• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Rabu, 18/03/2026 03:34
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Hiburan

Hindia Dituding Sebar Paham Ateis, Ormas Tasikmalaya Tolak Konser Musiknya

Ormas di Tasikmalaya menolak konser Hindia. Mereka menilai lirik lagunya menyebarkan paham ateis dan unsur satanic.

Nana HasanbyNana Hasan
15/07/25 - 10:50
in Hiburan, Nasional
A A
Hindia
ADVERTISEMENT

Jakarta 9lampost.co) – Konser Hindia di Tasikmalaya terancam batal karena penolakan dari sejumlah ormas. Mereka menilai musik Hindia berbahaya. Festival Ruang Bermusik 2025 dijadwalkan berlangsung di Lanud Wiriadinata, Tasikmalaya, pada 20 Juli mendatang. Namun, kontroversi mencuat.

Poin Penting

  • Ormas Tasikmalaya menolak konser Hindia dalam festival Ruang Bermusik 2025 yang akan digelar pada 20 Juli 2025.
  • Penolakan terjadi karena lirik lagu Hindia yang di anggap mengandung unsur ateis, simbol dajjal, baphomet, dan jargon freemason.
  • Ustaz Hilmi Afwan dari ormas Al Mumtaz menyebut konser itu mengancam akidah generasi muda dan sarat dengan nilai satanisme.
  • Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Raden Dicky, membela EO dan yakin tak ada niat buruk dari penyelenggara acara.

Beberapa warga menggelar aksi protes di Tugu Asmaul Husna, Cihideung. Mereka memasang spanduk berisi penolakan terhadap Hindia. Salah satu spanduk menuliskan kalimat provokatif, “Konser bukan ancaman keimanan.” Kalimat ini memicu diskusi luas di media sosial.

baca juga : Pernikahan Selena Gomez dan Benny Blanco Dipastikan Intim Tanpa Ribet

Ormas Al Mumtaz menjadi pihak yang vokal menolak kehadiran Hindia. Mereka menilai lagunya bertentangan dengan nilai syariat Islam. Ustaz Hilmi Afwan menyebut lagu Hindia mengandung simbol dajjal, baphomet, freemason, dan ateisme. Ia menuntut pembatalan konser tersebut.

Menurutnya, lirik lagu Hindia mengarahkan generasi muda pada kekelaman. Ia menyebut musik itu sebagai pemicu krisis akidah. Ia mengutip lirik lagu “Matahari Tenggelam” yang berbunyi: “Ku doakan kita semua masuk neraka…” sebagai bukti kekhawatirannya.

Ustaz Hilmi menegaskan, Tasikmalaya tidak anti musik. Namun jika ada unsur menyimpang, maka ormas wajib bersikap tegas menolak. Ia juga menuding konser Hindia sebagai bentuk penyambutan terhadap kekuatan kegelapan. Ia menyebutnya bagian dari satanisme.

Tanggapan Wakil Wali Kota Tasikmalaya Untuk Konser Hindia

Di sisi lain, Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Raden Dicky, menanggapi secara bijak. Ia percaya pihak EO tidak memiliki niat buruk. Menurutnya, kasus ini bisa saja terpicu peristiwa serupa di Aceh. Di sana, konser Hindia batal karena tak mendapat izin MPU. Ia ingin konser tetap berjalan sesuai aturan. Ia berharap diskusi terbuka bisa jadi solusi terbaik bagi semua pihak.

Hingga saat ini, penyelenggara Ruang Bermusik 2025 belum memberikan klarifikasi resmi terkait penolakan konser Hindia di Tasikmalaya. Kontroversi ini kembali menyorot tarik-ulur antara seni musik, kebebasan berekspresi, dan norma keagamaan di ruang publik Indonesia.

Tags: HindiaHindia Matahari Tenggelamkonser dibatalkankonser Hindiakontroversi musikmusik ateismusik Indonesiaormas Tasikmalayapenolakan konserRuang Bermusik 2025Tasikmalaya
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Cuplikan film Pelangi di Mars.

Film Keluarga ‘Pelangi di Mars’ Mendarat di Bioskop Mulai 18 Maret 2026, Bangun Mimpi Anak Indonesia

byAdi Sunaryo
17/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co)- Setelah lebih dari lima tahun perjalanan panjang yang dipenuhi passion, air mata, dan dedikasi tanpa batas, film...

Film Agak Laen

Rahasia 4 Film Indonesia yang Tembus 10 Juta Penonton, Nomor 1 Pecahkan Rekor Box Office

byEffran
16/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Industri film Indonesia terus menunjukkan perkembangan luar biasa dalam beberapa tahun terakhir. Beberapa judul bahkan mampu menembus...

Poster The King's Warden

The King’s Warden Tembus 12 Juta Penonton, Film Sejarah Korea yang Salip Exhuma di Box Office

byEffran
16/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Industri film Korea Selatan kembali mencatat pencapaian besar melalui film The King's Warden. Film drama sejarah...

Berita Terbaru

para pemain rayo
Bola

Rayo Vallecano Vs Levante Imbang 1-1 lewat Drama Menit Akhir

byIsnovan Djamaludin
18/03/2026

Madrid (Lampost.co)–Rayo Vallecano nyaris menelan kekalahan memalukan di hadapan pendukung sendiri saat menjamu tim papan bawah Levante dalam lanjutan pekan...

Read moreDetails
perayaan gol pemain fiorentina

Cremonese Vs Fiorentina, Emil Audero Kebobolan Empat Gol

18/03/2026
Penyerang Wolves Tolu Arokodare

Drama Kebangkitan Dramatis Wolves atas Brentford

18/03/2026
PTPN I Regional 7 memberangkatkan 80 pemudik gratis dari Bandar Lampung ke Bandung dan Yogyakarta melalui program TJSL.

PTPN I Regional 7 Berangkatkan 80 Pemudik Gratis ke Bandung dan Yogyakarta

18/03/2026
Ciptakan Situasi Aman dan Kondusif di Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri

Ciptakan Situasi Aman dan Kondusif di Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri

17/03/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.