Jakarta (Lampost.co) – Perseteruan panas antara Wardatina Mawa dan pihak Inara Rusli terus berlanjut di jagat maya. Baru-baru ini, Inara melempar sindiran tajam mengenai syarat perdamaian di antara mereka. Ia bahkan menyebut adanya sosok saksi baru dalam konflik yang sedang berlangsung tersebut. Namun, pihak Inara kabarnya masih enggan menunjukkan bukti pernikahan kepada publik.
Poin Penting
- Perseteruan antara Wardatina Mawa dan Inara Rusli kembali memanas di media sosial.
- Inara Rusli sempat menyindir Mawa terkait adanya saksi baru dalam konflik mereka.
- Mawa mengaku bingung dan tidak mengetahui informasi mengenai saksi tersebut.
- Fokus utama Wardatina Mawa saat ini adalah menjalani ibadah Ramadan bersama sang buah hati.
Meskipun demikian, Wardatina Mawa menanggapi sindiran tersebut dengan sangat tenang. Ia justru merasa heran dengan tudingan mengenai saksi baru yang muncul ke permukaan. Mawa mengungkapkan rasa bingungnya saat bertemu awak media di kawasan Jakarta Selatan.
Baca juga : Update Kasasi Nikita Mirzani: Kuasa Hukum Ungkap Harapan Putusan Mahkamah Agung
“Saksi apa? Ya aku gak tahu juga sih info itu. Cuma kalau saksi baru itu… Kayaknya aku belum mengarah ke situ,” ujar Mawa di Jakarta, Selasa (24/2/2026).
Selanjutnya, Mawa menegaskan bahwa ia tidak ingin terpancing oleh emosi sesaat. Ia memilih bersikap masa bodoh terhadap segala pernyataan yang pihak lawan sampaikan. Secara blak-blakan, Mawa menolak untuk membahas sosok tersebut lebih jauh lagi.
“Dan aku juga gak terlalu peduliin ya, udah aku gak mau bahas dia deh, Kak,” tegas Mawa dengan nada mantap.
Sementara itu, Mawa juga mulai membatasi diri dari keriuhan media sosial selama bulan suci. Ia sengaja menutup mata dan telinga dari aksi sindiran yang kerap muncul belakangan ini. Saat ini, fokus utamanya hanya tertuju pada ketenangan diri serta masa depan buah hatinya.
“Aku gak terlalu lihat sih. Aku pengin fokus aja, apalagi momen Ramadan ya, kayaknya gak terlalu bahas gitu-gitu deh,” tuturnya.
Terakhir, ia berkomitmen untuk tetap menjaga perilaku dan ucapannya agar tetap positif. Mawa berusaha menjalani hidup sesuai aturan tanpa perlu menanggapi setiap serangan balik.
“Gak mau terlalu menanggapi perihal statement apapun itu. Yang penting aku di sini berkata baik, berkata benar, berusaha untuk ya sesuai dengan kodratnya aja,” pungkas Mawa.








