• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Kamis, 05/03/2026 20:09
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Ekonomi dan Bisnis

Ini 10 Modus Kejahatan Siber dan Penipuan Digital yang Harus Diwaspadai

EffranSilvia AgustinabyEffranandSilvia Agustina
12/11/25 - 21:58
in Ekonomi dan Bisnis
A A
Temu Responden di Hotel Grand Mercure, Rabu, 12 November 2025.

Temu Responden di Hotel Grand Mercure, Rabu, 12 November 2025.

Bandar Lampung (Lampost.co) — Maraknya kejahatan siber dan penipuan digital di era transaksi online membuat masyarakat perlu semakin waspada dan cerdas dalam berbelanja.

Kesadaran itu menjadi sorotan dalam sesi Cerdas Berbelanja di Era Digital: Menghindari Penipuan Online saat Temu Responden Kantor Perwakilan Bank Indonesia Lampung di Hotel Grand Mercure, Bandar Lampung, Rabu, 12 November 2025.

Vice President Center of Digital BCA, Angela Wanodya Sawangi, menjelaskan kejahatan digital terus berkembang dengan berbagai modus yang memanfaatkan manipulasi psikologis dan identitas palsu.

“Pelaku kini tidak hanya menggunakan pesan teks atau media sosial, tapi juga menyamar sebagai lembaga resmi untuk menipu korban,” jelasnya.

Menurut dia, phishing atau social engineering menjadi salah satu bentuk penipuan yang paling banyak memakan korban. Pelaku memanfaatkan rasa panik atau percaya korban agar mau memberikan data pribadi seperti password, informasi rekening, atau nomor kartu kredit.

“Korban biasanya merasa tidak melakukan transaksi, padahal sudah memberikan akses ke pelaku,” kata dia.

Ia mengungkapkan, 10 modus kejahatan siber paling sering terjadi sepanjang 2025. Modus itu meliputi transaksi online, tawaran pekerjaan palsu, investasi bodong, jual beli fiktif, hingga penipuan mengatasnamakan e-commerce, atau instansi pemerintah.

“Kejahatan digital kini makin beragam karena pelaku terus beradaptasi dengan tren teknologi,” ujarnya.

Salah satu modus yang banyak menjerat korban ialah tawaran kerja paruh waktu dengan imbalan besar. Pelaku menghubungi korban secara acak, mengajak bergabung ke grup aplikasi pesan, lalu meminta transfer uang dengan janji komisi tinggi.

“Biasanya korban tidak sadar sedang kena tipu karena prosesnya seolah profesional,” kata dia.

Penipuan Arisan dan Investasi

Angela juga menyoroti penipuan arisan dan investasi online yang marak di kalangan perempuan. Pelaku menjanjikan keuntungan besar dan cepat dengan skema sederhana, tetapi ujungnya korban harus mentransfer dana ke rekening pelaku.

“Iming-iming bonus dan logam mulia sering kali membuat masyarakat lengah tanpa memeriksa legalitasnya,” katanya.

Untuk mencegah  itu, ia mengimbau masyarakat agar tidak mudah tergiur keuntungan instan dan selalu memverifikasi identitas pelaku usaha.

“Gunakan platform e-commerce resmi dan hindari transaksi di luar sistem yang terjamin keamanannya,” ujarnya.

Selain itu, dia mengingatkan bahaya aplikasi palsu (fake APK) yang mengatasnamakan instansi seperti Dukcapil, BPJS, atau Direktorat Pajak. Aplikasi tersebut bisa mengambil alih kendali perangkat dan mengakses akun perbankan korban. “Jangan sembarangan klik tautan atau instal aplikasi dari sumber yang tidak jelas,” kata dia.

Melalui edukasi dan kampanye #GEBERPK (Gerakan Perlindungan Konsumen), masyarakat makin paham mengenali ciri-ciri kejahatan digital dan dapat melindungi diri dalam setiap transaksi online.

Tags: Kejahatan siberpenipuan digital
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Jelang Lebaran, Jalan Sultan Agung Mulai Dipadati Pelaku Bisnis Parcel

Jelang Lebaran, Jalan Sultan Agung Mulai Dipadati Pelaku Bisnis Parcel

byRicky Marly
05/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Geliat persiapan Lebaran sudah mulai terasa di Kota Bandar Lampung meski Hari Raya Idul Fitri 1447...

Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

OJK Ingatkan Lembaga Keuangan terkait Dampak Konflik AS-Israel vs Iran Picu

byEffran
05/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali memicu kekhawatiran pasar global. Konflik AS-Israel vs Iran yang sedang...

Pengunjung mengamati pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. ANTARA FOTO/DHEMAS REVIYANTO

OJK Klaim Saham Gorengan Teridentifikasi Secara Real Time

byEffran
05/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Praktik dugaan manipulasi harga saham atau saham gorengan kini tidak lagi leluasa bergerak. Otoritas pasar modal...

Berita Terbaru

Ketika Timur Tengah Terbakar, Bagaimana Model Ketahanan Ekonomi Indonesia? 
Internasional

Ketika Timur Tengah Terbakar, Bagaimana Model Ketahanan Ekonomi Indonesia? 

byMustaan
05/03/2026

Hasan Ashari (Mahasiswa Program Doktor Perbanas Institute) Ketika konflik kembali memanas di Timur Tengah, dunia kembali menyadari betapa rapuhnya stabilitas...

Read moreDetails
Selebrasi Bukayo Saka (kiri)

Gol Tunggal Bukayo Saka Kokohkan Gunners di Puncak

05/03/2026
Jelang Lebaran, Jalan Sultan Agung Mulai Dipadati Pelaku Bisnis Parcel

Jelang Lebaran, Jalan Sultan Agung Mulai Dipadati Pelaku Bisnis Parcel

05/03/2026
Man City vs Nottingham forest

City Ditahan Imbang Forest 2-2, Langkah Juara Kian Berat

05/03/2026
Joao Pedro mencetak tiga gol

Joao Pedro Hattrick, Chelsea Hancurkan Aston Villa 4-1 di Villa Park

05/03/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.