• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Jumat, 06/03/2026 10:01
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Nasional

Kecepatan Internet Indonesia Tertinggal dari ASEAN

Indonesia masih menduduki peringkat terbawah dari pada negara-negara tetangga. Negara seperti Malaysia, Vietnam, dan bahkan Kamboja.

NurbyNur
14/05/25 - 12:40
in Nasional, Teknologi
A A
Optimalkan Jaringan Internet untuk Pendidikan di Desa Tertinggal

(dok. pixabay.com)

Jakarta (Lampost.co)–– Koneksi internet Indonesia mengalami peningkatan pada Maret 2025. Terutama di sektor mobile internet. Namun, jika dibandingkan dengan negara-negara lain di kawasan Asia Tenggara.

Indonesia masih harus berjuang keras untuk mengejar ketertinggalan, baik dalam kecepatan akses maupun peringkat global.

Berdasarkan laporan Speedtest Global Index yang dirilis oleh Ookla pada Maret 2025. kecepatan unduhan (download) internet seluler Indonesia mencapai 40,37 Mbps. Capaian ini menunjukkan perbaikan dibanding bulan sebelumnya, yang membuat Indonesia naik dua peringkat ke posisi 83 dari 102 negara dalam kategori mobile internet.

Masih Jadi Juru Kunci di Asia Tenggara

Meski mengalami peningkatan, posisi Indonesia di Asia Tenggara belum membaik secara signifikan. Bahkan, Indonesia masih menduduki peringkat terbawah dari pada negara-negara tetangga. Negara seperti Malaysia, Vietnam, dan bahkan Kamboja.

Yang sebelumnya dianggap memiliki infrastruktur digital yang belum merata. Kini justru unggul dari Indonesia dalam hal kecepatan mobile internet.

Berikut perbandingan peringkat kecepatan mobile internet di Asia Tenggara (Maret 2025):

Negara Kecepatan (Mbps) Peringkat Global

Malaysia 169,04 13
Singapura 164,20 15
Vietnam 150,43 18
Thailand 103,49 40
Filipina 60,11 63
Kamboja 49,54 74
Laos 43,20 81
Indonesia 40,37 83

Kecepatan rata-rata mobile internet secara global berada di angka 91,50 Mbps untuk download, 13,62 Mbps untuk upload, dan latensi rata-rata 25 ms. Artinya, performa internet seluler Indonesia masih berada jauh di bawah rata-rata global.

Fixed Broadband Indonesia Masih Tertinggal Jauh

Tidak hanya di sektor seluler, kondisi kecepatan internet tetap (fixed broadband) di Indonesia juga masih belum menggembirakan.

Laporan Speedtest menunjukkan bahwa kecepatan fixed broadband di Indonesia pada Maret 2025 hanya mencapai 33,51 Mbps. Menempatkan negara ini di peringkat 123 dari 154 negara yang disurvei.

Lebih memprihatinkan lagi, Indonesia juga berada di posisi paling rendah dalam lingkup Asia Tenggara. Kalah dari negara-negara seperti Laos, Kamboja, dan Brunei Darussalam.

Berikut perbandingan peringkat fixed broadband di Asia Tenggara (Maret 2025):

Negara Kecepatan (Mbps) Peringkat Global
Singapura 357,52 1
Thailand 242,03 13
Vietnam 166,99 36
Malaysia 144,60 42
Filipina 101,73 53
Brunei Darussalam 79,25 85
Kamboja 47,28 109
Laos 39,73 115
Indonesia 33,51 123

Sebagai perbandingan, rata-rata global untuk fixed broadband saat ini berada di 99,92 Mbps untuk download, 54,66 Mbps untuk upload, dan latensi rata-rata hanya 8 ms.

Apa Penyebab Ketertinggalan?

Beragam faktor diduga menjadi penyebab lambannya peningkatan kualitas internet di Indonesia, antara lain:

Pemerataan Infrastruktur
Banyak wilayah di Indonesia, terutama di daerah terpencil dan luar pulau Jawa, masih belum memiliki infrastruktur jaringan yang memadai.

Hal ini berdampak langsung pada kecepatan dan stabilitas koneksi internet.

Kapasitas Bandwidth dan Teknologi

Pemanfaatan teknologi terbaru seperti 5G masih terbatas dan belum terdistribusi merata. Sementara itu, kapasitas bandwidth di banyak daerah masih belum mampu mengimbangi pertumbuhan jumlah pengguna internet.

Tantangan Topografi dan Kepulauan

Karakter geografis Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau menyulitkan proses pembangunan infrastruktur fiber optik dan jaringan backbone.

 

Tags: internetKabel OptikKapasitas Bandwidthkecepatan internet RITEKNOLOGI
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Ketika Timur Tengah Terbakar, Bagaimana Model Ketahanan Ekonomi Indonesia? 

Ketika Timur Tengah Terbakar, Bagaimana Model Ketahanan Ekonomi Indonesia? 

byMustaan
05/03/2026

Hasan Ashari (Mahasiswa Program Doktor Perbanas Institute) Ketika konflik kembali memanas di Timur Tengah, dunia kembali menyadari betapa rapuhnya stabilitas...

Spesifikasi Harga OPPO A6s

Spesifikasi dan Harga OPPO A6s Meluncur 6 Maret 2026

byEffran
05/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pasar smartphone Indonesia kembali memanas. OPPO Indonesia memastikan kehadiran perangkat terbaru dari lini A Series, yakni...

ROG Strix B850-F Gaming WiFi7 Neo

Review ROG Strix B850-F Gaming WiFi7 Neo: Motherboard AM5 Terbaik 2026

byDenny ZY
05/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Memasuki kuartal pertama tahun 2026, ASUS kembali menggebrak pasar komponen PC dengan meluncurkan lini terbaru mereka,...

Berita Terbaru

Gubernur Lampung Ajak Umat Muslim Tunaikan Zakat Fitrah
Lampung

Lampung Segera Miliki Fasilitas Pengering di 500 Desa

byDelima Napitupulu
06/03/2026

Bandar Lampung (lampost.co)--Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung meluncurkan inisiatif ambisius melalui Program Desaku Maju. Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal merancang pembangunan...

Read moreDetails
El Rumi dan Syifa Hadju

El Rumi dan Syifa Hadju Menikah April 2026, Ahmad Dhani Bocorkan Persiapannya

06/03/2026
Isyana Sarasvati dan suami

Isyana Sarasvati Terseret Isu Satanisme, Rayhan Maditra Singgung Fitnah Ramadan

06/03/2026
BTS Album ARIRANG

Album ARIRANG BTS Segera Rilis, Diplo Minta ARMY Bersikap Ramah

06/03/2026
Waspada cuaca buruk hujan mengguyur wilayah Provinsi Lampung. (Foto: Lampost.co / Triyadi Isworo)

Jumat, 6 Maret 2026, Lampung Diguyur Hujan, Ini Daerah Terdampak

06/03/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.