chat WhatsApp Disadap

Pakar keamanan digital menyarankan pengguna Android untuk melakukan langkah pencegahan berikut:

  • Rutin mengecek aplikasi yang terpasang dan menghapus aplikasi tidak dikenal

  • Mengunduh aplikasi hanya dari toko resmi seperti Google Play Store

  • Memeriksa dan mencabut izin aplikasi yang tidak relevan

  • Memperbarui sistem operasi dan aplikasi keamanan secara berkala

  • Menghindari aplikasi yang menjanjikan fitur tambahan mencurigakan

Langkah-langkah ini dinilai efektif untuk menekan risiko malware dan kebocoran data.

Ancaman Nyata di Balik Aplikasi Sehari-hari

Para ahli menegaskan, ancaman keamanan siber kini semakin canggih dan sering menyasar kelengahan pengguna. Banyak aplikasi berbahaya yang tampil normal di permukaan, namun aktif mengintai data di balik layar.

Kesimpulannya, penyadapan chat WhatsApp lebih sering terjadi karena aplikasi berbahaya di ponsel, bukan karena sistem WhatsApp dibobol. Kesadaran pengguna dalam memilih aplikasi dan mengelola izin menjadi kunci utama menjaga privasi digital di era serba terhubung ini.

Tags: android securityaplikasi berbahayakeamanan datakeamanan sibermalware mobileprivasi digitalWhatsapp
ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

Nvidia H200 Tiongkok

Nvidia Resmi Diizinkan Jual Chip AI H200 ke Tiongkok, Babak Baru Persaingan Teknologi

byDenny ZY
14/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Amerika Serikat akhirnya memberikan lampu hijau bagi Nvidia untuk kembali menjual chip kecerdasan buatan (Artificial...

subtitle otomatis CapCut

Cara Membuat Subtitle Otomatis di CapCut Praktis

byDenny ZY
14/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Subtitle kini bukan lagi sekadar pelengkap video. Di era media sosial, teks justru menjadi kunci agar...

kode redeem FF 14 Januari 2026

Kode Redeem FF 14 Januari 2026: Klaim Hadiah Gratis

byDenny ZY
14/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Garena kembali membagikan kode redeem Free Fire (FF) terbaru yang bisa diklaim hari ini, Rabu, 14...

Berita Terbaru

Pemprov Lampung dan BPKP Sepakati Penguatan Pengawasan Infrastruktur 2026
Lampung

Pemprov Lampung dan BPKP Sepakati Penguatan Pengawasan Infrastruktur 2026

byRicky Marlyand1 others
14/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Lampung menyepakati penguatan pengawasan...

Read moreDetails
Itera Dorong Insan Pers Awasi Ketat Proses Pilrek

Itera Dorong Insan Pers Awasi Ketat Proses Pilrek

14/01/2026
Itera Pastikan Pelaksanaan Pilrek Tanpa Kecurangan

Itera Pastikan Pelaksanaan Pilrek Tanpa Kecurangan

14/01/2026
Jadwal Lengkap Pemilihan Rektor Itera

Jadwal Lengkap Pemilihan Rektor Itera

14/01/2026
Mulai Penjaringan Rektor, Itera Cari Pemimpin ‘Bijak’

Mulai Penjaringan Rektor, Itera Cari Pemimpin ‘Bijak’

14/01/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.