Bandar Lampung (lampost.co)–Pemerintah Kota Bandar Lampung secara resmi menerima bantuan 500 dosis vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Pasokan kiriman Pemerintah Provinsi Lampung ini merupakan jatah distribusi tahap pertama untuk wilayah perkotaan.
Kepala Dinas Pertanian Kota Bandar Lampung, Dedeh Ernawati Fauzie, mengonfirmasi penerimaan bantuan medis tersebut pada Jumat, akhir pekan lalu Penambahan stok vaksin ini bertujuan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi wabah pada hewan ternak warga.
Momentum ini terasa sangat penting mengingat bulan suci Ramadan dan Idulfitri 2026 segera tiba. “Kami segera memperketat pengawasan karena permintaan hewan ternak biasanya melonjak menjelang hari raya,” ujar Dedeh di Bandar Lampung.
Saat ini, petugas lapangan sedang sibuk melakukan pendataan dan inventarisasi hewan ternak secara mendetail. Fokus utama pendataan menyasar populasi sapi dan kambing di seluruh penjuru Kota Bandar Lampung.
Inventarisasi
Selanjutnya, langkah inventarisasi ini menjadi dasar penting agar proses penyuntikan vaksin berjalan efektif. Dinas Pertanian ingin memastikan bahwa setiap dosis tersalurkan secara tepat sasaran kepada hewan yang sehat.
Kesehatan hewan ternak yang akan diperdagangkan menjadi prioritas utama untuk menjamin keamanan pangan masyarakat. Beruntungnya, tim medis belum menemukan indikasi gejala klinis PMK pada ternak di wilayah Bandar Lampung.
Meskipun kondisi masih terpantau aman, Pemkot tetap mengimbau para peternak agar selalu menjaga kebersihan kandang. Sinergi antara pemerintah dan peternak sangat krusial dalam mempertahankan status bebas PMK di Kota Tapis Berseri. (ANT)








