Bandar Lampung (Lampost.co) — NVIDIA kembali jadi sorotan setelah munculnya bocoran Geekbench untuk chip N1X. Chip ini merupakan proyek ambisius berbasis ARM 20-core hasil kolaborasi NVIDIA dan MediaTek. Menariknya, skor benchmark menunjukkan performa CPU yang mengancam dominasi x86 serta GPU terintegrasi yang bisa menyaingi RTX 5070.
Bocoran ini pertama kali muncul di database Geekbench 6.2 dan 6.4 dan menjadi bahan pembicaraan hangat di komunitas hardware internasional.
Spesifikasi Bocoran NVIDIA N1X
Berdasarkan informasi dari Geekbench dan sumber teknologi, chip N1X memiliki spesifikasi sebagai berikut:
-
CPU: 20 core (10× Cortex‑X925 + 10× Cortex‑A725)
-
Clock dasar: 2,81 GHz, dengan estimasi boost hingga 4 GHz
-
Platform uji: Linux Ubuntu 24.04.1 & Windows AArch64
-
RAM sistem uji: 119–128 GB (shared memory)
-
TDP estimasi: 80–120 watt
Skor Geekbench: Mendekati Ryzen AI
Hasil Geekbench 6.2.2 menunjukkan:
-
Single-core: 3.096 poin
-
Multi-core: 18.837 poin
Skor ini membuat N1X setara atau sedikit lebih tinggi dibanding Ryzen AI 395HX dan mendekati Intel Ultra 9 285HX dalam performa multi-core. Ini menunjukkan bahwa NVIDIA serius menggarap CPU Arm desktop/laptop untuk menyaingi x86.
Performa GPU: 6.144 CUDA Core, Selevel RTX 5070?
Lebih mengejutkan lagi, bocoran benchmark GPU OpenCL pada Geekbench 6.4.0 mengungkap GPU terintegrasi dengan:
-
48 Streaming Multiprocessors (SM)
-
6.144 CUDA Cores (asumsi 128 CUDA/SM)
-
OpenCL Score: 46.361 poin
Jumlah core tersebut setara dengan GeForce RTX 5070, menjadikannya GPU terintegrasi paling kuat yang pernah diuji dalam SoC ARM.
Potensi: Chip Desktop ARM untuk Windows?
NVIDIA N1X mungkin versi umum dari chip AI GB200 dan GB10 Spark Superchip. Chip ini dirancang untuk digunakan pada perangkat Windows-on-ARM kelas atas, dan berpotensi tampil di CES 2026.
Dengan CPU Arm berperforma tinggi dan GPU terintegrasi sekelas mid-range discrete card, N1X bisa jadi batu loncatan penting dalam menjawab dominasi Intel dan AMD di laptop maupun desktop.
Respon Komunitas: Antusias, Tapi Waspada
Di Reddit dan forum teknologi, reaksi pengguna cukup positif, tapi tetap hati-hati. Sebagian besar menyebut ini sebagai engineering sample, artinya:
-
Performa final bisa berbeda setelah tuning
-
Clock GPU masih rendah (sekitar 1.048 MHz)
-
Driver dan firmware belum optimal
Meski begitu, kombinasi CPU 20-core + GPU sekelas RTX 5070 dalam satu chip bisa merevolusi pasar perangkat portabel dan AI workstation.
Ringkasan Bocoran NVIDIA N1X
Spesifikasi | Detail |
---|---|
CPU | 20-core ARM (X925 + A725) |
Single-Core Score | 3.096 (Geekbench 6.2) |
Multi-Core Score | 18.837 |
GPU | 48 SM (~6.144 CUDA Cores) |
OpenCL Score | 46.361 |
RAM | 128 GB shared |
TDP Estimasi | 80–120 W |
Target Platform | Windows-on-ARM, AI Desktop, Workstation |
Prediksi Rilis | Akhir 2025 – awal 2026 (CES 2026) |
Kesimpulan
Bocoran Geekbench NVIDIA N1X membuka peluang besar bagi masa depan chip ARM kelas desktop. Dengan performa CPU menyaingi Ryzen dan GPU setara RTX 5070, chip ini bisa menjadi gebrakan di tengah pasar prosesor dan grafis yang kompetitif.
Namun, karena ini masih versi engineering sample, kita perlu menunggu hasil final dan pengujian independen saat peluncuran resmi. Bila semua berjalan sesuai prediksi, N1X bisa menjadi penantang serius di ranah laptop premium, PC AI, dan sistem Windows-on-ARM.