• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Selasa, 20/01/2026 07:01
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Teknologi

DeepSeek: Ancaman Distilasi AI yang Mengguncang Industri Teknologi

DeepSeek merupakan perusahaan yang bergerak di bidang kecerdasan buatan, dengan fokus utama pada pengembangan chatbot dan model bahasa.

Denny ZYMedia IndonesiabyDenny ZYandMedia Indonesia
30/01/25 - 08:24
in Teknologi
A A
DeepSeek

DeepSeek. (Foto: Dok. MI)

Jakarta (Lampost.co) — Industri kecerdasan buatan (AI) tengah dihadapkan pada isu serius terkait teknik distilasi model. OpenAI bersama Microsoft sedang menyelidiki apakah DeepSeek, perusahaan rintisan asal Tiongkok, menggunakan teknik ini untuk meniru teknologi mereka. Tuduhan ini menggemparkan pasar, terutama setelah peluncuran chatbot terbaru DeepSeek yang langsung mendominasi toko aplikasi Apple.

Poin Penting:

  • Berpotensi melanggar hak kekayaan intelektual.

  • Tuduhan ini berdampak luas pada industri AI.

  • Investigasi OpenAI dan Microsoft masih berlangsung.

Apa Itu DeepSeek dan Mengapa Menjadi Sorotan?

DeepSeek merupakan perusahaan yang bergerak di bidang kecerdasan buatan, dengan fokus utama pada pengembangan chatbot dan model bahasa. Keunggulan mereka terletak pada efisiensi sumber daya, di mana mereka mengklaim dapat melatih model AI dengan biaya serta perangkat keras yang lebih rendah dibandingkan pesaingnya, seperti OpenAI dan Google.

Baca juga: DeepSeek AI: Inovasi Kecerdasan Buatan yang Mengancam Raksasa Teknologi Dunia

Namun, keberhasilan ini menimbulkan kecurigaan. OpenAI menduga bahwa DeepSeek menerapkan metode distilasi, yakni teknik yang memungkinkan model lebih kecil meniru kinerja model AI yang lebih besar. Jika dugaan ini benar, maka DeepSeek telah menggunakan teknologi OpenAI tanpa izin, yang berpotensi melanggar hak kekayaan intelektual.

Dampak Tuduhan Distilasi oleh DeepSeek terhadap Industri AI

Tuduhan terhadap DeepSeek bukan sekadar isu teknis, tetapi juga berdampak luas pada industri AI. Beberapa dampak yang telah terjadi di antaranya:

  1. Ketidakstabilan Pasar Teknologi
    Peluncuran chatbot DeepSeek mengguncang bursa saham teknologi, menyebabkan penurunan nilai hingga US$1 triliun di pasar AS.
  2. Ancaman Keamanan dan Etika
    Beberapa pihak, termasuk Angkatan Laut AS, telah melarang penggunaan aplikasi DeepSeek dengan alasan keamanan. Jika benar terjadi pencurian teknologi, maka ini menjadi preseden berbahaya bagi industri teknologi global.
  3. Peningkatan Regulasi terhadap AI
    Kasus ini mendorong pemerintah AS untuk meningkatkan regulasi terhadap pengembangan AI, terutama terkait keamanan data dan hak cipta teknologi.

Sikap OpenAI dan Tanggapan Pemerintah

CEO OpenAI, Sam Altman, awalnya menganggap keberadaan DeepSeek sebagai persaingan yang sehat. Namun, setelah menemukan indikasi distilasi, OpenAI mengambil langkah serius dengan melakukan penyelidikan.

Microsoft, sebagai mitra OpenAI, juga enggan memberikan komentar lebih lanjut. Sementara itu, Dewan Keamanan Nasional AS mulai menyelidiki dampak aplikasi asal Tiongkok tersebut terhadap ekosistem teknologi dan keamanan nasional.

Kesimpulan

Apakah DeepSeek benar-benar melakukan distilasi ilegal? Investigasi OpenAI dan Microsoft masih berlangsung. Namun, kasus ini menunjukkan pentingnya transparansi dan etika dalam pengembangan AI. Jika terbukti bersalah, DeepSeek bisa menghadapi konsekuensi hukum yang serius.

Industri kecerdasan buatan kini berada di titik kritis, di mana inovasi harus berjalan seiring dengan kepatuhan terhadap aturan. Ke depan, regulasi yang lebih ketat mungkin menjadi keniscayaan demi melindungi teknologi dan hak kekayaan intelektual.

Tags: aiDeepSeekDistilasi AIkeamanan dataKecerdasan BuatanOpenAITEKNOLOGI
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

judul berita menyesatkan

Google Perketat Peringkat Berita dengan Judul Menyesatkan

byDenny ZY
19/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Google dilaporkan mulai mengambil langkah tegas terhadap konten berita yang menggunakan judul menyesatkan, khususnya artikel prediksi...

cara update Roblox di laptop

Roblox Bermasalah di Laptop? Update Aplikasi Jadi Kunci

byDenny ZY
19/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Masalah Roblox yang sulit dibuka, loading terlalu lama, hingga gagal login masih sering dialami pemain di...

iPhone lipat Apple

iPhone Lipat Apple Disebut Hadir 2026, Touch ID Jadi Pilihan

byDenny ZY
19/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Apple dikabarkan tengah menyiapkan langkah besar pada 2026 dengan menghadirkan iPhone lipat pertamanya. Selain itu, Apple...

Berita Terbaru

Nampak cuaca Kota Bandar Lampung cerah berawan. Namun BMKG Provinsi Lampung tetap mengingatkan tetap waspada potensi hujan. (Foto: Lampost.co / Triyadi Isworo)
Cuaca

Selasa, 20 Januari 2026, Lampung Cerah Berawan Waspada Hujan

byTriyadi Isworo
20/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Provinsi Lampung menyampaikan prakiraan cuaca harian. Selasa, 20 Januari 2026,...

Read moreDetails
Ricky Harun

Dituding Karaoke Bersama LC, Ricky Harun Beri Respons Bijak di Media Sosial

19/01/2026
Lisa Blackpink

Lisa BLACKPINK Syuting Film Netflix ‘Tygo’ di Bandung, Lokasi Stone Garden Jadi Sorotan

19/01/2026
Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 10,63 kilogram. Dok Polda

Polda Lampung Amankan 10 Kg Sabu Asal Aceh Dikamuflasekan dengan Durian

19/01/2026
dr richard lee

Alasan dr. Richard Lee Batal Diperiksa sebagai Tersangka Kasus Perlindungan Konsumen

19/01/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.