Bandar Lampung (Lampost.co) — PT. Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional IV Tanjungkarang berupaya meningkatkan kualitas layanan KA penumpang. Peningkatan itu sebagai komitmen mempertahankan kepercayaan masyarakat sekaligus menjawab tingginya kebutuhan transportasi kereta api.
Kepala Divre IV PT KAI Tanjungkarang, Mohamad Ramdany, mengatakan pihaknya meraih capaian positif dalam penilaian kepuasan pelanggan pada akhir semester I 2025. Capaian tersebut menjadi tantangan tersendiri agar bertahan pada semester berikutnya.
“Pada akhir semester I 2025 kami mendapatkan award penilaian customer satisfaction index paling tinggi di kereta api,” ujar dia.
Untuk menjaga kualitas layanan, pihaknya secara rutin melakukan evaluasi berbasis masukan penumpang. Survei secara berkala guna memastikan pelayanan sesuai kebutuhan pengguna jasa.
Strategi peningkatan layanan berpedoman pada standar pelayanan minimum. Meski begitu, KAI tetap berupaya memberikan nilai tambah agar pengalaman penumpang semakin baik.
“Semua ada standar pelayanan minimum dan kami berusaha memberikan lebih. Misalnya penyediaan water station gratis,” kata Ramdany.
Seiring tingginya permintaan masyarakat juga perlu meningkatkan kapasitas layanan jumlah penumpang. Upaya itu bisa menjawab kebutuhan transportasi yang terus meningkat.
“Demand tinggi dan kami berupaya meningkatkan kapasitas layanan jumlah penumpang dan Alhamdulillah tahun ini terwujud,” kata Ramdany.
Salah satu realisasi peningkatan kapasitas pada layanan Kereta Api Rajabasa. Penambahan kuota penumpang mulai berlaku untuk memberikan ruang lebih bagi masyarakat pengguna jasa.
“Ada penambahan kuota untuk KA Rajabasa dari 530 penumpang menjadi 848 penumpang, mulai 1 Desember 2025,” ujar dia.








