Bandar Lampung (Lampost.co) – Kabar mengenai proyek misterius dari raksasa pengembang game asal Jepang, Bandai Namco Entertainment, akhirnya mendapatkan titik terang. Memasuki pertengahan Maret 2026, spekulasi di kalangan komunitas game fighting terbukti valid setelah ditemukannya serangkaian lowongan pekerjaan terbaru yang mengonfirmasi bahwa perusahaan tersebut sedang mengembangkan sebuah game pertarungan skala besar yang belum diumumkan ke publik.
Berdasarkan pantauan redaksi pada laporan industri per 16 Maret 2026, Bandai Namco Studio secara resmi mencari talenta untuk posisi Game Designer guna mengerjakan proyek yang disebut sebagai “High-End Fighting Action Game”. Lowongan ini tidak hanya sekadar rumor, melainkan data valid yang muncul di tengah perayaan tahun kedua kesuksesan Tekken 8 yang saat ini masih mendominasi pasar kompetitif global.
Detail Bocoran Proyek: Fokus pada Kustomisasi dan Online
Dalam deskripsi pekerjaan yang diunggah, terdapat beberapa poin penting. Poin-poin ini memberi gambaran tentang ambisi proyek tersebut. Bandai Namco Entertainment menekankan pengembangan sistem pertarungan online yang lebih canggih. Mereka juga menyiapkan fitur lobby untuk pemain. Sistem peringkat atau ranking juga akan dibuat lebih kompetitif.
Salah satu detail yang paling menarik adalah fokus pada Character Customization. Fitur ini disebut akan dibuat sangat mendalam. Para penggemar langsung berspekulasi. Mereka mengaitkannya dengan mekanisme khas seri SoulCalibur. Seri ini dikenal memiliki sistem pembuatan karakter bernama Create-a-Soul. Sistem tersebut dianggap paling fleksibel di genre fighting.
Selain itu, proyek ini juga melibatkan pengembangan karakter NPC. Tim pengembang juga menyiapkan proses rekaman suara atau voice recording. Hal ini memberi petunjuk adanya mode cerita. Interaksi dunia di dalam game juga diperkirakan cukup besar.
Bukan Tekken 9: Ruang Terbuka untuk SoulCalibur VII atau Smash Bros
Mengingat Tekken 8 baru saja meluncurkan konten Season 3 pada Maret 2026 ini—dengan karakter DLC seperti Kunimitsu dan Bob yang baru saja diperkenalkan—kecil kemungkinan proyek rahasia ini adalah Tekken 9. Fokus Bandai Namco saat ini masih sangat kuat dalam mendukung ekosistem Tekken World Tour 2026.
Kondisi ini memperkuat dua teori besar di kalangan analis industri:
- Kebangkitan SoulCalibur VII: Sudah hampir delapan tahun sejak seri keenam dirilis pada 2018. Dengan tren kebangkitan game fighting klasik di tahun 2026, SoulCalibur VII menjadi kandidat paling logis untuk mengisi slot game fighting 3D berbasis senjata milik Bandai Namco.
- Kolaborasi Konsol Generasi Baru: Rumor lain menyebutkan keterlibatan Bandai Namco dalam pengembangan judul baru untuk penerus Nintendo Switch (Switch 2) yang baru saja beredar di pasaran. Mengingat rekam jejak mereka dalam membantu pengembangan Super Smash Bros, proyek ini bisa saja menjadi iterasi terbaru dari franchise crossover tersebut.
Antusiasme Komunitas di Tahun 2026
Informasi ini muncul pada momen penting di industri game tahun 2026. Teknologi Unreal Engine 5 kini menjadi standar baru. Banyak game fighting modern menggunakan mesin ini. Hasil visualnya lebih realistis dan detail.
Pihak Bandai Namco Entertainment juga memberikan pernyataan singkat. Mereka menyebut proyek ini dirancang untuk “memikat dunia”. Pernyataan itu menunjukkan ambisi besar dari tim pengembang. Banyak pihak menilai kualitas produksinya akan berada di level papan atas.
Judul resmi game ini masih dirahasiakan. Tanggal rilisnya juga belum diumumkan. Meski begitu, para penggemar diperkirakan tidak perlu menunggu lama. Bandai Namco biasanya mengumumkan proyek besar di ajang turnamen game fighting. Salah satu kemungkinan terkuat adalah EVO Japan 2026. Acara tersebut dijadwalkan berlangsung pada Mei mendatang.
Bagi pembaca Lampost.co yang mengikuti perkembangan e-sports dan teknologi game, proyek ini layak dipantau. Game baru ini berpotensi memengaruhi peta persaingan genre fighting. Dampaknya bisa terasa pada periode 2027 hingga 2028.








