Bandar Lampung (Lampost.co) — Rencana penutupan akses di Jalan RA Basyid, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, mulai berdampak pada aktivitas masyarakat yang sehari-hari melintasi jalur tersebut.
Sejumlah warga kini mulai mencari jalur alternatif menyusul rencana penutupan jalan pada 2 April 2026. Penutupan dilakukan di area Jembatan Pendem yang mengalami kerusakan parah dan membahayakan pengguna jalan.
Salah satu warga, Mus, mengaku mendukung rencana perbaikan tersebut meski harus menempuh jalur yang lebih jauh. Menurutnya, kondisi jalan yang ambles cukup dalam dan sangat berisiko, terutama saat malam hari.
“Senang sih akhirnya mau diperbaiki, karena jalannya sudah ambles parah dan dalam, apalagi kalau malam bahaya sekali,” ujarnya.
Baca Juga:
Jalan RA Basyid Rusak, Akses Jalan Ditutup Sementara
Memutar Arah
Mus juga mengaku harus memutar arah melalui kawasan Pasar Jatimulyo untuk beraktivitas sehari-hari. Rute tersebut dinilai lebih jauh dari pada jalur biasanya.
“Sekarang harus muter lewat Pasar Jatimulyo, jadi agak jauh,” tambahnya.
Kerusakan pada Jalan RA Basyid diketahui berada di titik gorong-gorong atau drainase yang terletak di perbatasan Desa Fajar Baru dan Karang Sari.
Amblesnya badan jalan di lokasi tersebut mendorong pemerintah setempat untuk menutup sementara akses demi menjaga keselamatan pengguna jalan.
Masyarakat agar memanfaatkan jalur alternatif selama proses perbaikan berlangsung hingga akses tersebut kembali dapat berfungsi secara normal.
(Intan Tyas/Magang)








