• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Kamis, 15/01/2026 10:04
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Hiburan

Dude Harlino Klarifikasi Kasus Investasi, Tanggung Jawab Moral Disorot Publik

Dude Harlino klarifikasi kasus gagal bayar Dana Syariah Indonesia. Ia menegaskan tanggung jawab moralnya dan berharap hak para lender segera dibayarkan.

Nana HasanbyNana Hasan
11/12/25 - 16:36
in Hiburan, Nasional
A A
Dude Harlino

Jakarta (Lampost.co) – Dude Harlino akhirnya memberi klarifikasi terkait namanya yang ikut terseret dalam kasus Dana Syariah Indonesia. Kasus gagal bayar platform P2P lending itu membuat banyak lender mencari penjelasan dari Dude.

Poin Penting

  • Dude Harlino memberikan klarifikasi terkait kasus gagal bayar DSI.
  • Para lender menghubungi Dude karena pernah menjadi Brand Ambassador DSI.
  • Dude mengaku sudah tidak bekerja sama sejak pertengahan 2025.
  • Dude tetap melakukan mediasi untuk membantu lender.

Para lender kemudian membanjiri Dude dengan ribuan pesan. Mereka mempertanyakan perannya karena Dude pernah menjadi Brand Ambassador DSI bersama istrinya. Situasi ini mendorong Dude memberikan pernyataan resmi.

Baca juga : Prilly Latuconsina Dikejutkan Adegan Brutal di Teaser Danur: The Last Chapter

“Saya memahami konsekuensi sebagai Brand Ambassador, bahwa memang akan banyak yang bertanya, banyak yang DM, itu sangat lumrah sekali. Karena memang sejatinya saya mewakili brand selama saya bekerja, tentu dalam kurun waktu tertentu gitu ya, dan batas-batas dalam kontrak ya,” kata Dude Harlino di Jakarta Selatan.

Dude menegaskan bahwa dirinya tidak lagi menjadi brand ambassador sejak pertengahan 2025. Namun, dia tetap merasa memiliki tanggung jawab moral terhadap lender yang dananya belum dibayarkan. Karena itu, Dude aktif memediasi mereka.

“Banyak dari teman-teman lender yang berkeluh kesah lewat DM. Saya sangat prihatin dan saya ingin hal ini bisa terdengar lebih luas lagi. Jadi makanya tadi ada mediasi itu membuat saya sebenarnya menaruh harapan di mediasi itu. Ada pembayaran pertama, itu ada harapan buat saya. Artinya mereka bisa menerima haknya mereka,” jelas Dude.

Dude juga mengaku tidak menyangka platform yang pernah dia promosikan mengalami masalah gagal bayar. Dia menilai platform itu sudah berizin dan di awasi OJK sehingga terlihat meyakinkan.

“Posisi saya sebagai Brand Ambassador memang di batasi dengan pasal-pasal yang ada di kontrak. Saya tidak ada di dalam internal manajemen perusahaan, tidak juga ikut di dalam operasional, tidak mengetahui apa yang menjadi sistem mekanismenya seperti apa di dalam dan sebagainya,” kata Dude.

“Saya hanya tahu apa yang di jelaskan ke saya, termasuk apa produk yang nantinya akan saya publikasikan kepada masyarakat. Kemudian, semua pertanyaan saya langsung sampaikan ke pihak DSI,” lanjutnya.

Kasus gagal bayar ini juga mendapat perhatian serius dari OJK. Mereka menjatuhkan sanksi Pembatasan Kegiatan Usaha kepada DSI untuk mencegah kerugian lebih besar.

Ketua Paguyuban Lender DSI, Ahmad Pitoyo, menyebut verifikasi kerugian sudah di lakukan. Mereka mencatat kerugian 4.200 dari 14.099 lender mencapai Rp1,2 triliun. Kondisi ini membuat para lender menuntut pengembalian penuh.

“Jadi ya buat saya, karena di sini niat saya untuk membantu. Saya juga paham ada kontribusi saya mungkin secara tidak langsung juga dalam ikut menyuarakan dan mengawal ini buat saya harus saya lakukan,” ujar Dude.

Tags: ahmad pitoyobrand ambassador dsiDana Syariah Indonesiadsidude harlinoinvestasi bermasalahkasus gagal bayarOJK
ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

Ilustrasi(Dok Litbang MI)

Pilkada Langsung Tidak Mahal, Habiskan Anggaran Rp40 Ribu setiap Pemilih selama Lima Tahun

byTriyadi Isworoand1 others
14/01/2026

Jakarta (Lampost.co) – Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI periode 2012–2017, Ida Budhiati, menyebut biaya penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada)...

Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) periode 2012-2017, Ida Budhiati (MI/ BARY FATAHILAH)

Pilkada via DPRD Berisiko Melemahkan Legitimasi Daerah

byTriyadi Isworoand1 others
14/01/2026

Jakarta (Lampost.co) – Mantan Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) periode 2012-2017, Ida Budhiati menegaskan pemilihan kepala daerah (pilkada) melalui DPRD...

Fitur Grok AI di platform media sosial X.

Indonesia Jadi Negara Pertama di Dunia Blokir AI Grok

byNur
14/01/2026

Jakarta (Lampost.co)-- — Indonesia resmi mencatatkan diri sebagai negara pertama di dunia yang memblokir layanan kecerdasan buatan (AI) Grok. Fitur...

Berita Terbaru

Kedepankan Semangat Perdamaian dalam Menghadapi Konflik Global
Internasional

Kedepankan Semangat Perdamaian dalam Menghadapi Konflik Global

byRicky Marlyand1 others
15/01/2026

Jakarta (Lampost.co) -- Dalam konflik politik global, Indonesia harus konsisten mempertahankan sikap sebagai pendukung perdamaian abadi sebagaimana amanat konstitusi. "Konflik...

Read moreDetails
Waspada cuaca buruk hujan mengguyur wilayah Provinsi Lampung. (Foto: Lampost.co / Triyadi Isworo)

Kamis, 15 Januari 2026, Lampung Cerah Berawan Berpotensi Hujan

15/01/2026
Pemkot Bandar Lampung Bersihkan Gorong-gorong di Jalan Ki Maja

Pemkot Bandar Lampung Bersihkan Gorong-gorong di Jalan Ki Maja

15/01/2026
selebrasi semenyo

City Menang 2-0 atas Newcastle di Leg Pertama Semifinal Carabao Cup

15/01/2026
08OLAHRAGA-FB-15JAN

MU Tunjuk Michael Carrick Jadi Pelatih Sementara

15/01/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.