IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Selasa, 14/04/2026 11:17
Jendela Informasi Lampung
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Lampung Bandar Lampung

DPRD Ingatkan Stakeholder Antisipasi Kemarau Panjang

Prediksi musim kemarau Indonesia tahun 2026 prediksinya lebih kering dan panjang. Dimulai secara bertahap sejak April hingga Juni, dengan puncak terjadi pada Agustus.

NurTriyadi IsworobyNurandTriyadi Isworo
14/04/26 - 09:07
in Bandar Lampung, Cuaca
A A
Anggota Komisi II DPRD Provinsi Lampung, Fauzi Heri saat menyampaikan keterangan. (Foto: Lampost.co / Triyadi Isworo)

Anggota Komisi II DPRD Provinsi Lampung, Fauzi Heri saat menyampaikan keterangan. (Foto: Lampost.co / Triyadi Isworo)

Bandar Lampung (Lampost.co) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung mengingatkan stakeholder terkait untuk bersiap mengantisipasi musim kemarau panjang.

Bahkan ada prediksi terjadi Gorila El Nino atau Godzilla El Nino. Istilah tersebut untuk fenomena El Nino dengan intensitas ekstrem, ditandai peningkatan suhu permukaan laut > 3,5°C di atas normal.

Fenomena ini menyebabkan kekeringan parah, mengancam pasokan pangan, dan prediksinya berdampak serius pada pertanian.

Sementara itu, prediksi musim kemarau Indonesia tahun 2026 prediksinya lebih kering dan panjang. Dimulai secara bertahap sejak April hingga Juni, dengan puncak terjadi pada Agustus.

Fenomena ini terpengaruhi oleh potensi El Nino, menyebabkan durasi kering yang lebih lama. Bahkan prediksinya berlangsung 8-9 bulan di beberapa wilayah, melampaui rentang normal (April-Oktober).

“Semua pihak harus menyiapkan langkah antisipasi guna menghadapi ancaman kemarau panjang. Akibat fenomena El Nino Godzilla yang prediksinya terjadi pada pertengahan 2026,” kata Anggota Komisi II DPRD Provinsi Lampung, Fauzi Heri.

Kemudian ia mengatakan pihaknya akan membahas dampak dan langkah antisipasi fenomena El Nino Godzilla bersama Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (DKPTPH) Provinsi Lampung pada 20 April 2026 mendatang.

“Fenomena ini prediksinya memicu kekeringan ekstrem yang dapat melumpuhkan sektor pertanian wilayah Bumi Ruwa Jurai,” katanya.

Zona Merah

elanjutnya ia menyampaikan berdasarkan prediksi BPBD dan BMKG, Lampung merupakan salah satu zona merah yang terancam kekeringan hebat. “Sebagai daerah agraris, seluruh pihak terutama petani harus mulai melakukan penghematan sumber daya air,” lanjut Fauzi.

Kemudian dalam upayanya menjaga produktivitas. Komisi II mendorong adanya pendekatan keilmuan dalam menghadapi lahan kering. Fauzi menekankan pentingnya penggunaan bibit tanaman yang tahan terhadap minim pasokan air.

Ia juga meminta Dinas Pertanian menyiapkan bibit jagung atau padi varietas khusus yang mampu tumbuh pada lahan dengan tingkat keasaman tertentu dan minim air. Terkait kesiapan infrastruktur, Fauzi mengakui sumur bor sudah banyak tersedia. Namun kendala utama ada pada biaya listrik/genset yang tinggi.

“Sebenarnya alat pertanian itu sudah ada, tapi masalahnya adalah kelistrikan. Saat ini sudah ada MoU dengan PLN agar listrik bisa masuk ke wilayah pertanian guna menekan biaya operasional petani,” lanjutnya.

Oleh sebab itu Dinas Pertanian melakukan pemetaan struktur tanah di wilayah-wilayah yang masuk zona merah kekeringan. Hal ini penting agar petani mendapatkan panduan apakah harus melakukan percepatan masa tanam atau mengganti komoditas (alih tanam) ke tanaman yang lebih tahan kering.

“Kita akan bahas semua mengundang stakeholder terkait. Mulai dari prediksi cuaca hingga strategi menjaga produktivitas hasil pertanian agar tidak anjlok,” katanya.

Anggota Komisi II DPRD Provinsi Lampung, Fauzi Heri saat menyampaikan keterangan. (Foto: Lampost.co / Triyadi Isworo)

Tags: BENCANA ALAMBMKGCUACADPRD Lampungkemarau panjang
ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani menyampaikan pemaparan saat Rapat Koordinasi Strategi Mitigasi dan Penanggulangan Dampak Musim Kemarau Panjang Tahun 2026, Senin, 13 April 2026. Dok BMKG.

Perkuat Mitigasi Lintas Sektoral Hadapi Kemarau Panjang

byNurand1 others
14/04/2026

Bandar Lampung (Lampost co) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan pentingnya kesiapsiagaan lintas sektor dalam menghadapi musim kemarau...

Gubernur Provinsi Lampung, Rahmat Mirzani Djausal. (Foto: Lampost.co / Triyadi Isworo)

Gubernur Ajak Semua Pihak Bersiap Mitigasi Kemarau

byNurand1 others
14/04/2026

Bandar Lampung (Lampost co) –-- Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal mengajak semua pihak untuk bersiap melakukan mitigasi musim kemarau panjang...

Pentingnya Menjaga Kebersihan Kawasan PKOR Way Halim

Pentingnya Menjaga Kebersihan Kawasan PKOR Way Halim

byAtikaand1 others
13/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menggelar Gerakan Bersih-Bersih (Korve) yang terlaksana pada Kompleks PKOR Way Halim, Senin,...

Berita Terbaru

Ilustrasi. Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Dok/Antara
Ekonomi dan Bisnis

Rupiah pada Selasa, 14 April 2026 Pagi Kembali Tertekan jadi Rp17.130/Dolar AS

byAdi Sunaryoand1 others
14/04/2026

Jakarta (Lampost.co)- Nilai tukar rupiah pada Selasa, 14 April 2026, pagi melemah 25 poin atau 0,15 persen menjadi Rp17.130 per...

Read moreDetails
Kemenhaj Panggil Sejumlah Pihak Tangani Aduan Penyelenggaraan Ibadah Haji

Jumlah Jemaah Haji Lampung 5.962 Orang, Terbagi 14 Kloter

14/04/2026
jemaah haji cadangan

Pemprov Lampung Bahas Kenaikan Biaya Angkutan Haji 2026

14/04/2026
Dewan Pendidikan Lampung Siap Dongkrak IPM

Dewan Pendidikan Lampung Siap Dongkrak IPM

14/04/2026
Ilustrasi

Harga Avtur Meroket, Begini Skema Keberangkatan Haji Lampung 2026

14/04/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

 

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.