• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Rabu, 04/03/2026 08:26
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Gaya Hidup

Tren Makanan Kukus, Gaya Hidup Sehat Masyarakat Lampung

Delima NapitupuluAtikabyDelima NapitupuluandAtika
17/10/25 - 16:04
in Gaya Hidup
A A
penjual makanan kukus

Penjual makanan kukus di Bandar Lampung. (Lampost/Atika Oktaria)

Bandar Lampung (Lampost.co) – Di tengah maraknya makanan cepat saji dan junk food, masyarakat Lampung kini kembali melirik makanan tradisional yang sehat, yaitu makanan serba kukus. Fenomena ini muncul sebagai bentuk kesadaran terhadap pola makan bergizi dan gaya hidup sehat.

Mulai dari telur kukus, ubi Cilembu berwarna ungu, kuning, hingga oranye, singkong, talas, jagung, kacang, pisang, dan edamame, kini menjadi primadona di berbagai sudut kota. Tidak hanya di pasar atau toko, makanan kukus juga populer di area olahraga, seperti Lapangan PKOR Way Halim, Bandar Lampung.

Pilihan makanan kukus dianggap lebih alami karena diolah tanpa minyak, rendah lemak, dan tetap mempertahankan cita rasa serta kandungan gizi. Hal ini membuatnya semakin diminati oleh masyarakat yang ingin menjaga kesehatan tanpa mengorbankan rasa.

Rina (35), penjual kukusan di sekitar Lapangan Stadion Pahoman, menceritakan bahwa usaha makanan kukus berkembang pesat sejak pandemi. Awalnya, ia hanya menjual ubi dan jagung kukus, namun kini menambah variasi seperti singkong, kacang rebus, dan pisang kukus.

“Awalnya saya coba-coba jualan ubi sama jagung kukus, ternyata banyak yang suka, terutama orang habis olahraga. Sekarang saya tambah varian lain biar nggak bosan. Harganya juga masih terjangkau, mulai dari dua ribu sampai lima ribu per buah,” ujarnya, Jumat, 17 Oktober 2025.

Sementara itu, Eko (42), penjual lain di depan gerbang utama PKOR, mengatakan bahwa bisnis makanan kukus mudah dijalankan dan menguntungkan. “Nggak perlu modal besar, alat sederhana, bahan bisa beli di pasar pagi, lalu dikukus di rumah. Jualannya nggak pernah sepi, terutama Sabtu dan Minggu. Untungnya bisa dua kali lipat kalau ramai,” jelasnya sambil tersenyum.

Daya Tarik

Selain sehat, kepraktisan dan rasa alami menjadi daya tarik utama bagi pembeli. Banyak pengunjung area olahraga PKOR datang bukan hanya untuk jogging, tapi juga menikmati kudapan kukusan hangat.

Sinta (29), pengunjung yang rutin jogging setiap akhir pekan, menuturkan, “Setelah lari, saya biasanya beli ubi kukus atau edamame. Rasanya enak, kenyang, tapi tetap ringan di perut. Cara ini menyenangkan untuk menjaga pola makan sehat tanpa ribet.”

Tren makanan kukus menunjukkan masyarakat mulai lebih bijak memilih asupan harian. Dengan harga terjangkau, kemudahan pembuatan, dan kandungan gizi yang baik, makanan kukus menjadi solusi ideal untuk hidup sehat.

Ke depannya, makanan serba kukus berpotensi menjadi bagian dari gaya hidup urban yang lebih berkelanjutan. Di tengah gempuran produk siap saji dan olahan instan, kehadiran kukusan sederhana ini membuktikan bahwa makanan sehat tidak harus mahal, dan makanan tradisional tetap digemari.

 

Tags: Gaya hidup sehatkukusanKuliner TradisionalLAMPUNGmakanan sehat
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Angpao

3 Rekomendasi Hadiah Imlek Penuh Makna dan Doa Keberuntungan

byDelima Napitupulu
17/02/2026

Jakarta (lampost.co)--Masyarakat Tionghoa di berbagai belahan dunia kini tengah sibuk mempersiapkan tradisi memberikan hadiah untuk menyambut Tahun Baru Imlek. Di...

Kue keranjang

Ini Filosofi “Ong Lai” dan Etika Kue Keranjang di Hari Imlek

byDelima Napitupulu
17/02/2026

Jakarta (lampost.co)--Perayaan Imlek selalu menghadirkan deretan makanan khas yang menghiasi meja tamu di rumah masyarakat Tionghoa. Namun, hidangan seperti nastar,...

Kuda Api

Asmara Kuda Api 2026, Ini Daftar Shio Paling Enteng Jodoh

byDelima Napitupuluand1 others
13/02/2026

Jakarta (lampost.co)--Tahun Kuda Api 2026 akan membawa energi keberanian yang meluap sekaligus tantangan emosional yang tajam dalam hubungan personal. Pakar...

Berita Terbaru

Wardatina Mawa
Hiburan

Wardatina Mawa Jalani Pemeriksaan di Mabes Polri Hari Ini Terkait Laporan Inara Rusli

byNana Hasan
04/03/2026

Jakarta (Lampost.co) - Wardatina Mawa menyatakan kesiapan penuh untuk menghadapi pemeriksaan penyidik di Mabes Polri pada hari ini. Pemeriksaan tersebut...

Read moreDetails
BTS Album ARIRANG

BTS Rilis Daftar Lagu Album ARIRANG: Ada 14 Karya Baru!

04/03/2026
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan informasi gempa bumi. Dok BMKG

Sepanjang Februari 2026, Lampung Digoyang 89 Kejadian Gempa Bumi

04/03/2026
Kakanwil Direktorat Jenderal Pajak Bengkulu dan Lampung, Sigit Danang Joyo, beraudiensi dengan Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung, Danang Suryo Wibowo, di ruang kerja Kajati, Selasa (3/3).

Kejati Lampung Dukung DJP Tindak Pelanggar Pajak

03/03/2026
logo BRI Super League

Comeback Gemilang Persita Tangerang di Kandang PSM Makassar

03/03/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.