Madrid (Lampost.co)–Pelatih Bayern Muenchen, Vincent Kompany, tidak dapat menyembunyikan rasa bangganya setelah anak asuhnya berhasil menundukkan Real Madrid pada laga leg pertama perempat final Liga Champions 2025/2026. Dalam duel raksasa yang berlangsung di Stadion Santiago Bernabeu, Rabu (8/4/2026) dini hari WIB, tim berjuluk FC Hollywood tersebut sukses membawa pulang kemenangan tipis 2-1.
Kemenangan di markas kebesaran Madrid ini menjadi pencapaian luar biasa bagi Kompany dalam musim debutnya menukangi raksasa Jerman di panggung Eropa. Hasil ini sekaligus memutus dominasi kandang Los Galacticos dan membuka jalan lebar bagi Bayern untuk melangkah ke babak semifinal.
Keajaiban Manuel Neuer di Bawah Mistar
Salah satu sorotan utama Kompany dalam laga tersebut adalah performa heroik sang kapten, Manuel Neuer. Kiper veteran tersebut terpilih sebagai pemain terbaik Bayern setelah melakukan serangkaian penyelamatan gemilang yang menggagalkan peluang emas para penyerang Madrid.
Baca juga: Bayern Muenchen Bungkam Publik Bernabeu lewat Gol Luis Diaz dan Harry Kane
Kompany mengakui meski timnya bermain ofensif, lini pertahanan mereka mendapat tekanan hebat dari kecepatan para pemain tuan rumah.
“Para pemain Real sangat luar biasa dengan kecepatan mereka. Kami harus sangat kuat ketika bertahan, dan Manu (Neuer) membuat banyak penyelamatan luar biasa yang menjaga kami tetap unggul,” ujar Kompany mengutip laman resmi klub.
Menurutnya, ketenangan Neuer di bawah mistar memberikan rasa aman bagi barisan belakang Bayern yang digalang Dayot Upamecano dkk untuk tetap fokus menjalankan skema serangan balik.
Perayaan di Bernabeu dan Ketenangan Ruang Ganti
Meskipun suasana di ruang ganti tetap kondusif dan tenang, Kompany merasa kemenangan di Madrid adalah sesuatu yang spesial dan patut mendapat apresiasi. Baginya, menang di Bernabeu adalah salah satu tugas tersulit dalam dunia sepak bola dan anak asuhnya telah membuktikan mereka mampu melakukannya.
“Semua orang sangat tenang di ruang ganti. Kami sadar bahwa kami masih membutuhkan satu kemenangan lagi untuk benar-benar lolos ke babak selanjutnya. Tapi saya ingin anak-anak tahu bahwa mereka menang di Bernabeu. Dan itu adalah sesuatu yang layak dirayakan,” ujar pelatih asal Belgia tersebut.
Kompany menilai timnya menciptakan peluang yang lebih berkualitas daripada tuan rumah. Kepercayaan diri ini menjadi kunci utama kesuksesan Bayern dalam meredam agresivitas Los Blancos sepanjang 90 menit pertandingan.
Misi Penuntasan di Allianz Arena
Meski mengantongi keunggulan agregat, Vincent Kompany menegaskan tugas Bayern Munchen belum berakhir. Ia mengingatkan para pemainnya untuk tidak jemawa. Sebab, Real Madrid terkenal sebagai tim yang memiliki “nyawa sembilan” di kompetisi Liga Champions.
“Ini menunjukkan kami bisa mencapai banyak hal besar. Kami harus membawa kepercayaan diri ini ke pertandingan berikutnya. Kami selalu merasa pertandingan ini seimbang. Apa saja bisa terjadi di leg kedua nanti,” ujar mantan kapten Manchester City itu.
Ia pun bertekad kembali mengincar kemenangan saat bertindak sebagai tuan rumah. “Dengan peluang yang kami ciptakan, kami percaya kami bisa menang lagi. Itu yang akan kami coba lakukan ketika tampil di depan pendukung sendiri di Allianz Arena,” ujarnya. Duel leg kedua pekan depan di Munich akan menjadi laga hidup-mati bagi kedua tim demi memperebutkan satu tempat di babak empat besar.








