Bandar Lampung (Lampost.co) – Lampung Post menerima kunjungan akademik dari mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Ogan Komering Ilir (OKI), Kayuagung, Sumatera Selatan, pada Jumat, 12 Desember 2025. Kegiatan studi lapangan tersebut menjadi bagian dari implementasi pembelajaran mata kuliah Penyuntingan dan Kehumasan.
Rombongan mahasiswa diterima oleh Kepala Divisi Pemberitaan Lampung Post, Musta’an Basran, serta Manager Aktivasi Lampung Post, Wiji Sukamto. Sementara itu, kunjungan didampingi oleh para dosen FKIP Universitas Islam OKI, yakni Novi Santi, Alia, dan Iin Parlina.
Dalam sesi pengarahan, Musta’an Basran menjelaskan proses kerja redaksi Lampung Post, mulai dari perencanaan liputan, teknik verifikasi fakta, penyusunan naskah berita, hingga manajemen distribusi konten di berbagai platform. Ia menegaskan bahwa kemampuan literasi media menjadi kompetensi penting yang harus dimiliki generasi muda, terutama mahasiswa yang mempelajari bahasa dan komunikasi.
Menurutnya, mahasiswa tidak hanya memiliki peluang berkarier sebagai pendidik. Tetapi juga terbuka untuk memasuki profesi jurnalis, penulis konten, editor, hingga praktisi kehumasan.
“Dengan semakin pesatnya perkembangan ekosistem digital, kebutuhan terhadap tenaga profesional yang memahami teknik penyuntingan dan manajemen informasi kian meningkat,” katanya.
Kunjungan tersebut juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk melihat langsung bagaimana media modern mengintegrasikan produksi berita cetak, online, dan audiovisual dalam satu alur kerja terpadu. Manager Aktivasi, Wiji Sukamto, memaparkan strategi pemanfaatan media sosial, aktivasi digital. Juga penguatan brand Lampung Post di tengah persaingan industri media yang semakin ketat.
Para mahasiswa juga diajak berdiskusi mengenai tantangan industri pers. Tantangan itu termasuk hoaks, perubahan pola konsumsi informasi, serta tuntutan jurnalisme berkualitas di era digital. Diskusi berjalan interaktif, dengan sejumlah mahasiswa mengajukan pertanyaan seputar teknik penyuntingan, etika pemberitaan, serta peluang kerja di sektor media.
Dosen pendamping, Novi Santi, menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan Lampung Post. Ia menilai kunjungan ini memberikan pengalaman praktis bagi mahasiswa yang selama ini belajar teori di ruang kelas. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan mampu memperluas wawasan mengenai profesi media, komunikasi publik, dan pengelolaan informasi profesional.
“Mahasiswa FKIP tidak hanya bisa menjadi guru, juga bisa menjadi jurnalis atau staf humas,” kata Novi
Usai diskusi, rombongan mahasiswa diajak newsroom tour di kantor media tertua di Lampung itu. Studio radio, podcast, hingga mesin cetak dikunjungi untuk mengetahui lebih dalam aktifitas yang ada di kantor media massa itu.








