Samsung Siapkan Dua Foldable Sekaligus, Galaxy Z Fold Wide Jadi Sorotan Baru

Peningkatan ini dianggap penting karena pengguna foldable kini semakin sering memakai perangkat untuk produktivitas harian, hiburan, hingga multitasking dalam waktu lama.

Editor Denny
Selasa, 26 Mei 2026 12.33 WIB
Samsung Siapkan Dua Foldable Sekaligus, Galaxy Z Fold Wide Jadi Sorotan Baru
Galaxy Z Fold Wide

Bandar Lampung (Lampost.co) — Samsung tampaknya tidak lagi ingin bermain aman di pasar ponsel lipat. Setelah beberapa tahun mempertahankan pola yang hampir sama pada lini Fold dan Flip, kini muncul sinyal bahwa perusahaan asal Korea Selatan itu sedang menyiapkan strategi baru yang lebih agresif.

Bocoran terbaru menyebut nama Galaxy Z Fold 8 dan Galaxy Z Fold Wide mulai muncul di internet. Kemunculan dua nama tersebut langsung memicu spekulasi bahwa Samsung akan menghadirkan dua pendekatan berbeda untuk perangkat foldable generasi berikutnya.

Galaxy Z Fold Wide Disebut Bawa Desain Baru

Jika selama ini seri Fold dikenal dengan desain tinggi dan memanjang, Galaxy Z Fold Wide justru disebut membawa arah baru. Perangkat ini dikabarkan hadir dengan layar lebih lebar dan rasio mendekati 4:3, membuat tampilannya terasa seperti tablet mini ketika dibuka penuh.

Pendekatan tersebut dinilai dapat meningkatkan kenyamanan saat membaca, menonton video, hingga menjalankan multitasking. Samsung tampaknya mulai membaca perubahan kebutuhan pengguna foldable yang kini tak hanya mencari desain futuristis, tetapi juga pengalaman penggunaan yang lebih natural.

Selain itu, desain layar yang lebih lebar diperkirakan membuat navigasi aplikasi dan penggunaan split screen menjadi lebih nyaman dibanding generasi Fold sebelumnya.

Galaxy Z Fold 8 Fokus pada Desain Tipis dan Performa

Di sisi lain, Galaxy Z Fold 8 tetap diposisikan sebagai penerus utama seri Fold sebelumnya. Namun perangkat ini disebut hadir dengan sejumlah peningkatan penting, terutama pada desain dan performa.

Berdasarkan rumor yang beredar, Galaxy Z Fold 8 akan menggunakan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang juga diprediksi menjadi otak Galaxy S26 Ultra. Samsung juga disebut berhasil membuat bodi perangkat semakin tipis dan ringan.

Ketebalan saat perangkat dibuka kabarnya hanya sekitar 4,1 mm dengan bobot di kisaran 210 gram. Angka tersebut membuat Galaxy Z Fold 8 berpotensi menjadi salah satu foldable premium paling ramping yang pernah dibuat Samsung.

Kapasitas Baterai dan Kamera Ikut Ditingkatkan

Tak hanya fokus pada desain, Samsung juga disebut membawa peningkatan di sektor daya tahan. Galaxy Z Fold 8 dirumorkan akan dibekali baterai 5.000mAh, meningkat dari generasi sebelumnya yang masih menggunakan baterai 4.400mAh.

Peningkatan ini dianggap penting karena pengguna foldable kini semakin sering memakai perangkat untuk produktivitas harian, hiburan, hingga multitasking dalam waktu lama.

Pada sektor fotografi, Samsung diperkirakan masih mempertahankan kamera utama 200MP. Namun kamera ultrawide disebut akan mengalami peningkatan menjadi 50MP untuk menghasilkan kualitas foto yang lebih detail dan tajam.

Meski begitu, sejumlah rumor menyebut Samsung kemungkinan belum membawa perubahan besar pada bekas lipatan layar atau crease yang selama ini menjadi perhatian pengguna foldable.

Galaxy Z Fold Wide Jadi Model Eksperimental

Sementara itu, Galaxy Z Fold Wide justru diprediksi hadir sebagai perangkat eksperimental. Demi menjaga desain tetap tipis dan ringan, model ini disebut hanya menggunakan dua kamera belakang 50MP tanpa lensa telephoto.

Bobotnya dikabarkan berada di kisaran 200 gram dengan baterai sekitar 4.800mAh. Konsep tersebut memperlihatkan bahwa Samsung mungkin ingin menghadirkan foldable yang lebih nyaman dipakai dalam jangka panjang, bukan sekadar mengejar spesifikasi tinggi.

Langkah ini juga dianggap sebagai cara Samsung membuka segmen baru bagi pengguna yang menginginkan pengalaman tablet mini dalam perangkat foldable.

Samsung Disebut Prioritaskan Efisiensi Desain

Menariknya lagi, Galaxy Z Fold 8 dirumorkan masih belum mendukung S Pen. Keputusan ini diyakini berkaitan dengan upaya Samsung mempertahankan desain super tipis pada perangkat lipat terbarunya.

Beberapa fitur lain yang sebelumnya sempat muncul dalam rumor, seperti Privacy Display, juga disebut batal digunakan. Hal itu memperkuat dugaan bahwa Samsung kini lebih fokus mengejar efisiensi desain dan kenyamanan penggunaan dibanding menambahkan terlalu banyak fitur baru.

Persaingan Foldable Makin Ketat

Jika bocoran ini benar, maka Samsung sedang mencoba memperluas pasar foldable dengan strategi yang lebih beragam. Kehadiran Galaxy Z Fold Wide bisa menjadi jawaban atas persaingan yang semakin ramai, mulai dari Motorola, Google, hingga rumor kemunculan iPhone Fold dari Apple.

Hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari Samsung terkait kedua perangkat tersebut. Namun lini foldable terbaru ini diperkirakan akan diperkenalkan dalam acara Galaxy Unpacked pertengahan 2026 mendatang.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update

Iklan Artikel 4

BERITA TERKINI