Bandar Lampung (Lampost.co) — Selama hampir satu dekade, label Pro Max pada ekosistem Apple selalu identik dengan satu hal: daya tahan baterai yang tidak tertandingi. Namun, memasuki tahun 2026, hierarki tersebut terancam runtuh. Bocoran terbaru mengenai iPhone Fold menunjukkan bahwa Apple tidak hanya ingin membuat ponsel lipat yang estetik. Selain itu, Apple ingin membuat monster produktivitas dengan kapasitas daya yang melampaui iPhone 17 Pro Max.
Sudut pandang ini menarik, mengingat masalah utama ponsel lipat selama ini adalah borosnya daya akibat layar raksasa. Namun, Apple tampaknya memilih jalur ekstrem dengan membenamkan baterai berkapasitas 5.500 mAh pada iPhone Fold. Ini sebuah angka yang sebelumnya dianggap mustahil untuk perangkat foldable yang tipis.
Bukan Sekadar Kapasitas, Tapi Revolusi Material
Data teknis yang dihimpun tim teknologi Lampost.co menunjukkan bahwa pencapaian ini bukan hasil dari memperbesar ukuran fisik baterai secara kasar. Apple memanfaatkan teknologi Silicon-Carbon generasi ketiga. Material ini memiliki kepadatan energi 20 persen lebih tinggi dibandingkan lithium-ion konvensional yang digunakan pada iPhone 16 seri lama.
Dengan material ini, iPhone Fold mampu membawa daya 5.500 mAh dalam ruang yang lebih sempit. Kompartemen baterai iPhone 17 Pro Max hanya berkapasitas 5.088 mAh. Ini adalah pernyataan perang Apple terhadap batasan fisik ponsel lipat yang selama ini dihantui isu low-batt.
Efisiensi Chip A20 Pro dan Dual-Battery System
Rahasia lain di balik superioritas daya iPhone Fold terletak pada arsitektur internalnya. Apple menggunakan sistem baterai ganda (dual-cell) yang terbagi di kedua sisi engsel. Distribusi beban ini dikelola oleh pengontrol daya berbasis kecerdasan buatan (AI) yang terintegrasi dalam chip A20 Pro (fabrikasi 2nm TSMC).
Hasilnya? iPhone Fold diprediksi mampu memberikan waktu bicara hingga 35 jam atau pemutaran video nonstop selama 29 jam. Sebagai perbandingan, iPhone 17 Pro Max yang baru saja beredar di pasar Indonesia sejak akhir 2025 lalu, hanya mampu menyentuh angka 26 jam untuk pemutaran video.
Pergeseran Kasta: Apakah Pro Max Masih Relevan?
Munculnya rumor baterai raksasa ini menimbulkan pertanyaan besar bagi konsumen setia Apple di tahun 2026: Apakah masih layak membeli iPhone 17 Pro Max jika iPhone Fold menawarkan layar lebih lebar dan baterai lebih awet?
Meskipun iPhone 17 Pro Max tetap unggul dari sisi bobot yang lebih ringan dan harga yang lebih masuk akal (di kisaran Rp23-25 juta), iPhone Fold muncul sebagai simbol status baru bagi mereka yang menuntut performa tanpa kompromi. Selain itu, baterai yang sanggup bertahan dua hari penuh dalam sekali pengisian, membuat iPhone Fold bersiap menjadi raja baru dalam kasta tertinggi gadget Apple.
Bagi Anda yang merencanakan upgrade gadget di pertengahan hingga akhir tahun 2026, memantau perkembangan iPhone Fold adalah keharusan. Apple tidak lagi hanya sekadar ikut-ikutan tren ponsel lipat, mereka sedang mendefinisikan ulang standar daya tahan baterai industri mobile.








