Jakarta (Lampost.co) — Putra asal Lampung, Brigjen Pol Hengki Haryadi, resmi menjabat Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Riau. Ini merupakan bagian dari mutasi besar yang Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo lakukan pada pertengahan Desember 2025.
Mutasi yang tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2781/XII/KEP./2025 efektif berlaku sejak 15 Desember 2025. Selain pengisian posisi baru Wakapolda Riau, mutasi ini juga mencakup penunjukan satu Kapolda. Ada juga enam wakapolda lainnya di berbagai wilayah Indonesia sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan penguatan kinerja Polri.
Brigjen Pol Hengki Haryadi sebelumnya menjabat pejabat senior di lingkungan Mabes Polri. Kini, dia mendapat amanah baru sebagai Wakapolda Riau. Pengangkatan putra Lampung ini mendapat sambutan positif dari kalangan masyarakat di daerah asalnya. Hal ini karena jabatan strategis tersebut menempatkannya dalam posisi penting. Ia berperan terkait penyelenggaraan keamanan di salah satu provinsi besar di Pulau Sumatera.
Selain Wakapolda Riau, mutasi Polri menunjuk beberapa perwira tinggi sebagai Wakil Kepala Kepolisian Daerah lain. Mereka di antaranya adalah Wakapolda Kepulauan Bangka Belitung, Wakapolda Sumatera Selatan, Wakapolda Sumatera Utara, Wakapolda Kalimantan Timur, Wakapolda Kalimantan Tengah, dan Wakapolda Papua Barat.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan bahwa mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari manajemen sumber daya manusia di tubuh Polri. Tujuan dari ini adalah memperkuat fungsi organisasi dan meningkatkan profesionalisme. Selain itu juga menjawab dinamika tugas yang semakin kompleks di era modern.
Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, mengatakan mutasi tersebut sebagai bagian dari pembinaan karier sekaligus kebutuhan organisasi. “Mutasi merupakan hal yang wajar dalam organisasi Polri. Selain sebagai bentuk pembinaan karier, ini juga untuk meningkatkan profesionalisme serta optimalisasi pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Peran Brigjen Hengki Haryadi di Riau
Sebagai Wakapolda Riau, Brigjen Pol Hengki Haryadi akan membantu Kapolda dalam sejumlah program prioritas. Ini termasuk pengendalian keamanan masyarakat, pemberantasan narkotika, hingga penanganan gangguan keamanan siber dan radikalisme. Jabatan ini juga memperlihatkan kepercayaan pimpinan Polri terhadap kapabilitas putra Lampung. Dia diharapkan mampu menghadapi tantangan tugas di wilayah yang memiliki karakter sosial dan demografis berbeda dari wilayah asalnya.
Sebelumnya, mutasi ini juga terhadap sejumlah pejabat senior lain. Misalnya, beberapa wakapolda yang dipromosikan ke posisi baru atau dialihkan ke fungsi strategis di Mabes Polri. Perubahan tersebut menunjukkan upaya Polri menyiapkan kepemimpinan yang adaptif dan responsif terhadap perubahan sosial di berbagai daerah.








