• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Rabu, 18/03/2026 04:59
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Lamban Pilkada

Pengamat: Pilkada DPRD Tak Jawab Akar Politik Uang

Wacana pilkada melalui DPRD tidak menyentuh akar persoalan politik uang karena masalah utama berada pada elite dan sistem pengawasan.

Muharram Candra LuginabyMuharram Candra Lugina
31/12/25 - 22:38
in Lamban Pilkada, Pemilu, Politik
A A
Pengamat: Pilkada DPRD Tak Jawab Akar Politik Uang

Ilustrasi pilkada. (Dok. Lampost.co)

ADVERTISEMENT

Jakarta (Lampost.co) — Wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD kembali menuai kritik dari pengamat politik nasional. Mekanisme tersebut tidak menjawab akar persoalan politik uang.

Poin Penting:

  • Pilkada DPRD bukan solusi atasi politik uang.

  • Hak pilih rakyat berpotensi tereduksi.

  • Solusi utama penguatan pengawasan pemilu.

Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis, Agung Baskoro, menilai gagasan pilkada DPRD berpotensi menghilangkan hak dasar rakyat. Hak memilih pemimpin daerah sebagai fondasi demokrasi.

Menurut Agung, munculnya wacana itu mencerminkan kesalahpahaman elite dan partai politik. Dia menilai elite keliru membaca sumber persoalan demokrasi elektoral Indonesia.“Terjadi gagal paham di kalangan elite dan partai politik. Politik uang bukan bersumber dari rakyat,” ujar Agung, Rabu, 31 Desember 2025.

Baca juga: Voxpol Center: Wacana Pilkada DPRD Perparah Politik Uang

Ia menjelaskan mahalnya biaya politik merupakan persoalan di hilir sistem politik. Persoalan tersebut muncul akibat perilaku elite, bukan karena pemilih.

Oleh sebab itu, Agung menilai pencabutan hak pilih rakyat justru tidak relevan. Menurutnya, langkah tersebut tidak sejalan dengan akar masalah. “Kalau yang diamputasi justru hak rakyat memilih, kebijakan itu menjadi tidak nyambung,” katanya.

Agung juga menegaskan solusi utama terletak pada penguatan pengawasan pemilu. Selain itu, penegakan hukum harus berjalan konsisten dan tegas.

Ia menilai perlu memperkuat lembaga pengawas pemilu secara struktural. Bawaslu harus memiliki kewenangan lebih luas dan efektif. “Bawaslu tidak cukup mengimbau tapi harus mampu menghukum pelanggaran pemilu,” kata Agung.

Peradilan Khusus Pemilu

Selain itu, Agung juga mendorong pembentukan peradilan khusus pemilu. Langkah tersebut penting untuk mempercepat penyelesaian sengketa.

Ia juga menekankan penguatan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Menurutnya, harus menjaga ketat integritas penyelenggara.

Tak hanya itu, Agung menilai aparat penegak hukum perlu terlibat aktif. Kepolisian, kejaksaan, hingga KPK harus bersinergi. “Kalau pengawasan kuat dan penegakan hukum tegas, bisa mempersempit celah politik uang,” ujarnya.

Agung juga menyoroti tingkat kepercayaan publik terhadap partai politik. Menurutnya, kepercayaan publik terhadap DPRD masih rendah.

Karena itu, ia menilai pilkada DPRD tidak menjamin politik uang menghilang. Bahkan, potensi transaksi elite semakin tertutup. “Masalahnya ada di elite dan partai, bukan di rakyat,” katanya.

Lebih jauh, Agung mengingatkan dampak jangka panjang jika menghapus pilkada langsung. Ia menilai kaderisasi kepemimpinan daerah akan terhambat.

Kepala daerah hasil pilkada langsung selama ini menjadi sumber pemimpin nasional. Proses tersebut penting bagi regenerasi politik. “Kalau menerapkan pilkada DPRD, kaderisasi bisa terputus,” katanya.

Menurut Agung, sistem demokrasi membutuhkan variasi kepemimpinan dari daerah. Eksperimen kepemimpinan lokal memperkaya politik nasional.

Karena itu, ia meminta pemerintah dan DPR berpikir matang. Keputusan strategis harus mempertimbangkan dampak demokrasi jangka panjang.

Tags: Agung BaskoroBiaya Politikdemokrasi lokalhak pilih rakyatPilkada DPRDPilkada lewat DPRDpolitik uang PilkadaTrias Politika Strategis
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Wakil Ketua Bidang Hukum dan Advokasi DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kota Metro, Tommy Gunawan, S.H.

Tommy Gunawan: Teror Terhadap Aktivis Ancaman bagi Demokrasi

byAdi Sunaryoand1 others
14/03/2026

Metro (Lampost.co)– Wakil Ketua Bidang Hukum dan Advokasi DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kota Metro, Tommy Gunawan, S.H, yang dikenal...

Anggota DPRD Provinsi Lampung Fraksi Partai Gerindra, Veri Agusli meninggal dunia. Dok Instagram @gerindralampung.

Kabar Duka, Anggota DPRD Lampung Fraksi Gerindra Veri Agusli Wafat

byTriyadi Isworo
10/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Kabar duka datang dari Partai Gerindra Provinsi Lampung. Kadernya yang duduk sebagai Anggota DPRD Provinsi Lampung,...

Safari Ramadan NasDem Berlanjut di Lampung Utara

Safari Ramadan NasDem Berlanjut di Lampung Utara

byMustaan
28/02/2026

LAMPUNG UTARA — Rangkaian Safari Ramadan 1447 Hijriah Partai NasDem tingkat Provinsi Lampung berlanjut ke Kabupaten Lampung Utara, Jumat (27/2/2026)....

Berita Terbaru

para pemain rayo
Bola

Rayo Vallecano Vs Levante Imbang 1-1 lewat Drama Menit Akhir

byIsnovan Djamaludin
18/03/2026

Madrid (Lampost.co)–Rayo Vallecano nyaris menelan kekalahan memalukan di hadapan pendukung sendiri saat menjamu tim papan bawah Levante dalam lanjutan pekan...

Read moreDetails
perayaan gol pemain fiorentina

Cremonese Vs Fiorentina, Emil Audero Kebobolan Empat Gol

18/03/2026
Penyerang Wolves Tolu Arokodare

Drama Kebangkitan Dramatis Wolves atas Brentford

18/03/2026
PTPN I Regional 7 memberangkatkan 80 pemudik gratis dari Bandar Lampung ke Bandung dan Yogyakarta melalui program TJSL.

PTPN I Regional 7 Berangkatkan 80 Pemudik Gratis ke Bandung dan Yogyakarta

18/03/2026
Ciptakan Situasi Aman dan Kondusif di Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri

Ciptakan Situasi Aman dan Kondusif di Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri

17/03/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.