IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Rabu, 15/04/2026 15:30
Jendela Informasi Lampung
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Ekonomi dan Bisnis

10 Perusahaan Berencana PHK Massal, Dampak Perang Global Mulai Terasa

Kondisi itu muncul akibat tekanan ekonomi global yang semakin berat.

EffranbyEffran
15/04/26 - 13:49
in Ekonomi dan Bisnis
A A
Sejumlah pabrik besar terutama di sektor padat karya di Indonesia berencana untuk melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawan dan buruh pada 2025.

Ilustrasi (ANT)

Jakarta (Lampost.co) — Isu pemutusan hubungan kerja (PHK) kini bukan lagi sekadar spekulasi. Tanda-tanda awal mulai terlihat di sejumlah perusahaan di Indonesia.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, mengungkap fakta tersebut kepada publik. Ia menyebut beberapa perusahaan mulai membahas efisiensi tenaga kerja. Kondisi itu muncul akibat tekanan ekonomi global yang semakin berat.

Said Iqbal menilai dampak konflik global menjalar ke sektor industri dalam negeri. Kenaikan harga bahan bakar menjadi salah satu pemicu utama. “Stop ancaman PHK akibat perang. Dampaknya terasa ke mana-mana,” ujarnya dalam konferensi pers.

Ia menambahkan, industri yang tidak mendapat subsidi paling merasakan tekanan. Biaya produksi meningkat dan memaksa perusahaan mencari cara bertahan.

 10 Perusahaan Bahas Efisiensi Karyawan

KSPI mencatat setidaknya 10 perusahaan mulai membicarakan langkah efisiensi. Perusahaan tersebut berada di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan sebagian Jawa Timur.

Informasi itu bukan sekadar isu karena perusahaan mulai mengajak pekerja berdialog terkait pengurangan tenaga kerja. Namun, ia memilih tidak membuka identitas perusahaan karena proses masih berlangsung. “Mulai mengajak berunding untuk melakukan rasionalisasi karyawan,” tegasnya.

 Potensi PHK Terjadi dalam 3 Bulan

KSPI melihat kondisi itu sebagai peringatan dini. Dalam tiga bulan ke depan, potensi PHK bisa menjadi kenyataan. “Ada 10 perusahaan yang menyampaikan potensi PHK dalam waktu dekat,” ujar Said.

Ia mengingatkan semua pihak agar tidak mengabaikan sinyal tersebut. Jika tidak ditangani, dampaknya bisa meluas ke sektor lain.

 KSPI Desak Pemerintah Bertindak Cepat

KSPI meminta pemerintah segera mengambil langkah konkret. Said Iqbal menilai respons cepat bisa mencegah gelombang PHK.

Ia kembali mengusulkan pembentukan satuan tugas khusus untuk menangani potensi PHK. Usulan itu sebelumnya disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto. “Untuk itu, ancaman PHK harus pemerintah sorot secara serius,” ujarnya.

 Tekanan Impor Tambah Risiko Industri

Selain dampak perang global, tekanan dari produk impor juga menjadi faktor tambahan. Produk luar negeri yang lebih murah membuat industri lokal semakin tertekan.

Kondisi itu mempersempit ruang gerak perusahaan dalam mempertahankan tenaga kerja.

Meski situasi terlihat mengkhawatirkan, KSPI tetap berharap skenario terburuk tidak terjadi. Dia menegaskan langkah pencegahan masih bisa dilakukan jika semua pihak bergerak cepat. “Ya mudah-mudahan tidak terjadi PHK,” katanya.

Tags: ancaman PHK globalburuh Indonesiadampak perang ekonomiefisiensi perusahaanekonomi global Indonesiaharga BBM industriimpor dan PHKPHK Indonesia 2026Said Iqbal KSPItenaga kerja indonesia
ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

Ilustrasi. Harga kantong plastik melambung sejak awal April 2026.

Apa itu Nafta? Komponen dalam yang Plastik yang Membuatnya Harganya Melonjak

byEffran
15/04/2026

Jakarta (Lampost.co) -- Kelangkaan nafta mulai menekan industri plastik di Indonesia. Pasokan yang terganggu membuat harga berbagai produk plastik naik...

Ilustrasi harga jual kembali emas hari ini atau buyback. Dok/Law-Justice

Harga Jual Kembali Emas (Buyback) Hari Ini 15 April 2026 Meningkat

byAdi Sunaryo
15/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co)- Harga jual kembali emas hari ini atau harga penjualan kembali (buyback) pada Rabu, 15 April 2026 mengalami...

Ilustrasi harga emas hari ini jenis Logam Mulia batangan.

Harga Emas Hari Ini 15 April 2026 Kembali Menguat, Ini Rincian Lengkapnya

byAdi Sunaryo
15/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co)- Harga emas hari ini, Rabu, 15 April 2026, dengan kadar 24 Karat dalam bentuk batangan keluaran Logam...

Berita Terbaru

Inara Rusli
Hiburan

Inara Rusli Siap Jalani Pemeriksaan Polisi Besok Terkait Laporan Wardatina Mawa

byNana Hasan
15/04/2026

Jakarta (Lampost.co) - Penyidik Polda Metro Jaya telah menetapkan jadwal terbaru untuk pemeriksaan Inara Rusli. Awalnya, mantan istri Virgoun ini...

Read moreDetails
Kapal Induk USS Abraham Lincoln

Blokade AS di Selat Hormuz Jadi Bumerang, Malah Picu Kerugian Global

15/04/2026
Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI)

Komentar Rektor hingga DPR Terkait Kasus Pelecehan FH UI Memanas

15/04/2026
Pelaku dugaan kekerasan seksual Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI).

27 Mahasiswa dan Dosen Jadi Korban Dugaan Pelecehan di FH UI, Begini Kronologi Versi Pengacara

15/04/2026
Deddy Corbuzier dan egi fazri

Deddy Corbuzier Kritik Keras Acara TV yang Undang Peniru Mendiang Vidi Aldiano

15/04/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

 

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.