Bandar Lampung (Lampost.co) — Cabang kempo mempersembahkan emas bagi kontingen Lampung di ajang PON Bela Diri 2025. Tambahan 1emas membawa kontingen Lampung di peringkat 12 klasemen sementara.
Poin Penting:
-
Kontingen Lampung sementara peringkat berada di peringkat 12.
-
Dua emas berasal dari kempo dan judo.
-
Delapan atlet masih bertanding hari ini.
Hingga Minggu malam, 19 Oktober 2025, Lampung mencatat total 2 emas, 2 perak, dan 4 perunggu. Posisi ini berpeluang naik karena masih ada delapan atlet yang masih akan berlaga.
Kelas Randori
Emas terbaru datang dari cabang kempo. Atlet Lampung, Vina Febriani Hasan, merebut emas di kelas randori 70 kilogram. Kemenangan ini langsung mengangkat moral tim Lampung di arena PON bela diri 2025 yang berlangsung di Kudus, Jawa Tengah. Kempo jadi titik kebangkitan setelah Lampung sempat turun ke papan tengah klasemen.
Baca juga:
Sebelumnya, Lampung juga meraih emas dari cabang judo. Pejudo Indah Permata Sari tampil dominan di kelas +78 kilogram. Dua emas tersebut membuat Lampung mampu bersaing di 12 besar hasil PON bela diri 2025.
Sambo Sumbang 2 Medali
Sementara itu, pada cabang Sambo, Lampung menambah satu perak dan dua perunggu. Perak dating dari Muhammad Aries Baskoro di kelas 64 kilogram sport putra. Lalu perunggu datang dari Pamela Samosir di kelas 59 kilogram sport putri. Raihan Sambo semakin menguatkan posisi Lampung di hasil PON bela diri 2025.
Cabang Taekwondo juga menyumbang tiga medali. Taekwondoin Carraya Idga Prameswari mendapatkan perak di kelas 62 kilogram. Dua perunggu diraih Arriza Dwian Tino Murrod pada kelas Gyorugi bantam under 63 kilogram putra, serta Tiara Fitri Nabila pada kelas -63 kilogram.
Peluang Tambah Medali
Hasil ini membuat kontingen Lampung menutup Minggu dengan modal positif jelang laga krusial hari berikutnya. Kontingen Lampung juga masih punya peluang emas di hasil PON Bela Diri 2025 karena delapan atlet akan tampil pada 20 Oktober 2025.
Tiga atlet sambo kembali turun. Mereka adalah Habib Prayitno di kelas 72 kilogram, Amar Sebastian di kelas 88 kilogram, serta Rafita Nur Anggraini di kelas 79 kilogram. Ketiganya sudah menjalani persiapan intens sejak pemusatan latihan daerah.
Selain itu, lima pesilat Lampung melaju ke semifinal. Mereka yakni Muhammad Widan di kelas E putra, Rizki Enjel Pinata di kelas A putri, M. Rizki Tama di kelas F putra, Arief Saputra di kelas G putra, dan Ahya Mulya di kelas D putra. Partai semifinal penentu medali akan berlangsung pagi hingga sore hari.
Dengan kondisi ini, Lampung masih bisa menembus 10 besar hasil PON Bela Diri 2025. Peluang emas tambahan dari pencak silat sangat terbuka karena sebagian atlet unggulan berhasil menghindari cedera dan kartu pada babak awal.








