akarta (Lampost.co) – Insanul Fahmi akhirnya memberikan pernyataan tegas terkait polemik rumah tangga yang sedang viral. Sebelumnya, netizen memberikan kritik tajam karena ia dianggap tidak membela istri sahnya. Wardatina Mawa diduga menerima hinaan dari kuasa hukum Inara Rusli, yaitu Lechumanan.
Poin Penting
- Insanul Fahmi resmi melayangkan somasi kepada pengacara Inara Rusli, Lechumanan.
- Wardatina Mawa dituding melakukan aksi “aji mumpung” dan mencari popularitas.
- Insanul membantah diam saja dan menegaskan komitmen membela istri sahnya.
- Pihak Inara Rusli meminta agar drama rumah tangga ini segera diakhiri.
Kini, Insanul mengambil langkah hukum serius untuk melindungi martabat keluarganya. Ia melayangkan somasi setelah Lechumanan melontarkan berbagai tudingan miring terhadap Mawa. Melalui unggahan Instagram Story, Insanul mengonfirmasi bahwa dirinya telah bergerak secara resmi.
Baca juga : Wardatina Mawa Jalani Pemeriksaan di Mabes Polri Hari Ini Terkait Laporan Inara Rusli
“Infonya tadi sudah diperingatkan dan disomasi oleh kuasa hukum saya. Mohon doanya agar tidak ada lagi pihak yang memperkeruh suasana dan saya bisa terus memperjuangkan (rumah tangga dengan Mawa),” tulis Insanul Fahmi, dikutip pada Selasa, 3 Maret 2026.
Selain itu, Insanul meminta publik agar tidak mudah percaya pada narasi negatif. Ia ingin masyarakat bersikap lebih cerdas dalam menanggapi akun gosip.
“Saya harap semua orang jadi lebih bijak dan cerdas untuk saat ini sehingga tidak mudah terprovokasi dengan akun akun gosip atau orang yang mencoba ingin saling membenturkan,” tambahnya.
Tudingan Pansos dari Pihak Inara Rusli
Perselisihan ini bermula saat Lechumanan menuduh Wardatina Mawa memanfaatkan momentum demi popularitas. Ia secara terbuka menyebut Mawa melakukan aksi “aji mumpung” sebagai konten kreator.
“Dugaan saya, Mawa jelas-jelas menggunakan perkara ini untuk mendompleng namanya. Dia melakukan ini untuk menaikkan popularitasnya. Kalau mau diakhiri, ya lakukanlah dengan baik-baik. Jangan digantung seperti ini,” ujar Lechumanan.
Lechumanan bahkan menduga Mawa sedang menikmati keuntungan finansial dari hasil endorsement. Mewakili Inara Rusli, ia menyayangkan urusan privat ini menjadi konsumsi publik luas.
“Saya mewakili Inara, meminta kalian mengakhiri polemik ini. Jangan sampai seluruh Indonesia ikut campur urusan kalian,” tegasnya.
Saat ini, publik menunggu kelanjutan dari somasi yang dikirimkan oleh pihak Insanul Fahmi. Konflik panas ini berpotensi masuk ke ranah kepolisian jika tidak ada titik temu.








