Bandar Lampung (Lampost.co) — Sebanyak 7,85 juta kendaraan diprediksi melintasi Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) selama masa arus mudik dan balik. Pada ruas-ruas jalan akan mengalami lonjakan trafik yang signifikan pada mudik Lebaran 2026.
Hal ini berdasarkan proyeksi PT. Hutama Karya (Persero), volume lalu lintas jaringan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Selama periode mudik Lebaran 2026 perkiraannya meningkat 47,67% dari kondisi normal.
“Total kendaraan yang melintasi sepanjang jaringan tol tersebut diprediksi mencapai 7,85 juta unit selama masa arus mudik dan balik,” kata Direktur Operasi PT. Hakaaston (HKA), Martin Nababan dalam siarannya.
Kemudian pihaknya memastikan kesiapan operasional sejumlah ruas tol kelolaan dalam rangka mendukung kelancaran arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 H. Persiapan dilaksanakan melalui penguatan layanan operasional, pemeliharaan ruas tol, serta penyiagaan personel berbagai titik strategis.
Dalam Kondisi Prima
Untuk wilayah Sumatera Bagian Utara, Ruas Medan – Binjai (Medbin) dipastikan berada dalam kondisi prima guna menyambut lonjakan pemudik. Seluruh jalur utama kini telah diposisikan dalam status siap operasi penuh. Dengan fokus utama pada pemantauan aspek keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas.
Pengawasan intensif terhadap marka jalan dan kesiapan rambu-rambu terus mereka laksanakan guna menjamin perjalanan masyarakat di kawasan Medan dan sekitarnya tetap lancar.
Tak hanya itu, sebanyak 102 personel layanan jalan tol disiagakan penuh selama 24 jam, mulai dari tim patroli, armada derek, hingga unit reaksi cepat. Langkah ini untuk memberikan pendampingan maksimal bagi setiap pengguna jalan.
Bergeser ke Sumatera Bagian Tengah, jalur strategis Pekanbaru – XIII Koto Kampar siap sepenuhnya menyambut arus mudik. Konektivitas Riau menuju Sumatera Barat menjadi perhatian utama. Perbaikan fisik pada ruas Pekanbaru – XIII Koto Kampar kini telah mencapai 100%.
Dengan selesainya tahap ini, infrastruktur pendukung siap memfasilitasi lonjakan kendaraan yang melintas antarprovinsi.
Untuk mengawal kelancaran lalu lintas, sebanyak 233 personel bersiaga dalam formasi siaga 24 jam. Tim tanggap darurat, armada patroli, hingga layanan derek berjaga pada titik-titik strategis. Ini untuk memberikan respons cepat bagi pengguna jalan yang membutuhkan bantuan selama perjalanan.
Sementara itu, pada gerbang utama Pulau Sumatera, Ruas Bakauheni – Terbanggi Besar (Bakter) bersiap menghadapi lonjakan volume kendaraan dari arah Pelabuhan Bakauheni.
Berfungsi Optimal
Sebagai koridor vital, HKA telah merampungkan pemeliharaan ruas serta memastikan seluruh marka dan rambu keselamatan berfungsi optimal demi keamanan pemudik.
Personel operasional ruas ini siaga dengan standar ekstra, mengingat perannya sebagai titik awal pergerakan masyarakat menuju berbagai wilayah di Sumatera.
Skema manajemen trafik telah disiapkan untuk mencegah penumpukan kendaraan di titik-titik krusial. Ini yang didukung penuh oleh kesiapan seluruh fasilitas jalan tol.
Tak hanya itu, HKA juga memaksimalkan fungsi Rest Area KM 20B, 33B, 49B, 67B, dan 87B sebagai area penyangga (buffer zone). Ini guna mengantisipasi kepadatan arus dan menjaga ritme lalu lintas tetap stabil menuju gerbang keluar.
“Berbagai langkah kesiapan telah dilakukan sejak jauh hari. Ini untuk memastikan kondisi jalan tol dan layanan operasional berada dalam kondisi optimal menjelang arus mudik Lebaran,” katanya.
Persiapan tersebut mencakup pemeliharaan infrastruktur jalan, penyiagaan personel operasional, serta penguatan koordinasi dengan berbagai pihak terkait.
Seluruh layanan siaga selama 24 jam. Ini untuk memastikan pengguna jalan memperoleh perjalanan yang aman, nyaman, dan lancar selama periode mudik dan balik Lebaran.
Selain dukungan personel dan fasilitas lapangan, HKA juga menyediakan layanan informasi dan bantuan melalui Call Center HKA di nomor 150700 atau layanan WhatsApp gratis di nomor 08112-77000 yang beroperasi selama 24 jam.
Layanan ini dapat dimanfaatkan oleh pengguna jalan untuk memperoleh informasi terkait kondisi lalu lintas, melaporkan kendala jalan tol, maupun meminta bantuan selama perjalanan.
“Kami berharap perjalanan masyarakat selama periode Idul Fitri tahun ini berlangsung lancar. Tetap waspada, utamakan keselamatan, dan hati-hati di jalan. Semoga perjalanan mudik lancar hingga sampai tujuan untuk berkumpul dengan keluarga tercinta,” ujarnya.








